Senin, 21 September 2026
20:42 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
VistaVision

VistaVision

Proses pembuatan film bergerak

330px-VistaVision_Logo_001.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang grafis yang mewakili format VistaVision
330px-VistaVision_8_perf_35_mm_film.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah bingkai film VistaVision 35 mm (area bertitik menunjukkan pemotongan dengan rasio aspek 1,85:1).

VistaVision adalah varian layar lebar dengan resolusi lebih tinggi dari format film 35 mm yang dibuat dan dirancang oleh para insinyur di Paramount Pictures in 1954.

Paramount tidak menggunakan proses anamorfik seperti CinemaScope, melainkan menyempurnakan kualitas sistem layar lebarnya yang datar dengan cara mengorientasikan negatif 35 mm secara horizontal di gerbang kamera dan merekam pada area yang lebih besar, sehingga menghasilkan cetakan proyeksi dengan butiran lebih halus.

Seiring munculnya stok film dengan butiran lebih halus di pasaran, VistaVision menjadi usang. Paramount menghentikan format ini setelah hanya tujuh tahun, meskipun selama 40 tahun berikutnya format tersebut masih digunakan oleh beberapa produser Eropa dan Jepang untuk film panjang, serta oleh film-film Amerika seperti tiga film pertama Star Wars untuk adegan efek visual beresolusi tinggi. Format ini kembali digunakan dalam film panjang pada dekade 2020-an setelah dipakai dalam The Brutalist pada tahun 2024.

Referensi

Ikon rintisan

Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan