Kamis, 08 Oktober 2026
04:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Vaksin tetanus

Bagikan:
Vaksin tetanus
Data klinis
MedlinePlusa682198
Kode ATC
Pengenal
ChemSpider
  • none
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Vaksin tetanus, juga dikenal dengan nama toksoid tetanus (TT), adalah vaksin yang diberikan untuk mencegah penyakit tetanus.[1] sebelum menikah diwajibkan untuk melakukan vaksin tetanus.

Lima dosis vaksin ini disarankan untuk anak-anak, sementara dosis keenam akan diberikan saat remaja.[1] Dosis tambahan sebaiknya diberikan setiap 10 tahun[2]

Setelah mendapatkan tiga dosis, hampir semuanya memperoleh kekebalan awal.[1] Bagi mereka yang tidak ingat kapan terakhir mendapatkan imunisasi, sebaiknya mereka memperoleh suntikan penguat dalam waktu 48 jam setelah terjadinya luka.[3] Bagi mereka yang terkena luka yang berisiko tinggi dan belum diimunisasi, antitoksin juga sebaiknya diberikan.[1] Untuk mencegah tetanus neonatal, perlu dipastikan bahwa ibu hamil mengetahui status imunisasi mereka, dan jika belum sebaiknya mereka diimunisasi.[1]

Vaksin ini sangat aman untuk diberikan pada saat hamil dan untuk mereka yang mengidap HIV/AIDS.[1] Bercak merah dan rasa sakit di tempat penyuntikkan dapat terjadi pada 25% hingga 85% pasien.[1] Demam, rasa lelah, dan sedikit rasa sakit pada otot terjadi pada kurang dari 10% pasien.[1] Reaksi alergi parah dapat muncul pada lebih sedikit dari 1 dari 100.000 orang.[1]

Terdapat beberapa kombinasi vaksin antara vaksin tetanus dengan vaksin lain, seperti DTaP dan Tdap yang mengandung vaksin difteri, tetanus, dan pertusis, dan DT dan Td yang mengandung vaksin difteri dan tetanus.[4] DTaP dan DT diberikan kepada anak-anak yang berusia kurang dari tujuh tahun, sementara Tdap dan Td diberikan untuk mereka yang berusia tujuh tahun atau lebih.[4] "d" dan "p" kecil melambangkan kekuatan vaksin difteri dan pertusis.[4]

Vaksin ini dikembangkan pada tahun 1924 dan mulai tersedia di Amerika Serikat pada tahun 1940-an.[1][5] Berkat vaksin ini, terjadi penurunan tetanus sebesar 95%.[1] Vaksin ini masuk ke dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[6] Biaya grosiran di negara berkembang berkisar antara 0,17 hingga 0,65 dolar per dosis pada tahun 2014.[7] Di Amerika Serikat, biayanya berkisar antara 25 hingga 50 dolar.[8]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Tetanus vaccines: WHO position paper – February 2017" (PDF). Weekly epidemiological record. 92 (6): 53/76. Nov 6, 2017. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2017-04-21.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Hamborsky, J (2015). "21". Pinkbook Tetanus Epidemiology of Vaccine Preventable Diseases (dalam bahasa American English) (Edisi 13). CDC. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-04-13.
  3. ↑ "Puncture wounds: First aid". Mayo Clinic. Feb 4, 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 Desember 2015. Diakses tanggal 6 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 "Vaccines: VPD-VAC/Tetanus/main page". Centers for Disease Control. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 12, 2015. Diakses tanggal Februari 10, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Macera, Caroline (2012). Introduction to Epidemiology: Distribution and Determinants of Disease. Nelson Education. hlm. 251. ISBN 9781285687148. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-05.
  6. ↑ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Vaccine, Tetanus Toxoid". International Drug Price Indicator Guide. Diakses tanggal 6 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Hamilton, Richart (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. hlm. 317. ISBN 9781284057560.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan