Sabtu, 17 Oktober 2026
21:30 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Vaksin rabies

Bagikan:
Vaksin rabies
Deskripsi vaksin
TargetRabies
Jenis vaksinInaktivasi
Data klinis
AHFS/Drugs.commonograph
MedlinePlusa607023
Kode ATC
Pengenal
ChemSpider
  • none
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Vaksin rabies adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah rabies.[1] Vaksin ini dapat digunakan sebelum atau beberapa saat sesudah terpapar dengan virus ini, seperti setelah digigit anjing atau kelelawar yang terinfeksi.[1] Kekebalan yang diperoleh dapat bertahan lama.[1] Vaksin ini biasanya disuntikkan ke dalam kulit atau otot.[1] Jika diberikan setelah terpapar, vaksin ini biasanya diberikan bersamaan dengan imunoglobulin rabies.[1] Orang-orang yang berisiko terkena rabies disarankan agar divaksinasi sebelum terkena rabies.[1] Vaksin sangat efektif terhadap manusia dan hewan lainnya.[1] Anjing-anjing juga perlu divaksinasi agar dapat mencegah penyebaran rabies pada manusia.[1]

Vaksin rabies aman untuk semua kelompok usia.[1] Pada sekitar 35 hingga 45 persen orang akan muncul merah-merah dan rasa sakit di tempat penyuntikan vaksin.[1] Sekitar 5 hingga 15 persen akan mengalami demam, sakit kepala, atau mual.[1] Setelah terpapar dengan rabies, tidak ada kontraindikasi terhadap penggunaan vaksin ini.[1] Sebagian besar vaksin tidak mengandung timerosal.[1] Vaksin yang dibuat dari jaringan saraf digunakan di beberapa negara, khususnya di Asia dan Amerika Latin, tetapi kurang efektif dan lebih banyak efek sampingnya.[1] Penggunaannya tidak disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.[1]

Vaksin rabies pertama kali diperkenalkan pada tahun 1885, dan kemudian versi yang lebih baik diciptakan pada tahun 1908.[2] Jutaan orang di seluruh dunia sudah divaksinasi dan tindakan ini diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 250.000 orang setiap tahunnya.[1] Vaksin ini masuk ke dalam Daftar Obat-Obatan Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[3] Biaya grosiran di negara berkembang pada tahun 2014 diperkirakan berkisar antara 44 hingga 78 dollar Amerika untuk satu sesi penanganan.[4] Di Amerika Serikat vaksin rabies dapat menghabiskan 750 dollar Amerika Serikat untuk satu sesi penanganan.[5]

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Rabies vaccines: WHO position paper" (PDF). Weekly epidemiological record. 32 (85): 309–320. Ags 6, 2010. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2015-02-27.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Nunnally, Brian (2014). Vaccine Analysis: Strategies, Principles, and Control. Springer. hlm. 63. ISBN 9783662450246. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-05.
  3. ↑ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Vaccine, Rabies". International Drug Price Indicator Guide. Diakses tanggal 6 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Shlim, David (Juni 30, 2015). "Perspectives: Intradermal Rabies Preexposure Immunization". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2 Oktober 2015. Diakses tanggal 6 Desember 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan