Senin, 12 Oktober 2026
02:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Voice of America Indonesia

stasiun radio di Indonesia

Bagikan:

VOA Indonesia adalah layanan program Voice of America (VOA) untuk wilayah Indonesia. Stasiun ini mengudara dari Washington, DC, Amerika Serikat, dan menghasilkan program radio, televisi, dan situs web yang dibuat khusus untuk penonton Indonesia dalam bahasa Indonesia. VOA Indonesia menyiarkan program pertamanya dalam bahasa Indonesia pada tahun 1942 melalui radio gelombang pendek.[1]

VOA Indonesia menghasilkan program radio berdurasi 9,5 jam setiap hari dan program televisi berdurasi 6,5 jam setiap minggu.

VOA Indonesia juga memproduksi program Jurnal VOA, program berita mingguan berdurasi 25 menit, yang dibawakan dari Washington DC dan ditayangkan di stasiun televisi MetroTV di Jakarta. Ditayangkan pada pukul 5:05 pagi WIB, siaran berita tersebut telah menjadi program bersiaran-langsung pertama di stasiun tersebut sebelum acara berita pagi stasiun televisi tersebut, Metro Pagi yang ditayangkan pada pukul 5:30 pagi.[2]

Tokoh

Pada era radio, VOA Indonesia dikenal melalui para penyiar yang suaranya akrab bagi pendengar Indonesia. Beberapa penyiar seperti Abdul Nur Adnan menjadi salah satu figur setelah ia bergabung sejak 1969, sementara Leonard Triyono juga dikenal luas karena gaya penyiarannya yang khas.

Pada era modern, VOA Indonesia berkembang menjadi media multimedia yang menjangkau audiens lewat televisi dan platform digital. Tokoh seperti Helmi Johannes dikenal melalui program televisi dan pelaporan internasional, sedangkan Patsy Widakuswara menonjol lewat liputan politik Amerika Serikat dan perannya sebagai koresponden Gedung Putih.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan