Senin, 28 September 2026
03:19 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

V. Raghavan

Venkataraman Raghavan (1908–1979) adalah seorang cendekiawan dan musikolog Sansekerta. Ia merupakan penerima sejumlah penghargaan, yang meliputi Padma Bhushan dan Penghargaan Sahitya Akademi untuk Sansekerta, dan mengarang lebih dari 120 buku dan 1200 artikel.[1]

Ia mengarang beberapa buku tentang musik dan aestetik dalam bahasa Sansekerta.[2]

Pada 1963, ia menyunting dan menerjemahkan Śṛṅgāra-prakāśa karya Bhoja, sebuah risalah 36 bab yang menyinggung puisi dan dramaturgi, dan karya terbesar yang dikenal dalam puisi Sansekerta.[3] Untuk karya tersebut dan komentarnya, ia memenangkan Penghargaan Sahitya Akademi untuk Sansekerta pada 1966. Ia dianugerahi Jawaharlal Nehru Fellowship pada 1969.[4] Karya tersebut kemudian diterbitkan sebagai volume 53 dari Harvard Oriental Series pada 1998.

Ia menerjemahkan drama pertama Rabindranath Tagore, Valmiki Pratibha, ke dalam bahasa Sansekerta, yang berkisah tentang peralihan Valmiki dari seorang bandit menjadi seorang penyair.[5]

Ia menemukan dan menyunting sebuah permainan panggung Sansekerta kuno, Udatta Raghavam karya Mayuraja.[1]

Ia mendirikan sebuah organisasi, Samskrita Ranga pada 1958, yang mengurusi teater Sansekerta dan menerapkan permainan panggung Sansekerta.[5]

Referensi

  1. 1 2 "Kapila Vatsyayan wants scholars to emulate Dr. Raghavan". The Hindu. Ags 24, 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-08-27. Diakses tanggal 2016-12-03.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Assortment of commentaries on classical music released". The Hindu. 24 Agustus 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-21. Diakses tanggal 23 Januari 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑
  4. ↑ "Official list of Jawaharlal Nehru Fellows (1969-present)". Jawaharlal Nehru Memorial Fund.
  5. 1 2 Interview with Nandita Ramani

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan