Rabu, 07 Oktober 2026
20:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

V. Raghavan

Bagikan:

Venkataraman Raghavan (1908–1979) adalah seorang cendekiawan dan musikolog Sansekerta. Ia merupakan penerima sejumlah penghargaan, yang meliputi Padma Bhushan dan Penghargaan Sahitya Akademi untuk Sansekerta, dan mengarang lebih dari 120 buku dan 1200 artikel.[1]

Ia mengarang beberapa buku tentang musik dan aestetik dalam bahasa Sansekerta.[2]

Pada 1963, ia menyunting dan menerjemahkan Śṛṅgāra-prakāśa karya Bhoja, sebuah risalah 36 bab yang menyinggung puisi dan dramaturgi, dan karya terbesar yang dikenal dalam puisi Sansekerta.[3] Untuk karya tersebut dan komentarnya, ia memenangkan Penghargaan Sahitya Akademi untuk Sansekerta pada 1966. Ia dianugerahi Jawaharlal Nehru Fellowship pada 1969.[4] Karya tersebut kemudian diterbitkan sebagai volume 53 dari Harvard Oriental Series pada 1998.

Ia menerjemahkan drama pertama Rabindranath Tagore, Valmiki Pratibha, ke dalam bahasa Sansekerta, yang berkisah tentang peralihan Valmiki dari seorang bandit menjadi seorang penyair.[5]

Ia menemukan dan menyunting sebuah permainan panggung Sansekerta kuno, Udatta Raghavam karya Mayuraja.[1]

Ia mendirikan sebuah organisasi, Samskrita Ranga pada 1958, yang mengurusi teater Sansekerta dan menerapkan permainan panggung Sansekerta.[5]

Referensi

  1. 1 2 "Kapila Vatsyayan wants scholars to emulate Dr. Raghavan". The Hindu. Ags 24, 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-08-27. Diakses tanggal 2016-12-03.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Assortment of commentaries on classical music released". The Hindu. 24 Agustus 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-21. Diakses tanggal 23 Januari 2010.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑
  4. ↑ "Official list of Jawaharlal Nehru Fellows (1969-present)". Jawaharlal Nehru Memorial Fund.
  5. 1 2 Interview with Nandita Ramani

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan