Sabtu, 31 Oktober 2026
01:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Utbah bin Farqad

Utbah bin Farqad

Bagikan:
250px-Aj-map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah Azerbaijan.

Utbah bin Farqad as-Sulami adalah salah satu Sahabat Nabi Muhammad yang dikenal sebagai pemimpin penaklukan wilayah Azerbaijan bersama Bakir bin Abdullah pada 22 H / 643 M.[1] Khalifah Umar bin Khathab mengangkat Utbah sebagai pemimpin tertinggi menggantikan Hudzaifah bin Yaman, menunjuk Samak sebagai wakil, lalu Utbah bertempur melawan sisa pasukan Persia yang dipimpin Bahram bin Farkhazad. Pasukan Bahram kalah dan melarikan diri dari Azerbaijan. Seperlima dari harta rampasan perang lalu dikirim ke Madinah.

Saat utusan Utbah datang ke Madinah membawa makanan Helwa manisan khusus dari Azerbaijan (puding), kebetulan malamnya singgah di Masjid Nabawi dan tak sengaja mendengar sosok Umar bin Khathab sedang berdoa, lalu ia berjanji bertamu pada pagi hari. Saat ke rumah Umar, ia disambut bersama istri Umar, Ummu Kultsum binti Ali bin Abi Thalib, lalu Umar sedikit mencicipinya lalu menegurnya agar makanan Helwa segera dibagikan ke muslimin dan tidak mengulangi lagi memberi makanan khusus untuknya.[2] Umar menyurati Utbah agar memastikan rakyatnya semua telah merasakan makanan nikmat yang sama ia rasakan.[3]

Suatu hari Utbah menceritakan makanan enak yang ia makan, Umar justru menegurnya.[4] Utbah memiliki anak bernama Amru bin Utbah yang dikenal zuhud, ketika Utbah membawakannya harta 70.000 dirham (sekitar 280 juta rupiah), ia menolaknya. Utbah mencoba menikahkan putranya Amru bahkan dibantu Khalifah Utsman bin Affan, tetapi setelah menikah akhirnya ia bercerai karena sibuk beribadah saja.[3]

Istri Utbah, Ummu Ashim (cucu Umar) mengatakan harum aroma tubuh Utbah mengalahkan semua parfum, karena saat sakit, Muhammad membuka bajunya lalu dengan air liur/ludahnya di tangan lalu dioleskan ke seluruh tubuh perut pinggang Utbah menyebabkan terus wangi.[5]

Referensi

  1. ↑ Ash-Shallabi, Prof Dr Ali Muhammad. Biografi Umar bin Al-Khathab. Pustaka Al-Kautsar. hlm. 693.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Usmani, Ahmad Rofi’ (2008-02-01). Pesan Indah dari Makkah & Madinah. Mizan Pustaka. hlm. 206–208. ISBN 978-979-8394-90-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 Hanbal, Imam Ahmad bin (2020-11-20). Zuhud Cahaya Qalbu (dalam bahasa Melayu). Darul Falah. hlm. 130. ISBN 978-979-3036-64-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ as-Suyuthi, Imam (2017-03-20). Tarikh Khulafa: Sejarah Para Khalifah. Qisthi Press. hlm. 139. ISBN 978-979-1303-69-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Mahayana, Dimitri (2019-04-29). PROPHETHOOD FOR TEENS: Falsafah & Risalah Kenabian dalam Islam. Penerbit Marja. hlm. 135. ISBN 978-602-6297-68-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan