Kamis, 29 Oktober 2026
13:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Usia dalam Gejolak

Usia dalam Gejolak

film Indonesia tahun 1984

Bagikan:
Usia dalam Gejolak
250px-Usia_dalam_Gejolak_%281984%3B_obverse%3B_wiki%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SutradaraSisworo Gautama Putra
ProduserRam Soraya
PemeranRatno Timoer
Suzanna
Wieke Widowati
George Rudy
Bagus Santoso
Nena Rosier
DistributorSoraya Intercine Films
Durasi91 menit
NegaraIndonesia

Usia dalam Gejolak adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1984 dengan disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan dibintangi antara lain oleh Ratno Timoer, Suzanna, Wieke Widowati, dan masih banyak lagi.

Sinopsis

Perkawinan Iskandar (Ratno Timoer) dan Susy (Suzanna) tidak berjalan harmonis. Iskandar terpaksa mengawini Susy karena alasan balas budi. Susy yang terlampau sibuk dengan usaha batiknya, kurang dapat melayani suami dengan baik. Terlebih lagi, perangai Susy yang sok kuasa, membuat Iskandar tertekan dan menjadi impoten.

Dalam keadaan kalut Iskandar berkenalan dengan Tina (Wieke Widowati) yang mau mengerti tentang dirinya. Niatnya untuk mengawini Tina batal ketika Susy mengetahui hubungan itu. Nasib Iskandar tak berumur panjang, ia meninggal dalam kecelakaan. Dalam kesepiannya, Susy jatuh hati kepada pemuda Markus (George Rudy). Cintanya tak terbalas, karena Markus telah memiliki kekasih pilihannya. Susy lalu patah hati, dan terperangkap dalam kehidupan malam dan minuman keras.

Di sebuah bar, Susy mendapat kenalan pemuda tanggung bernama Dani (Bagus Santoso). Keduanya lalu terlibat cinta, tetapi hal ini tak berlangsung lama setelah mengetahui di mana Dani sekolah. Sementara itu Santi (Nena Rosier), gadis tanggung, telah jatuh hati kepada Dani. Ketika Dani akan diperkenalkan dengan ibu Santi, alangkah terkejutnya, bahwa Santi ternyata anak kandung Susy. Antara ibu dan anak ini sempat berselisih, karena Santi merasa ibunya telah merampas kekasihnya. Untung Santi kemudian dapat dibohongi, bahwa Dani adalah keponakannya yang lama tidak bertemu.

Namun, suatu hari Dani mengungkapkan keinginannya untuk menikahi Susy, hingga keduanya berciuman. Santi yang memergokinya pun marah besar. Beruntung, Dani segera mengakui semua kekhilafannya dan berjanji akan memperbaiki diri. Santi dan Dani pun tetap menjadi sepasang kekasih. Sementara Susy pun akhirnya menyadari bahwa ia tidak pantas bersama Dani. Ia memilih menjadi ibu asuh Dani dengan membiayai kuliahnya.

Pranala luar

Film
Televisi
Acara realitas
  • Curhat Bersama Anjasmara
  • Pengakuan
Film yang disutradarai Sisworo Gautama
Awal karier
1970-an
1980-an
1990-an


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan