Jumat, 25 September 2026
07:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Urun daya

proses untuk memperoleh layanan, ide, maupun konten tertentu melalui bantuan khalayak ramai, orang banyak

Urun daya (bahasa Inggris:crowdsourcing) adalah proses untuk memperoleh layanan, ide, maupun konten tertentu dengan cara meminta bantuan dari orang lain secara massal, secara khusus melalui komunitas daring.[1] Proses ini sering kali digunakan dalam penggalangan dana maupun aksi sosial, dan dilakukan secara dalam jaringan dan luar jaringan.[2] Cara kerjanya dengan menggabungkan usaha dari beberapa sukarelawan atau pekerja paruh waktu, yang mana setiap dari mereka memiliki inisiatif tersendiri untuk mencapai hasil yang maksimal. Istilah "crowdsourcing" adalah lakuran dari "crowd" dan "outsourcing".

Istilah ini dibuat pada tahun 2005 dan sudah diaplikasikan dalam berbagai kegiatan.[3] Contoh penerapannya adalah Wikipedia, yang membutuhkan banyak sukarelawan dalam membentuk sebuah proyek ensiklopedia internet untuk bisa diakses dan dapat dibaca siapa saja.

Referensi

  1. ↑ "Crowdsourcing - Definition and More". Merriam-Webster.com. 31 Agustus 2012. Diakses tanggal 2014-02-03.
  2. ↑ Howe, Jeff (2006). "The Rise of Crowdsourcing". Wired.{{cite news}}: Markup miring atau tebal tidak diperbolehkan dalam: |work=
  3. ↑ Safire, William (5 Februari 2009). "On Language". New York Times Magazine. Diakses tanggal 19 Mei 2013.
Ikon rintisan

Artikel bertopik masyarakat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan