Rabu, 28 Oktober 2026
23:43 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Universitas Katolik Leuven

Universitas Katolik Leuven

universitas di Belgia

Bagikan:
Universitas Katolik Leuven
Université catholique de Louvain - Katholieke Universiteit Leuven
Seal of the University of Leuven
MotoSedes Sapientiae (Latin)
Moto dalam bahasa Inggris
"Seat of Wisdom", or "Seat of Knowledge"
JenisIndependent/Free catholic university
Aktif1834–1969
RektorMark Waer (2009–sekarang)
Lokasi,
KampusLeuven
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Universitas_Katolik_Leuven&revid=29369405&groups=_06ed83553f3b446b998ec9bef01fab749bb19542&parser=parsoid
250px-Castle_Arenberg%2C_Katholieke_Universiteit_Leuven_adj.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kastil Arenberg, bagian Katholieke Universiteit Leuven

Universitas Katolik Leuven adalah sebuah universitas riset Katolik di Leuven, Belgia. Didirikan di Leuven pada tahun 1425 oleh Paus Martinus V, universitas ini merupakan universitas Katolik tertua yang masih aktif. Pada tahun 1968, universitas ini dibagi menjadi dua: Katholieke Universiteit Leuven (KU Leuven) berpusat di Leuven dan menggunakan bahasa Belanda, serta Université catholique de Louvain (UCLouvain) berlokasi di Louvain-la-Neuve dan menggunakan bahasa Prancis.

Sejarah

Pada abad ke-15, kota Leuven meminta agar didirikan sebuah universitas dan Jan IV, Adipati Brabant mendukung permintaan ini. Dengan sebuah bula kepausan yang ditandatangani oleh Paus Martinus V pada 9 Desember 1425 Universitas Louvain didirikan sebagai sebuah Studium Generale. Karena itu, ia merupakan universitas Katolik tertua di dunia yang masih beroperasi sekarang. Pada tahun-tahun awalnya, universitas ini meniru universitas Paris, Köln dan Wina. Universitas ini berkembang pada abad ke-16 karena kehadiran sejumlah ilmuwan dan profesor terkemuka, seperti Adriaan Florenszoon Boeyens (Paus Adrianus VI), Desiderius Erasmus, Joan Lluís Vives, Andreas Vesalius dan Gerardus Mercator.[butuh rujukan]

Namun pada 1797 universitas yang lama ditutup di bawah pemerintahan Republik Prancis, karena wilayah ini dianeksasi oleh Prancis pada Perang Revolusi Prancis. Ketika wilayah ini menjadi bagian dari Uni Kerajaan Belanda (1815-1830), Willem I dari Belanda mendirikan sebuah universitas baru pada 1816 di Leuven sebagai sebuah Rijksuniversiteit (Universitas negeri). Belgia menjadi merdeka pada 1830, dan para uskup Belgia mendirikan sebuah universitas Katolik yang baru pada 1834, di Mechelen, tetapi pada 1835, universitas Katolik ini dikembalikan ke Leuven, karena Rijksuniversiteit di situ telah ditutup.[butuh rujukan]


Alumni terkemuka

Catatan

  1. ↑ Jeffrey M. Elliot and Mervyn M. Dymally, eds., Voices of Zaire: Rhetoric or Reality, h. 53
Liga Universitas Riset Eropa (League of European Research Universities - LERU)


Ikon rintisan

Artikel bertopik perguruan tinggi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan