Selasa, 13 Oktober 2026
10:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Uni Arras

Uni Arras

Bagikan:
250px-Nederlanden_1579.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Belanda Spanyol (1579). Uni Arras ditandai dengan warna biru.

Uni Arras (bahasa Belanda: Unie van Atrecht, bahasa Spanyol: Unión de Arrás) adalah sebuah perjanjian yang ditandatangani pada 6 Januari 1579 di Arras. Perjanjian ini ditandatangani oleh sejumlah Negara-Negara Dataran Rendah di selatan yang menyatakan kesetiaan mereka kepada Raja Spanyol Philip II dan mengakui gubernur jenderal mereka Don Juan dari Austria. Uni ini berlawanan dengan Uni Utrecht yang ditandatangani pada bulan yang sama.

Berikut adalah syarat-syarat uni ini:

  • Tidak boleh ada garnisun pasukan asing
  • Dewan Negara perlu disusun sebagaimana pada masa Karl V
  • Dua per tiga anggota dewan sebaiknya dilantik dengan persetujuan semua negara anggota
  • Semua hak yang ada sebelum meletusnya Pemberontakan Belanda sebaiknya ditetapkan kembali
  • Katolik adalah satu-satunya agama. Agama lain (seperti Kalvinisme) sebaiknya dibubarkan

Wilayah-wilayah yang tergabung dalam uni ini adalah:

Wilayah-wilayah yang mendukung uni ini tetapi tidak tergabung di dalamnya adalah:

Adipati Parma Alessandro Farnese menggunakan wilayah uni ini sebagai basis untuk memulai penaklukan terhadap wilayah Belanda yang separatis (anggota Uni Utrecht).

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan