
Ultimatum 23 Juli 1914 adalah sebuah nota diplomatik yang disampaikan oleh duta besar Austria-Hungaria di Beograd kepada Menteri Keuangan Serbia [fr]. Penyampaian ultimatum ini dipandang secara luas sebagai pendahulu langsung dari pecahnya Perang Dunia I pada bulan Agustus 1914. Nota tersebut merupakan tanggapan Austria-Hungaria terhadap pembunuhan Adipati Agung Franz Ferdinand oleh para pelaku yang bersekutu dengan Serbia pada bulan sebelumnya, setelah melalui pembahasan selama beberapa minggu.
Teks ultimatum ini dirancang secara cermat agar tidak dapat diterima oleh pemerintah Serbia, sehingga memastikan penolakannya dan dengan demikian memberi casus belli bagi Austria-Hungaria. Tanggapan dari pihak Serbia kemudian ditolak oleh pemerintah Austria-Hungaria.
Kesepakatan antara Austria-Hungaria dan sekutu utamanya, Kekaisaran Jerman,[Catatan 1] telah dicapai sejak tanggal 7 Juli (lihat Krisis Juli).[Catatan 2]
Catatan
- ↑ Konstitusi Kekaisaran Jerman 1871 memberikan nama Deutsches Reich bagi negara Jerman yang baru tersebut.
- ↑ Sejarawan Fritz Fischer menggambarkan kesepakatan Kekaisaran Jerman tersebut sebagai sebuah "cek kosong."
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |