Selasa, 06 Oktober 2026
07:07 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Ular tambang

Ular tambang

Bagikan:
Ular tambang
250px-Dendre_pict_080410-6996_tdp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Colubridae
Subfamili: Ahaetuliinae
Genus: Dendrelaphis
Spesies:
D. pictus
Nama binomial
Dendrelaphis pictus
(Gmelin, 1789)
Sinonim

Dendrophis pictus

Ular tambang atau Ular tali picis adalah spesies ular pohon dari familia Colubridae. Nama-nama lokal ular ini diantaranya: "ulo tambang" atau "ulo tampar" (Bhs. Jawa), "olar kandilis" (Bhs. Madura) dan "duwata" atau "ule lewora" (Bhs. Toraja). Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Painted bronzeback, sesuai dengan nama spesifiknya, pictus, yang artinya "berhias" (mengacu pada warna tubuhnya). Ular ini tersebar luas mulai dari India hingga kepulauan Nusantara.[2][3]

Deskripsi fisik

Panjang tubuh ular tambang mencapai 1.4 meter. Tubuh bagian atas berwarna kecokelatan, dengan warna perunggu pada puncak badannya. Pada sisi badannya, terdapat satu atau dua garis tipis berwarna kehitaman, yang keduanya dipisahkan oleh garis tebal berwarna krem atau kekuningan. Bagian bawah tubuhnya berwarna krem atau kuning pucat. Kepalanya berwarna sama dengan tubuh bagian atas, dengan corak berwarna hitam yang terdapat di depan dan belakang matanya.[2][3][4]

Penyebaran dan habitat

Ular tambang menyebar luas mulai dari India bagian timur, Nepal, Bangladesh, Myanmar, Laos, Tiongkok (Yunan, Hong Kong, dan Hainan), Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia (Semenanjung, Serawak, dan Sabah), Indonesia (Sumatra, Pulau We, Nias, Kep. Mentawai, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Bali, Pulau Lombok, Kalimantan, Kep. Sangihe, Pulau Seram, Ambon, Ternate, serta beberapa pulau di sekitarnya), Brunei Darussalam, dan Filipina (Pulau Palawan, Sulu, Kep. Calamian, Panay, dan Luzon).[2][3][5]

Habitat ular tambang bervariasi mulai dari hutan hujan hingga lahan perkebunan dan pertanian. Ular ini juga sering dijumpai di dekat pemukiman manusia.[2][3][4]

Perilaku, makanan, dan reproduksi

Ular tambang termasuk jenis ular tali yang paling sering dijumpai. Aktif pada siang hari dan biasanya berkeliaran di pepohonan, tanaman, atau semak-semak. Ular ini terkadang juga berkelana di tanah atau rerumputan. Seperti spesies ular tali lainnya, ular ini tidak berbisa dan memiliki tipe taring Aglypha yaitu susunan gigi yang sama rata tanpa ada taring bisa. Apabila merasa terancam, ular ini akan memipihkan lehernya, sehingga di kedua sisi lehernya akan terlihat tepian-tepian sisik yang berwarna kebiruan.[2][3][4]

Makanan utama ular tambang adalah jenis-jenis kadal, cecak, tokek, dan katak/kodok kecil.[2][3][4]

Ular tambang berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 2 sampai 10 butir. Setiap ular muda yang baru menetas berukuran panjang sekitar 25 cm.[2][3][4]

Galeri

  • 330px-Common_Bronze-back_%28Dendrelaphis_pictus%29_%286975170978%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 250px-Dendre_pict_080410-6996_tdp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • Sisik punggung berukuran besar
    Sisik punggung berukuran besar
  • Close-up kepala
    Close-up kepala
  • Lidahnya berwarna kemerahan
    Lidahnya berwarna kemerahan
  • Sisik perut berwarna kuning pucat
    Sisik perut berwarna kuning pucat
  • 330px-Dendre_pict_080410-6987_tdp.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Dendrelaphis_pictus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 330px-Dendrelaphis_pictus%2C_Common_bronzeback_-_Kaeng_Krachan_District%2C_Phetchaburi_%2833691782323%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Daftar Pustaka

  1. ↑ Vogel, G.; Wogan, G.; Dehling, M.; Srinivasulu, C.; Srinivasulu, B.; Mohapatra, P.; Deepak, V.; Giri, V.; Tshewang, S. (2021). "Dendrelaphis pictus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2021 e.T172697A1368812. doi:10.2305/IUCN.UK.2021-3.RLTS.T172697A1368812.en. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 Stuebing, R.B. & R.F. Inger. 1999. A Field Guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu. p. 140-141. ISBN 983-812-031-6
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Tweedie, M.W.F. 1983. The Snakes of Malaya. The Singapore National Printers. Singapore. p.63.
  4. 1 2 3 4 5 Ular Asli Indonesia: Ular Tambang (Dendrelaphis pictus)
  5. ↑ Dendrelaphis pictus | The Reptile Database
  • Anderson, J., 1871. On some Indian reptiles. Proc. Zool. Soc. , London: 149-211
  • Das, I. 1999 Biogeography of the amphibians and reptiles of the Andaman and Nicobar Islands, India. In: Ota, H. (ed) Tropical Island Herpetofauna., Elsevier, pp. 43–77
  • Gmelin, Johann Friedrich (1789): [Description of Dendrelaphis pictus]. In: Systema Naturae per regna tria naturae secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis (13th ed.) 1, part II. Georg Emanuel Beer, Lipsiae [Leipzig]
  • How R. A., Schmitt L. H., and Maharadatunkamsi. 1996. Geographical variation in the genus Dendrelaphis (Serpentes: Colubridae) within the islands of south-eastern Indonesia. J. Zool. (London) 238 (2): 351- 363.
  • Meise, Wilhelm & Hennig, Willi. 1932. Die Schlangengattung Dendrophis. Zool. Anz. 99 (11/12): 273-297
  • Stejneger, Leonhard. 1933. The ophidian generic names Ahaetulla and Dendrophis. Copeia 1933 (4): 199-203
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dendrelaphis pictus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan