Minggu, 27 September 2026
09:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Ulangan 32

Ulangan 32

Ulangan 32
250px-Aleppo_Codex_%28Deut%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halaman yang memuat Ulangan 32:50-33:29 pada Kodeks Aleppo (~920 M)
KitabKitab Ulangan
KategoriTaurat
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Lama
Urutan dalam
Kitab Kristen
5

Ulangan 32 (disingkat Ul 32) adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks

Waktu

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada tanggal 1 bulan ke-11 tahun ke-40 perjalanan orang Israel dari tanah Mesir.[4] (~1407 SM)

Tempat

Musa mengucapkan perkataan-perkataan ini kepada seluruh orang Israel di Sitim,[5][6] yaitu di sebelah timur sungai Yordan, di dataran Moab, berseberangan dengan kota Yerikho;[7] di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab;[3] sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.[8]

Struktur

330px-Haazinu.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Permulaan Parsyah Haazinu, Ulangan 32:1–4 sebagaimana ditulis dalam suatu gulungan Kitab Taurat.

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

Ayat 1

"Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku." (TB)[9]

Ayat 17

"Mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan Allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar." (TB)[10]

Di belakang dewa-dewa dan agama-agama palsu dunia ini terdapat kuasa-kuasa roh-roh jahat (Mazmur 106:37; 1 Korintus 10:20). Roh-roh jahat ini dapat bertindak melalui para pengikut mereka bahkan sampai melakukan mukjizat (Keluaran 7:11,22; 2 Tesalonika 2:9–10; Wahyu 13:13; 19:20). Perjanjian Baru mengakui adanya roh-roh jahat itu dan mendorong orang percaya untuk melawan mereka dengan kuasa dan wibawa Kristus (Efesus 6:12).[11]

Ayat 39

"Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku. Akulah yang mematikan dan yang menghidupkan, Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan, dan seorangpun tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku."[12]

Ayat penegasan tentang satu-satunya Allah, yakni Allah yang mematikan maupun menghidupkan, yang telah meremukkan maupun menyembuhkan.

Ayat 43

"Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa karena umat-Nya, sebab Ia membalaskan darah hamba-hamba-Nya, Ia membalas dendam kepada lawan-Nya, dan mengadakan pendamaian bagi tanah umat-Nya."[13]

Menurut Teks Masoret, ayat ini diawali dengan kata-kata "Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa", tetapi menurut versi Septuaginta dan Naskah Laut Mati (dari sekitar abad ke-3 SM) terdapat tambahan di bagian awal sebelum ayat itu:

"Bersorak-sorailah, hai segala langit bersama-Nya dan semua malaikat Allah harus menyembah Dia."[14]

Bagian ini dikutip dalam Surat Ibrani di Perjanjian Baru:

Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."[15]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ↑ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. 1 2 Ulangan 1:1
  4. ↑ Ulangan 1:3
  5. ↑ Yosua 2:1
  6. ↑ Bilangan 25:1
  7. ↑ Bilangan 22:1
  8. ↑ Ulangan 1:2
  9. ↑ Ulangan 32:1 - Sabda.org
  10. ↑ Ulangan 32:17 - Sabda.org
  11. ↑ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  12. ↑ Ulangan 32:39
  13. ↑ Ulangan 32:43
  14. ↑ Septuaginta versi Aleksandria - Perbedaan tekstual.
  15. ↑ Ibrani 1:6

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan