Senin, 19 Oktober 2026
09:50 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis
Turritopsis dohrnii

Turritopsis dohrnii

Bagikan:
Ubur-ubur abadi
250px-Turritopsis_dohrnii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Turritopsis dohrnii dalam wujud medusa
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Kelas: Hydrozoa
Ordo: Anthoathecata
Famili: Oceaniidae
Genus: Turritopsis
Spesies:
T. dohrnii
Nama binomial
Turritopsis dohrnii
(Weismann, 1883)[1]
Sinonim[1]
  • Cytaeis polystyla Will, 1844
  • Dendroclava dohrnii Weismann, 1883

Turritopsis dohrnii, atau yang juga dikenal sebagai ubur-ubur abadi, adalah sebuah spesies ubur-ubur kecil yang abadi secara biologis[2][3] yang ditemukan di seluruh dunia pada perairan iklim sedang hingga tropis. Spesies ini menjadi salah satu dari sedikit kasus di mana suatu hewan mampu kembali ke tahap kolonial yang tidak dewasa secara seksual setelah mencapai kedewasaan seksual sebagai sebuah individu yang soliter.

Seperti kebanyakan hydrozoa lainnya, fase hidup spesies ini dimulai sebagai larva kecil perenang bebas yang dikenal sebagai planula. Setelah planula menemukan tempat yang cocok untuk menetap, planula akan berubah menjadi koloni polip yang terjangkar ke dasar laut. Semua polip dan ubur-ubur yang berasal dari satu planula tunggal adalah klon yang mirip secara genetik.[4] Polip-polip ini lalu berubah menjadi wujud yang sangat bercabang, yang asing di antara ubur-ubur. Bentuk ubur-ubur khas dari Cnidaria ini, yang dikenal sebagai medusa, lalu memisahkan diri dari polip-polip untuk melanjutkan fase hidupnya dalam wujud perenang bebas, sebelum akhirnya mencapai kedewasaan seksual. Saat telah dewasa secara seksual, mereka diketahui dapat memangsa spesies ubur-ubur lainnya dengan cepat. Bila ubur-ubur T. dohrnii terkena tekanan lingkungan, serangan fisik, sakit, atau telah tua, spesies ini dapat kembali ke wujud polipnya, membentuk sebuah koloni polip baru.[5] Proses ini dimungkinkan oleh sebuah proses perkembangan sel yang dikenal sebagai transdiferensiasi, yang mengubah kondisi sel-sel yang terdiferensiasi menjadi jenis-jenis sel yang baru.

Secara teoretis, proses ini dapat berlangsung selamanya, membuat ubur-ubur ini abadi secara biologis,[3][6] meski pada kenyataannya individu-individu masih tetap dapat mati. Di alam, kebanyakan T. dohrniii akan terkena predasi atau penyakit pada tahap medusa tanpa kembali ke wujud polipnya.[7]

Kemampuan keabadian biologis ini menjadikan spesies ini sebagai subjek penelitian penting dalam penuaan biologis dan farmasi.[8]

Referensi

  1. 1 2 WoRMS (2012). P. Schuchert (ed.). "Turritopsis dorhnii (Weissmann, 1883)". World Hydrozoa database. World Register of Marine Species.
  2. ↑ Bavestrello, Giorgio; Christian Sommer; Michele Sarà (1992). "Bi-directional conversion in Turritopsis nutricula (Hydrozoa)". Scientia Marina. 56 (2–3): 137–140.
  3. 1 2 Piraino, Stefano; F. Boero; B. Aeschbach; V. Schmid (1996). "Reversing the life cycle: medusae transforming into polyps and cell transdifferentiation in Turritopsis nutricula (Cnidaria, Hydrozoa)". Biological Bulletin. 190 (3): 302–312. doi:10.2307/1543022. JSTOR 1543022. PMID 29227703.
  4. ↑ "Jellyfish and Comb Jellies | Smithsonian Ocean". ocean.si.edu (dalam bahasa Inggris). 30 April 2018. Diakses tanggal 2020-10-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Rich, Nathaniel (November 28, 2012). "Can a jellyfish unlock the secret of immortality?". The New York Times Magazine. Diakses tanggal Oktober 22, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Gilbert, Scott F. (2006). "Cheating Death: The Immortal Life Cycle of Turritopsis". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-04-02. Diakses tanggal 2009-03-22.
  7. ↑ Ker Than (Januari 29, 2009). ""Immortal" Jellyfish Swarm World's Oceans". National Geographic News. Diarsipkan dari asli tanggal Februari 2, 2009. Diakses tanggal 2010-06-16.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Dimberu, Peniel M. (2011-04-25). "Immortal Jellyfish Provides Clues for Regenerative Medicine". Singularity Hub. Diakses tanggal 26 Oktober 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan