Senin, 19 Oktober 2026
18:38 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Tunku Kurshiah

Bagikan:
Tunku Kurshiah
Raja Permaisuri Agong (Ratu Malaysia) dan Tunku Ampuan Besar Negeri Sembilan
PenerusTuanku Najihah
PasanganTuanku Abdul Rahman ibni Almarhum Tuanku Muhammad
KeturunanTuanku Bahiyah
Tunku Shahariah
WangsaNegeri Sembilan

Tunku Kurshiah binti Tunku Besar Burhanuddin (16 Mei 1911 – 2 Februari 1999) adalah mantan Tunku Ampuan Besar atau Ratu Negeri Sembilan. Ia juga merupakan orang pertama yang menjadi Raja Permaisuri Agong Malaysia antara tahun 1957 hingga tahun 1960.

Keluarga

Ayahnya, Tunku Besar Burhanuddin, pernah menjabat sebagai bupati Negeri Sembilan. Kakeknya, Tuanku Ahmad Tunggal yang beribu dari Koto Tangah, Payakumbuh, Sumatera Barat, gagal menjadi Yang di-Pertuan Besar Negeri Sembilan, setelah pimpinan datuk Negeri Sembilan memilih Tuanku Antah sebagai pemimpin negeri tersebut. Kemudian kakeknya pergi ke kampung halamanya, Sumatera Barat, untuk bergabung dengan pasukan Paderi. Dalam Perang Paderi Ahmad Tunggal berhasil meloloskan diri dari tahanan Belanda ketika kampung Tigo Batur dibumihanguskan.[1]

Tunku Kurshiah juga memiliki seorang adik perempuan, Tuanku Najihah binti Tunku Besar Burhanuddin, yang juga menjadi Raja Permaisuri Agong kesepuluh. Tuanku Najihah menikah dengan Sultan Ja'afar, anak tiri dari Tunku Kurshiah.

Lihat pula

Catatan kaki

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Tidak ada
Raja Permaisuri Agong
(Ratu Malaysia)

31 Agustus 1957 – 1 April 1960
Diteruskan oleh:
Tengku Ampuan Jemaah binti Raja Ahmad


Flag of Negeri SembilanBiography icon

Artikel bertopik biografi Negeri Sembilan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Flag of MalaysiaBiography icon

Artikel bertopik biografi Malaysia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan