Selasa, 29 September 2026
22:48 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang

Tunibatta

Bagikan:
Tunibatta
Karaeng Gowa
Berkuasaselama 40 hari pada tahun 1565
PendahuluTunipalangga
PenerusTunijalloq
Lahir1517
1565
MeninggalT
AyahTumapaqrisiq Kallonna
KeturunanTunijalloq
Nama lengkap
I Tajibarani Daeng Marompu
AgamaAnimisme

Karaeng Tunibatta merupakan raja kesebelas Gowa menggantikan saudaranya, Tunipalangga. Sebelumnya, Tunipalangga sempat menyerang Kerajaan Bone beberapa kali, tetapi semua serangan ini gagal. Pada penyerangan yang terakhir ia jatuh sakit dan kembali pulang ke Gowa sebelum meninggal tak lama kemudian. Tunibatta pun naik takhta menggantikannya.

Tiga minggu setelah kematian Tunipalangga, Tunibatta melanjutkan invasi ke Bone. Pasukannya menyerang dan membunihanguskan Bukaka serta mengacaukan pertahanan musuh hingga mereka mundur ke dalam benteng. Namun ternyata serangan balasan Bone pada sore harinya lebih mematikan. Pasukan Tunibatta kocar-kacir; sang Karaeng sendiri tertangkap dan dipenggal oleh pasukan Bone.

Putra Tunibatta yang masih muda, Tunijalloq, dinaikkan oleh Tumamenang ri Makkoayang untuk menggantikannya.

Referensi

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan