Kamis, 08 Oktober 2026
16:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Tunijallo

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang raja Gowa kedua belas. Untuk raja Gowa kedelapan, lihat Tunijalloq ri Pasukkiq.
Karaeng Tunijallo
Karaeng Gowa
Berkuasa1565–1590
PendahuluTunibatta
PenerusTunipasulu
Lahir1545
Somba Opu, Kesultanan Gowa
Meninggal1590
Di Atas Kapal Lepas Pantai Lipukasi, Kesultanan Gowa
AyahTumapa'risi' Kallonna
Ibu?
PermaisuriI Sambo Daeng Niasseng
KeturunanTunipasuluq,
Tumamenang ri Gaukanna
Nama lengkap
I Manggorai Daeng Mammeta
Nama anumerta
Tunijallo
AgamaAnimisme

Karaeng Tunijallo merupakan raja kedua belas Gowa menggantikan ayahnya, Tunibatta. Setelah Tiga Hari Tunibatta tewas dalam sebuah penyerangan ke Bone. Setelah kematiannya, Karaeng (penguasa) Tallo Tumenanga ri Makkoayang mengangkat dirinya sebagai tummabicara butta atau penasihat kerajaan di Gowa. Tumamenang ri Makkoayang menunjuk Tunijallo sebagai pengganti ayahnya.

Masa pemerintahan Tunijallo ditandai dengan perdamaian yang diprakarsa olehnya serta penguasa Bone dalam Perjanjian Caleppa. Tunijallo merupakan raja Gowa pertama yang memimpin bersandingan dengan raja Tallo sebagai penasihatnya. Tidak hanya itu, Tunijallo juga menikahi putri Tumenanga ri Makkoayang yang bernama I Sambo Daeng Niasseng (juga digelari Karaeng Baine). Dari pernikahan mereka lahirlah Tunipasulu yang kelak menjadi penerusnya. Selain Tunipasulu, Tunijallo memiliki banyak keturunan dari beberapa istrinya, salah satunya I Manngarangi yang nantinya menjadi raja Muslim pertama Gowa.

Referensi

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan