Senin, 28 September 2026
10:08 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Tungku

Tungku

Alat memasak tradisional yang berbahan bakar kayu.

250px-Pawon_140720-44728_rwg.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pawon, tungku pemasak dari Banyumas
250px-Anglo_140801-45201_slo.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anglo untuk merebus air di sebuah angkringan, Solo

Tungku adalah alat atau instalasi yang dirancang sebagai tempat pembakaran sehingga bahan bakar dapat digunakan untuk memanaskan sesuatu. Tungku dapat sederhana, tersusun dari batu yang diatur sehingga bahan bakar terlindungi dan panas dapat diarahkan. Namun, kebanyakan tungku dibuat sedemikian rupa sehingga api atau panas yang terbentuk tidak terlalu membahayakan pengguna.

Tungku dapat digunakan untuk memanaskan ruangan (seperti pada pendiangan) atau memasak (merebus, menggoreng, atau membakar). Untuk merebus atau menggoreng, disukai tungku dengan ruang pemanas tertutup, seperti kompor. Untuk membakar, tungku dengan pemanas terbuka lebih disukai, seperti anglo atau pembakar. Tungku yang tertutup, sehingga panas merata pada seluruh permukaan objek disebut sebagai oven.

Tungku pemasak

Lihat pula: kompor

Tungku untuk memasak dapat dibedakan atas tungku pemasak tradisional dan tungku pemasak modern.[1] Tungku pemasak tradisional biasanya menggunakan bahan bakar berupa kayu bakar, arang kayu, dan sebangsanya (termasuk pula pelepah daun kelapa, sabut kelapa, sekam padi). Anglo, dengan bahan bakar arang kayu, termasuk kelompok ini. Tungku pemasak besar, dikenal sebagai pawon dalam bahasa Jawa (Jw.: awu, abu) atau hawu dalam bahasa Sunda, biasanya memiliki 2-3 lubang pemasak.

Tungku pemasak modern, dengan bahan bakar minyak tanah, gas, atau listrik, lebih umum disebut kompor. Tungku atau anglo yang dipermodern dengan desain khusus dapat pula menggunakan bahan bakar briket arang.

Catatan kaki

  1. ↑ Adan, IU. 1998. Membuat tungku bio-arang, hlm.10[pranala nonaktif permanen]. Yogyakarta:Penerbit Kanisius. ISBN 979-672-272-0
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan