Kamis, 15 Oktober 2026
09:33 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Tumpukan volta

Tumpukan volta

Bagikan:
330px-Tumpukan_volta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tumpukan volta dari bahan seng-tembaga.

Tumpukan volta adalah rangkaian seri dari beberapa sel galvani.[1] Dalam tumpukan volta, dua jenis logam yang berbeda ditumpuk dan dipisahkan dengan pembatas elektrolit sehingga menghasilkan reaksi elektrokimia.[1] Jika kedua ujung tumpukan volta dihubungkan, arus listrik akan mengalir sehingga menghasilkan fungsi seperti sebuah baterai.[1]

Konstruksi

Tumpukan volta dideskripsikan oleh Alessandro Volta tahun pada tahun 1800. Sebuah cakram tembaga ditempatkan di bagian bawah dan sebuah kain yang telah dibasahi dengan air asin ditempatkan di atasnya lalu diikuti oleh sebuah cakram seng.[2] Rangkaian cakram tembaga-kain-seng berikutnya ditumpuk di atasnya hingga mencapai ketinggian 30 sentimeter.[2] Kutub positif tumpukan berada pada cakram tembaga terbawah, dan kutub negatif berada pada cakram seng teratas.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 (Inggris) "What Is a Voltaic Cell?". Wisegeek.com.
  2. 1 2 3 (Inggris) "The Voltaic Pile". Department of Physics, Kenyon College.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik fisika ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan