Minggu, 25 Oktober 2026
21:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Tuberkulum genital

Tuberkulum genital

Bagikan:
Tuberkulum genital
330px-Human_genitalia_-_development_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tahap-tahap perkembangan organ kelamin luar pada pria dan wanita.
Rincian
PendahuluSomatopleura[1]
Bentuk lanjutanKlitoris atau penis
SistemSistem reproduksi
Pengidentifikasi
Bahasa Latintuberculum phallicum; tuberculum genitale
TEgenital_by_E5.7.4.0.1.0.1 E5.7.4.0.1.0.1
Daftar istilah anatomi

Tuberkulum genital, tuberkulum falus, struktur klitorofalus,[2] atau cukup disebut falus, adalah massa jaringan yang terbentuk dalam perkembangan sistem reproduksi amniota.[3] Struktur ini terbentuk di daerah ventral dan kaudal pada embrio mamalia dari kedua jenis kelamin, hingga akhirnya berkembang menjadi falus primordial. Pada janin manusia, tuberkulum genital berkembang sekitar minggu keempat gestasi, dan pada minggu kesembilan, sudah tampak jelas berkembang menjadi klitoris atau penis. Struktur ini tidak boleh dikelirukan dengan tuberkulum sinus, yang merupakan proliferasi endoderm yang diinduksi oleh saluran paramesonefrik. Bahkan setelah falus berkembang (baik sebagai batang penis maupun batang klitoris),[4] istilah tuberkulum genital tetap digunakan, tetapi hanya merujuk pada bagian ujung terminalnya,[5] yang berkembang menjadi glans penis atau glans klitoridis.

Dalam perkembangan janin laki-laki, kedua sisi tuberkulum saling mendekat secara ventral membentuk tabung berongga yang melapisi uretra laki-laki. Kedua sayap glans menyatu di garis tengah membentuk septum glandis.[6] Pada janin perempuan, tuberkulum menempel pada lipatan vestibulum yang tetap terpisah, membentuk labia minora dan vestibulum vagina di antaranya.[7] Tuberkulum genital peka terhadap dihidrotestosteron dan kaya akan 5-alfa-reduktase, sehingga jumlah testosteron janin yang ada setelah bulan kedua menjadi penentu utama ukuran falus saat lahir.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Netter, Frank H.; Cochard, Larry R. (2002). Netter's Atlas of human embryology. Teterboro, N.J: Icon Learning Systems. hlm. 159. ISBN 0-914168-99-1.
  2. ↑ Skinner, Michael K. (2018). Encyclopedia of Reproduction: Volume 1. Elsevier Science. hlm. 445. ISBN 978-0-12815-145-7.
  3. ↑ Prum, Richard O. (2023). Performance All the Way Down: Genes, Development, and Sexual Difference. University of Chicago Press. hlm. 219. ISBN 978-0-22682-978-4.
  4. ↑ Netter, Frank (2022). Netter Atlas of Human Anatomy: Classic Regional Approach - Ebook. Elsevier Health Sciences. hlm. 194. ISBN 978-0-32379-375-9. Diakses tanggal Oktober 9, 2023.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Urogenital Development - External Genitalia 24 of 28". Units of Embryo Images. UNC School of Medicine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Apr 11, 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Joseph, Diya B.; Vezina, Chad M. (2018), "Male Reproductive Tract: Development Overview", Encyclopedia of Reproduction (dalam bahasa Inggris), Elsevier, hlm. 248–255, doi:10.1016/B978-0-12-801238-3.64366-0, ISBN 9780128151457, diakses tanggal 2023-01-04
  7. ↑ Baskin, Laurence; Shen, Joel; Sinclair, Adriane; Cao, Mei; Liu, Xin; Liu, Ge; Isaacson, Dylan; Overland, Maya; Li, Yi; Cunha, Gerald R. (2018). "Development of the human penis and clitoris". Differentiation; Research in Biological Diversity. 103: 74–85. doi:10.1016/j.diff.2018.08.001. ISSN 1432-0436. PMC 6234061. PMID 30249413.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan