Rabu, 04 November 2026
09:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Trimarkisia

Bagikan:

Trimarkisia (bahasa Yunani Kuno:τριμαρκισία, trimarkisia), berarti "pencapaian tiga penunggang kuda",[1] adalah taktik atau susunan kavaleri militer Keltik pada zaman kuno.[2] Taktik ini dicatat oleh Pausanias dalam bukunya yang berjudul Deskripsi Yunani, dan di situ ia mendeskripsikan pengunaan taktik trimarcisia oleh bangsa Galia saat mereka menyerbu Yunani pada abad ke-3 SM.[3][4][5]

Seperti yang dicatat oleh Pausanias:

Ketika penunggang kuda Galia mulai berperang, hamba-hambanya tetap berada di balik barisan dan akan membantu mereka dengan cara berikut. Apabila penunggang kuda atau kudanya jatuh, seorang budak akan membawakan kuda kepadanya untuk dinaiki; jika penunggangnya tewas, seorang budak akan naik ke atas kuda untuk menggantikan tuannya; dan jika penunggang dan kudanya tewas, ada penunggang kuda lain yang siap [menggantikannya]. Ketika seorang penunggang terluka, seorang budak akan membawanya kembali ke kemah, sementara yang lain akan menggantikannya.

Menurut Pausanias, bangsa Galia telah mengadopsi metode tempur ini dengan meniru pasukan elit Athanatoi dari Persia, tetapi keduanya tidak sama karena Persia menunggu hingga pertempuran berakhir untuk mengganti korban jiwa, sementara orang Galia terus mengirimkan bala bantuan di tengah-tengah pertempuran.[3]

Asal kata

Menurut Pausanias, marka adalah istilah dalam bahasa Keltik yang berarti "kuda".[3] Kata ini sesuai dengan akar kata *mark-os dalam istilah "kuda pelana" yang tercatat dalam bahasa Keltik dan Jermanik, tetapi tidak dalam bahasa-bahasa Indo-Eropa lainnya.[6]

Referensi

  1. ↑ Dáithí Ó Hógáin (2002, 2003). The Celts: A History. The Collins Press, The Boydell Press. hlm. 53.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ "Trimarcisia". Perseus Encyclopedia. Perseus Project.
  3. 1 2 3 Pausanias (1918). "10.19.10-11". Description of Greece in 4 volumes. W.H.S. Jones, H.A. Ormerod (translators). Cambridge, MA, London: Harvard University Press, William Heinemann Ltd. Available online at the Perseus Project.
  4. ↑ P. A. L. Greenhalgh (1973). Early Greek warfare: Horsemen and chariots in the Homeric and Archaic Ages. Cambridge University Press. hlm. 61.
  5. ↑ Green, Miranda, ed. (1995). "Chapter 4, Celtic Horsemanship". The Celtic World. Routledge.
  6. ↑ Tristram, Hildegard L. C., ed. (2007). The Celtic Languages in Contact. Papers from the Workshop within the Framework of the XIII International Conference of Celtic Studies. Bonn, 26–27 July 2007. Potsdam University Press. hlm. 4–5.
Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan