Rabu, 28 Oktober 2026
15:02 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Trem di Sydney

Trem di Sydney

sistem angkutan cepat di Australia

Bagikan:
Berikut adalah artikel bersejarah tentang jalur trem yang telah ditutup di Sydney. Untuk jalur kereta ringan saat ini, lihat Metro Light Rail.
250px-Pitt_St_Tram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerumunan di sekitar trem di Pitt Street, 1949

Sydney, kota terbesar di Australia, pernah memiliki sistem trem terbesar di Australia, terbesar kedua di Persemakmuran (setelah London), dan salah satu yang terbesar di dunia. Sistem ini berjalan secara luas, dengan sekitar 1.600 gerbong beroperasi dalam satu waktu pada masa-masa puncaknya selama tahun 1930-an (dibandingkan dengan 500 trem di Melbourne hari ini). Sepanjang pertengahan pertama abad ke-20, rata-rata satu perjalanan trem per hari dilakukan oleh setiap pria dan wanita, bayi dan anak di kota ini. Jumlah penumpang memuncak tahun 1945 pada tingkat 405 juta perjalanan penumpang. Sistem ini beroperasi sejak 1879 hingga berkurang pada 1950-an dan penutupannya pada 1961 (satu jalur gerbong kuda tunggal beroperasi sejak 1861 hingga 1866). Panjang jalan maksimum yang dilaluinya mencapai 181 mil (291 km) pada tahun 1923.

Tahun 1997, lebih dari 30 tahun setelah trem menghilang dari jalanan Sydney, Metro Light Rail, sebuah jalur tunggal milik swasta, dibuka. Telah muncul berbagai proposal untuk memperpanjang jalur ini ke CBD dan pinggiran terdalam dengan perpanjangan jalur yang belakangan ini disetujui menuju Dulwich Hill dan pelayanan satu arah baru melintasi George Street, Circular Quay, Barangaroo, dan Chinatown segera dibangun.[1]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-02-19. Diakses tanggal 2010-05-17.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tram transport in Sydney.


Ikon rintisan

Artikel bertopik transportasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan