Selasa, 13 Oktober 2026
00:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Transisi energi

Transisi energi

Bagikan:
page1-500px-Energy_Transition_Timeline.pdf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kemungkinan linimasa transisi energi dari 2018. Transisi energi pada linimasa ini untuk menuju ke energi rendah-karbon terlalu lambat untuk sesuai dengan tujuan Persetujuan Paris.

Transisi energi atau transformasi sistem energi adalah sebuah perubahan struktural signifikan pada suatu sistem energi mengenai pasokan dan konsumsi. Saat ini, sebuah transisi ke energi berkelanjutan (kebanyakan darinya adalah energi terbarukan) sedang berlangsung untuk membatasi perubahan iklim. Transisi ini didorong dengan kesadaran dan pengakuan bahwa emisi gas rumah kaca global harus benar-benar dikurangi. Proses ini melibatkan penghapusan bertahap bahan bakar fosil, dan pengembangan ulang keseluruhan sistem-sistem untuk dapat beroprasi pada listrik rendah-karbon.[1] Sebelumnya, transisi energi juga pernah terjadi saat revolusi industri dan melibatkan transisi dari kayu dan biomassa lainnya ke batu bara, lalu diikuti dengan minyak dan belakangan ini, gas alam.[2][3]

Lebih dari tiga-perempat dari kebutuhan energi dunia terpenuhi oleh bahan bakar fosil, namun penggunaan ini mengeluarkan gas rumah kaca.[4] Produksi dan konsumsi energi menghasilkan sebagian besar dari gas rumah kaca yang disebabkan oleh manusia. Untuk memenuhi target Persetujuan Paris 2015 tentang perubahan iklim, emisi perlu dikurangi secepat mungkin dan mencapai emisi nol bersih di pertengahan abad.[5] Sejak akhir tahun 2010an, transisi energi terbarukan didorong oleh jatuhnya biaya tenaga solar dan angin.[6] Setelah 2024, energi bersih paling murah secara historis. Manfaat lain dari transisi energi terbarukan adalah potensi mengurangi dampak negatif industri energi pada kesehatan dan lingkungan.[7]

Referensi

  1. ↑ Tian, Jinfang; Yu, Longguang; Xue, Rui; Zhuang, Shan; Shan, Yuli (2022-02-01). "Global low-carbon energy transition in the post-COVID-19 era". Applied Energy (dalam bahasa Inggris). 307: 118205. doi:10.1016/j.apenergy.2021.118205. ISSN 0306-2619. PMC 8610812. PMID 34840400.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ Davidsson, Simon (2015). "Global Energy Transitions" (PDF).
  3. ↑ Smil, Vaclav. "Energy Transitions" (PDF). Diakses tanggal 2022-06-07.
  4. ↑ Ritchie, Hannah; Rosado, Pablo (2017-10-02). "Fossil fuels". Our World in Data (dalam bahasa Inggris).
  5. ↑ unfccc.int https://unfccc.int/process-and-meetings/the-paris-agreement. Diakses tanggal 2025-11-12.{{cite web}}: |title= tidak ada atau kosong
  6. ↑ Green, Matthew. "Plunging cost of wind and solar marks turning point in energy transition: IRENA". U.S. (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-12.
  7. ↑ "What is the sustainable energy transition and why is it key to tackling climate change? | UNDP Climate Promise". climatepromise.undp.org (dalam bahasa Inggris). 2024-02-29. Diakses tanggal 2025-11-12.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan