Senin, 28 September 2026
04:53 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Pengalihsandian

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2016)

Pengalihsandian adalah konversi digital-ke-digital langsung dari satu penyandi ke yang lainnya.[1] Ini biasanya dilakukan kepada data yang obsolet atau tidak kompatibel untuk mengubahnya menjadi sebuah format yang lebih cocok. Ketika pengalihsandian dilakukan dari satu berkas kompresi lesap ke yang lainnya, proses itu hampir selalu memperkenalkan penghilangan generasi.[2]

Proses

Di dalam pengalihsandian sejati, format pengaliran bit dari suatu berkas berubah dari satu ke yang lainnya tanpa menjalani proses perekasandian dan pemecahsandian lengkap lainnya. Ini biasanya dimungkinkan jika codec sumber dan target cukup sama. Tetapi, dukungan untuk proses ini sangat bergantung pada kasusnya.[3]

Metode alihsandi paling popular adalah memecahsandi data asli ke suatu format antara (yakni PCM untuk audio atau YUV untuk video), di dalam suatu cara yang masih berisi materi aslinya, dan dilanjutkan dengan encoding berkas yang dihasilkan ke format target.

Pengalihsandian juga merujuk kepada proses perubahan langsung kode perangkat lunak yang dirakit untuk bekerja pada suatu platform atau sistem operasi yang berbeda. Sambil ia biasanya cenderung menggunakan kode sumber dan mengompilasi ulang aplikasi tesebut, ada risiko ketika melakukannya berupa tidak praktis bahkan gagal total. Ini biasanya muncul ketika kode sumber tidak ada. Satu contoh, terjadi pada kasus Wine, mengambil panggilan fungsi Direct3D dan mengubahnya ke panggilan OpenGL.[4][5]

Re-encoding

Seseorang dapat juga me-re-encode data pada format yang sama (juga disebut recode, seperti di dalam Nero Recode[6]). Seseorang dapat melakukan ini untuk beberapa alasan:

Penyalinan
Jika seseorang ingin menyalin data di dalam format terkompresi (misalnya, menampilkan penyuntingan gambar digital pada suatu gambar JPEG), seseorang pada umumnya akan men-decode itu, menyalinnya, kemudian me-reencode-nya. Proses re-encoding ini menyebabkan digital generation loss; dengan demikian jika seseorang ingin menyunting sebuah berkas secara berulang-ulang, dia sebaiknya hanya men-decode sekali saja, dan membuat seluruh suntingan pada salinan itu, lebih dari sekadar proses decoding and re-encoding yang berulang-ulang.[7]
Bitrate rendah
Transrating adalah proses yang sama dengan transcoding di mana berkas-berkas dikodekan pada bitrate rendah tanpa mengubah format video; ini dapat menyertakan sample rate conversion, tetapi dapat menggunakan sampling rate yang sama, dengan kompresi yang lebih besar. Ini memungkinkan seseorang cocok dengan media yang diberikan kepada ruang penyimpanan yang lebih kecil (misalnya, menyalin DVD ke sebuah Video CD), atau melalui suatu saluran dengan bandwidth rendah.[8]
Image scaling
Pengubahan ukuran gambar pada suatu video dikenal sebagai transsizing, dan digunakan jika resolusi keluaran berbeda dengan resolusi sumber. Pada komputer yang cukup baik, penskalaan gambar dapat dilakukan pada playback, tetapi bisa juga dilakukan dengan re-encoding, khususnya sebagai bagian dari transrating (suatu gambar yang di-downsampled memerlukan bitrate rendah).[9]

Teorinya, seseorang dapat memiliki format dengan bitrate peeling, yang memungkinkan seseorang secara mudah memperkecil bitrate tanpa re-encoding, tetapi keuntungan hanyalah teoretik: di dalam peeling bitrate Vorbis pada 2008, kualitasnya di bawah re-encoding.

Hal yang mengecewakan

Kekecewaan terpenting proses transcoding di dalam format lossy adalah menurunnya mutu.

Di dalam suatu kasus, compression artifact adalah kumulatif; oleh karena itu transcoding menyebabkan kehilangan mutu yang cukup banyak dengan tiap-tiap pembangkitan yang bergantian (dikenal sebagai digital generation loss). Untuk alasan ini, pada umumnya mematahkan semangat kecuali jika tak terhindarkan.

Adalah lebih baik untuk memelihara sebuah salinan di dalam format lossless (misalnya TTA, FLAC atau WavPack untuk suara), dan kemudian meng-encode-nya langsung dari berkas sumber lossless ke format lossy yang diinginkan.

Begitupun untuk image editing, seseorang dianjurkan untuk meng-capture (menangkap) gambar di dalam raw image format, dan mengeditnya (sebagai salinan) dari berkas itu, lalu dilakukan proses konversi ke format atau distribusi lainnya.

Penggunaan

Kendati transcoding dapat dijumpai di berbagai-bagai wilayah adaptasi isi, ia biasanya dipakai di wilayah adaptasi isi telepon seluler. Di dalam kasus ini, transcoding harus memperhatikan keanekaan perangkat seluler itu dan kemampuannya. Keanekaan ini memerlukan suatu status antara dari adaptasi isi untuk memastikan bahwa isi sumber akan disajikan secara cukup baik pada perangkat sasaran yang dituju.

Salah satu teknologi paling popular di dalam transcoding yang dipakai adalah Multimedia Messaging Service, teknologi ini dipakai untuk mengirim dan menerima pesan dengan media (gambar, suara, teks, dan video) antar telepon seluler. Misalnya, ketika sebuah telepon berkamera dipakai untuk mengambil gambar digital, gambar bermutu tinggi biasanya minimal beresolusi 640x480. Tetapi, ketika proses pengiriman ke telepon lain dilakukan, gambar beresolusi tinggi ini mungkin ditranscode ke gambar beresolusi rendah dengan mutu warna yang diturunkan supaya lebih cocok dengan ukuran layar dan keterbatasan warna perangkat sasaran. Penurunan mutu warna dan ukuran ini tidak hanya memperbaiki pengalaman pengguna terhadap perangkat sasaran tetapi kadang-kadang satu-satunya cara agar isi dapat dikirimkan antar perangkat seluler yang beraneka.

Transcoding banyak dipakai oleh perangkat lunak Home theatre PC, misalnya MythTV dan Freevo untuk mengurangi penggunaan ruang penyimpan oleh berkas-berkas video. Operasi paling biasa di dalam aplikasi ini adalah transcoding berkas-berkas MPEG-2 ke format MPEG-4.

Transcoding waktu-nyata di dalam cara banyak-ke-banyak (format input sembarang ke dalam format output sembarang juga) mebnjadi keharusan untuk menyediakan kemampuan pencarian sejati untuk isi multimedia sembarang pada perangkat seluler sembarang pula, dengan lebih dari 500 juta video di web dan sebegitu banyaknya perangkat seluler.

Catatan

  1. ↑ "What is transcoding? - Definition from WhatIs.com". SearchMicroservices (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-14. Diakses tanggal 2026-08-20.
  2. ↑ "Advancements in Compression and Transcoding: 2008 and Beyond - SMPTE.org". www.smpte.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-19. Diakses tanggal 2026-08-20.
  3. ↑ "What is Video Transcoding?". Amazon Web Services, Inc. (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2024-02-03. Diakses tanggal 2026-08-20.
  4. ↑ "WineD3D (D3D to OGL Wrapper) \ VOGONS". www.vogons.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-26. Diakses tanggal 2026-08-20.
  5. ↑ "Wine's Direct3D Code Will Now Default To OpenGL Core Contexts For NVIDIA GPUs Too". www.phoronix.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2022-12-06. Diakses tanggal 2026-08-20.
  6. ↑ "Recoding melibatkan konversi suatu video yang ada dengan sifat-sifat tertentu (misalnya bit rate 2500 kbit/s) ke format yang sama dengan sifat-sifat berbeda (misalnya bit rate 1990 kbit/s).", Nero Recode Manual Diarsipkan 2009-01-26 di Wayback Machine.
  7. ↑ "Which chroma format is more efficient for HD and 4K contribution services?". Sapec (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2017-05-20. Diakses tanggal 2026-08-20.
  8. ↑ Guo, Hongxing; Wang, Jie; Tian, Ting; Zhang, Aihua (2012-12-03). "Transrating-assisted MPEG-4 video resizing with rate-distortion optimization". Proceedings of the 10th International Conference on Advances in Mobile Computing & Multimedia. MoMM '12. New York, NY, USA: Association for Computing Machinery: 289–292.
  9. ↑ "Video Transcoding - What is it and how does it work?". getstream.io (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2024-08-11. Diakses tanggal 2026-08-20.

Referensi

Lihat pula

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan