Senin, 28 September 2026
18:30 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Toranguk

Torantang adalah jenis sup (tang) yang terbuat dari umbi talas (toran; Colocasia esculenta).[1][2] Torantang bermanfaat untuk kesehatan karena dapat melancarkan fungsi pencernaan, oleh karena itu warga Seoul dan Gyeonggi menyajikannya pada hari raya Chuseok, ketika orang memakan hidangan lain dalam porsi besar.[1] Warga Yeongnam (Gyeongsang) menyajikan torantang untuk ritual upacara penghormatan leluhur. Selain itu, warga Jeolla pun memiliki torantang dalam menu masakan mereka.[1]

Tidak diketahui kapan awal mula tanaman talas diperkenalkan ke Korea.[1] Berdasarkan catatan dari zaman Dinasti Goryeo (918-1392), seperti Hyangyak gugeupbang (鄕藥救急方, Kompilasi Pengobatan Rakyat dan Obat-obatan Darurat, 1236), membuktikan bahwa talas telah dikonsumsi sejak zaman Dinasti Goryeo sebagai obat.[1]

Kegunaan toran

Selain dibuat sup, orang Korea juga membuat berbagai macam masakan dengan talas.[1] Tangkainya dapat dikeringkan dan dibuat masakan dengan cara dibumbui, atau dapat juga menjadi bahan masakan yukgaejang (sup daging sapi pedas) atau chueotang (sup ikan loach pedas).[1] Daunnya dapat dimakan atau digunakan sebagai pembungkus nasi atau daging.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Enjoy Healthy Torantang during the Chuseok Holiday, Koreana. Diakses pada 9 September 2010.
  2. ↑ (Inggris) Torantang[pranala nonaktif permanen], KBS. Diakses pada 9 September 2010.
Ikon rintisan

Artikel bertopik masakan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan