| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Detrusitol, dll |
| Nama lain | PNU-200583E |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a699026 |
| License data |
|
| Kategori kehamilan |
|
| Rute pemberian | Oral |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum | |
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | 77% |
| Pengikatan protein | Sekitar 96,3% |
| Waktu paruh eliminasi | 1,9–3,7 jam |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS |
|
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank |
|
| ChemSpider | |
| UNII |
|
| KEGG | |
| ChEBI |
|
| ChEMBL |
|
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.232.068 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C22H31NO |
| Massa molar | 325,50 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
| (verify) | |
Tolterodin adalah obat yang digunakan untuk mengobati sering buang air kecil, inkontinensia urin, atau urgensi urin.[5] Efeknya terlihat dalam waktu satu jam. Obat ini diminum.[6][7]
Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, mulut kering, sembelit, dan pusing. Efek samping yang serius mungkin termasuk angioedema, retensi urin, dan perpanjangan QT.[6] Penggunaan pada kehamilan dan menyusui belum jelas keamanannya.[5][8] Obat ini bekerja dengan memblokir reseptor muskarinik di kandung kemih sehingga mengurangi kontraksi kandung kemih.[6]
Tolterodin disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1998.[6] Obat ini tersedia sebagai obat generik.[5]
Farmakologi
Tolterodin bekerja pada subtipe reseptor muskarinik M2 dan M3.[9]
Masyarakat dan budaya
Merek
Obat ini dipasarkan oleh Pfizer di Kanada dan Amerika Serikat dengan nama merek Detrol, sedangkan di Indonesia dipasarkan dengan nama merek Detrusitol. Di Mesir, obat ini juga ditemukan dengan nama dagang Tolterodine oleh Sabaa dan Incont L.A. oleh Adwia.
Di AS, Detrol dipasarkan oleh Viatris setelah Upjohn dipisahkan dari Pfizer.[10][11][12]
Referensi
- ↑ "Detrusitol 1mg film-coated tablets - Summary of Product Characteristics (SmPC)". (emc). 9 Maret 2021. Diakses tanggal 12 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Detrol- tolterodine tartrate tablet, film coated". DailyMed. 29 September 2021. Diakses tanggal 12 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Detrol LA- tolterodine tartrate capsule, extended release". DailyMed. 12 Oktober 2020. Diakses tanggal 12 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "List of nationally authorised medicinal products" (PDF). ema.europa.eu. 5 Mei 2022. Diakses tanggal 9 November 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 British national formulary : BNF 76 (Edisi 76). Pharmaceutical Press. 2018. hlm. 762. ISBN 9780857113382.
- 1 2 3 4 "Tolterodine Tartrate Monograph for Professionals". Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists. Diakses tanggal 3 Maret 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Narain S, Parmar M (Januari 2021). "Tolterodine". StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 32491781.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tolterodine Pregnancy and Breastfeeding Warnings". Drugs.com. Diakses tanggal 3 Maret 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tolterodine". DrugBank.
- ↑ "Pfizer Completes Transaction to Combine Its Upjohn Business with Mylan". Pfizer. 16 November 2020. Diakses tanggal 17 Juni 2024 – via Business Wire.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Detrol". Pfizer. Diakses tanggal 17 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Brands". Viatris. 16 November 2020. Diakses tanggal 17 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)