Sabtu, 31 Oktober 2026
20:25 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Tintin and I

Tintin and I

Bagikan:
Tintin et moi
Tintin_et_moi_poster_small.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Film poster for 'Tintin et Moi'
SutradaraAnders Høgsbro Østergaard
Ditulis olehAnders Høgsbro Østergaard
PemeranHergé
Tanggal rilis
2003
BahasaPrancis
Inggris
Danish

'Tintin and I (dalam bahasa Prancisnya: [Tintin et moi] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah sebuah film dokumentasi yang dibuat pada tahun 2003 oleh Anders Høgsbro Østergaard, tentang artis dan penulis dari Belgia Georges Remi, atau yang lebih dikenal dengan nama Hergé, dan hasil karyanya Tintin. Film ini diproduksi bersama antar beberapa negara berikut: Denmark, Belgia, Prancis, dan Swiss.

Film ini didasarkan pada hasil wawancara dari Numa Sadoul dengan Hergé yang sudah dilakukan sejak tahun 1970, dan kemudian lebih detailnya mengulas tentang kehidupan dari Hergé dan bagaimana kesuksesan dari serial Petualangan Tintin memengaruhinya.

Film ini pada dasarnya lebih menekankan pada pengalaman Hergé dan kondisi mentalnya hingga penulisan dari kisah Tintin di Tibet, yang juga dikenal sebagai album pribadinya. Sejarah dari Tintin dapat juga dilihat pada kehidupan dari Hergé sendiri dan di mana ia tumbuh bersama-sama dengan perkembangan karakter yang dibuatnya.

Pada dasarnya tema yang diambil dari film ini adalah bagaimana kehidupan pribadi dari Hergé, atau lebih tepatnya seorang Georges Remi, berpengaruh sangat besar pada karya-karyanya; sebagai contoh, Bianca Castafiore sebenarnya adalah gambaran dari istri pertamanya, Germaine, dan jika diamati, bagaimana si Kapten Haddock memperlakukannya, sebenarnya menggambarkan bagaimana hubungan antara Goerges Remi dengan istrinya itu. Secara khusus, hubungan keibuan dari Germaine kepadanya digambarkan dengan apik dalam kisah Permata Castafiore. Dalam film ini juga dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan pengalaman religious darinya termasuk pengaburan pandangannya atas Gereja Katolik dan perlawanannya yang terlihat dalam pengorbanan dari Wolff dalam episode Petualangan di Bulan. Pengaruh dari Chang pada karya-karyanya juga diulas dalam film ini, dengan menampilkan berbagai dokumentasi tentangnya serta momen pertemuan mereka pada tahun 1981.

Dari segi aspek teknis, film ini menampilkan suatu tekni yang menarik, di mana dilakukan penggabungan antara grafikal efek untuk menganimasikan berbagai gambar dan foto dan disesuaikan dengan suara rekaman dari wawancara yang telah dilakukan. Para pembicara yang lain juga dianimasikan, seperti beberapa adegan dari jatuhnya pesawat Tintin dalam episode Tintin di Tibet dan beberapa adegan dari jalan-jalan di Shanghai yang diambil dari episode Lotus Biru. Proses wawancara dilakukan oleh beberapa aktor, tetapi tidak pernah ditampilkan wajah mereka; meskipun bagian dari tangan yang sedang memegang buku, meminum teh dan hal-hal semacam itulah.

Film ini pernah ditampilkan dan akan ditampilkan kembali di jariangan Televisi di Inggris, BBC Four.

Cetakan ketiga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama
Judul bukunya
Tokoh utama
Tokoh pendukung
Serial televisi
Film
Dokumenter
Permainan video
Kolaborator
Karya Herge lainnya
Tokoh terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan