Kamis, 08 Oktober 2026
04:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Bintang Misterius

Bagikan:
Bintang Misterius
Informasi Umum
Judul Asli(Prancis) L'Étoile mystérieuse
Terbit pertama1942
Album ke10
LokasiBelgia
Islandia
Halaman62 (berwarna)
Informasi dari Terbitan Indira
Terbit pertama1981
Informasi dari Terbitan Gramedia
Terbit pertamaJuni, 2008
Gramedia CodeGM 310.08.010
Alih bahasaDonna Widjajanto
Urutan ceritanya
SebelumKepiting Bercapit Emas
SesudahRahasia Unicorn

Bintang Misterius (Prancis: L'Etoile mystérieuse) adalah seri kesepuluh dari album serial Kisah Petualangan Tintin.

Dalam album ini dikisahkan bagaimana Tintin dan Kapten Haddock berlayar bersama sebuah tim ekspedisi peneliti Eropa, F.E.R.S ke kutub utara untuk meneliti sebuah meteorit yang jatuh di daerah Samudra Arktik.

Versi Indonesia

Versi bahasa Indonesia pertama kali diterbitkan oleh Indira dan diterbitkan ulang oleh Gramedia pada tahun 2008.

Sinopsis

Sebuah meteorit raksasa meluncur mendekati Bumi, yang untuk pertama kalinya teramati oleh seorang pengamat di Observatorium, Profesor Decimus Phostle (dalam edisi bahasa Inggris) atau Hippolyte Calys (dalam edisi bahasa Prancis), yang berkebangsaan Belgia.[1]

Namun di waktu yang bersamaan, seseorang yang menganggap dirinya sendiri sebagai Nabi, Philippulus, memperkirakan bahwa kedatangan meteorit yang akan menabrak Bumi itu merupakan pertanda akan datangnya akhir dari dunia. Namun pada kenyataan meteorit tidak menabrak Bumi, tetapi sebagian kecil darinya jatuh di Samudra Arktik. Phostle menemukan bahwa potongan tersebut mengandung suatu material baru yang tidak pernah ada di Bumi sebelumnya dan dinamakan sebagai “Phostlite”, dan merencanakan suatu pelayaran ilmiah ke lokasi jatuhnya tersebut bersama-sama dengan para peneliti dari Eropa, bersama–sama dengan Tintin dan Milo, mempergunakan sebuah kapal laut yang dinakhodai Kapten Haddock.

Ekspedisi ilmiah ini dikenal sebagai “Ekspedisi Aurora”, di mana Aurora adalah nama kapal laut yang dipergunakan dalam ekspedisi ini. Ekspedisi ini mendapatkan pendanaan dari Badan Penelitian Ilmiah Eropa atau dalam bahasa Prancis dikenal dengan istilah Fonds Européen de Recherches Scientifiques (F.E.R.S.) yang tertera di badan pesawat terbang mereka, Arado Ar 196.[1]

Lima anggota peneliti yang lain yaitu:

  1. Erik Björgenskjöld - berkebangsaan Swedia,
  2. Porfirio Bolero y Calamares - berkebangsaan Spanyol,
  3. Otto Schulze - berkebangsaan Jerman,
  4. Pedro Joãs Dos Santos - berkebangsaan Portugis dan
  5. Paul Cantonneau - berkebangsaan Swiss (yang muncul dalam kisah 7 Bola Kristal).

Latar cerita ini terjadi pada tahun 1942 di mana pada saat itu Belgia sedang diduduki oleh bala tentara Jerman.[2]

Penerbangan

Dalam kisah ini ada satu pesawat terbang yang memainkan peranan utama dan memberikan keunggulan pada tim F.E.R.S. atas klaim meteorit yang jatuh di Samudra Arktik, yaitu pesawat Arado Ar 196 buatan Jerman.

Referensi

  1. 1 2 Sainz, José Miguel de la Viuda (2014). L'Hyrdravion Jaune De L'étoile Mystériuse (Edisi Februari). Hachette Collection.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |year=Pemeliharaan CS1: Tahun (link)
  2. ↑ Hergé 1942, hlm. 1–14. sfn error: tanpa target: CITEREFHergé1942 (bantuan)

Pranala luar

Cetakan ketiga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama
Judul bukunya
Tokoh utama
Tokoh pendukung
Serial televisi
Film
Dokumenter
Permainan video
Kolaborator
Karya Herge lainnya
Tokoh terkait


Ikon rintisan

Artikel bertopik komik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan