Sabtu, 17 Oktober 2026
23:40 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Tindik korset

Tindik korset

barisan tindik pada kulit punggung

Bagikan:
Tindik korset
250px-Piercing_%2B_Dolor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Barisan anting tindik korset yang akan dimasukkan tali atau pita.
250px-Corset_piercing.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pita dijalin melalui anting-anting hingga menyerupai bagian belakang korset.
250px-Corset_MET_50.105.37_back_CP4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian belakang suatu korset, yang menjadi inspirasi penamaan tindik korset.

Tindik korset adalah dua baris tindik yang dibuat pada permukaan kulit punggung, yang dihubungkan dengan tali atau pita sehingga membentuk kesan seperti tali belakang korset. Anting yang biasa dipasang untuk tindik ini lazimnya ialah captive bead ring atau anting simpai (hoop ring).

Tindik ini biasanya dilakukan semi-permanen, hanya sebagai coba-coba, aksi pertunjukkan, atau praktik BDSM. Pemakaian dilakukan selama proses fotografi atau videografi dilangsungkan; setelah selesai, anting pada tindikan akan dilepas.[1]

Tindik korset merupakan fenomena baru yang muncul seiring dengan perkembangan bisnis tindik pada akhir 1990-an. Sebagaimana "korset" yang asli dipakai oleh wanita, tindik ini umumnya diterapkan pada wanita, dan dihubungkan dengan erotisisme dan estetika, khususnya dalam konteks fetisisme dan BDSM.[1]

Referensi

  1. 1 2 "Bodies under Attack. Eine Reise in die Welt der Körpermodifizierung Von Elodie Pascal" (PDF), Deutschlandfunk Kultur, 3. Juni 2021{{citation}}: Parameter tidak dikenal |offline= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |date=
Ikon rintisan

Artikel bertopik mode ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan