Sabtu, 26 September 2026
18:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Thomas Lawrence

Thomas Lawrence

250px-Sir_Thomas_Lawrence01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret diri Sir Thomas Lawrence (1769-1830)

Thomas Lawrence (13 April 1769 di Bristol – 7 Januari 1830) merupakan seorang pelukis potret terpenting di era Regency dan pada masa pemerintahan George IV.

Biografi

Ia lahir di Bristol dan mulai menggambar di Devizes,[1] di mana ayahandanya adalah seorang pemilik penginapan di Hotel Bear di alun-alun pasar. Pada usia sepuluh tahun, setelah pindah ke Bath,[2] ia menghidupi keluarganya dengan potret pastelnya. Dia pergi ke London pada 1787, di mana dia diterima oleh Reynolds dan menjadi mahasiswa di Royal Academy of Arts.

Dia baru berusia 20 tahun ketika dia melukis Potret Ratu Charlotte. Tapi lukisan ini tidak menyenangkan Raja George maupun Ratu Charlotte dan tidak masuk koleksi kerajaan. Lukisan itu tetap berada di tangan Lawrence dan dijual di di bengkelnya stelah kematiannya.[3] Ketika Reynolds meninggal pada 1792, ia tetap menjadi pelukis untuk Raja George III.

Dia terpilih sebagai anggota Royal Academy of Arts pada 1794 dan menjadi presidennya dari 1820 hingga kematiannya.[4] Pada 1815, ia dianugerahi gelar kebangsawanan.[5]

Putra raja, calon George IV, menugaskannya serangkaian potret penting penguasa darinya, negarawan dan jenderal yang telah dipajang di ruang Waterloo di Puri Windsor, dan pada 1818, dia pergi ke Aachen untuk melukis para penguasa dan diplomat yang berkumpul di sana untuk kongres ketiga. Dia kemudian mengunjungi Wina dan Roma, menerima banyak pujian dari para pangeran.

Dia menerima aliran komisi berkelanjutan dan potretnya telah membangun reputasi di benua itu, tak tertandingi oleh pelukis Inggris yang mendahuluinya. Dia melukis tiga potret Caroline dari Brunswick, istri George IV yang ditolak. Yang dilukis pada 1798 dan disimpan di Museum Victoria dan Albert dibuat dua tahun setelah perpisahan dengan suaminya.[6] Lukisan ini juga merupakan salah satu koleksi gambar yang luar biasa dari para empu tua. Dia adalah salah satu master dari George Henry Harlow dan William Etty.

Dia meninggal mendadak pada 7 Januari 1830, hanya beberapa bulan setelah kematian sahabatnya Isabelle Wolff. Beberapa hari sebelumnya, dia pernah mengalami nyeri dada, tetapi terus bekerja; dia pingsan dan meninggal saat mengunjungi sahabatnya Elizabeth Archibald Keightley. Setelah pemeriksaan otopsi, dokter menyimpulkan bahwa kematian seniman itu karena pengerasan aorta dan pembuluh jantung. Ia dimakamkan pada 21 Januari 1830, di ruang bawah tanah Katedral Santo Paulus. Di antara mereka yang hadir Turner, yang melukis sketsa pemakaman.

Galeria

Catatan

  1. ↑ The Black Bear masih sebuah hotel
  2. ↑ Goldring 1951: 28
  3. ↑ Notice de la National Gallery
  4. ↑ (Inggris) Fiche sur le site de la Royal Academy of Arts
  5. ↑ (Inggris) London Gazette : n° 17005, p. 747, 22-04-1845
  6. ↑ Victoria & Albert Museum

Referensi

  • D Goldring 1951 Regency portrait painter: the life of Sir Thomas Lawrence, P.R.A. London: Macdonald
  • M Levey 2005 Sir Thomas Lawrence. New Haven and London: Yale University Press

Pranala luar

Media terkait Thomas Lawrence di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan