Sabtu, 07 November 2026
10:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Royal Collection

Royal Collection

Bagikan:
250px-Anthony_van_Dyck_-_Charles_I_%281600-49%29_with_M._de_St_Antoine_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anthony van Dyck: Charles I dengan M. de St Antoine (1633)
250px-Johannes_Vermeer_-_Lady_at_the_Virginal_with_a_Gentleman%2C_%27The_Music_Lesson%27_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vermeer Gadis Dara dengan seorang Perjaka, 'Pelajaran Musik'
250px-MICHELANGELO_Buonarroti_-_Resurrection_%281520-25%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Michelangelo – Kebangkitan, 1532)
250px-Raphael_-_The_Miraculous_Draft_of_Fishes_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raphael Cartoons, Mukjizat Hasil Tangkapan Ikan, s. 1515, disimpan di Victoria and Albert Museum sejak abad ke-19
250px-TITIAN%3B_Portrait_of_Jacopo_Sannazaro_%281514-18%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titian – Potret Jacopo Sannazaro (1514–18)

Royal Collection adalah koleksi seni rupa dari Keluarga Kerajaan Inggris dan koleksi seni pribadi terbesar di dunia.[1][2]

Tersebar di 13 kediaman kerajaan yang masih atau pernah ditempati di Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara, koleksi tersebut dimiliki oleh Ratu Elizabeth II[3] dan diurus oleh Royal Collection Trust, sebuah cabang dari Rumah Tangga Kerajaan. Ratu memiliki beberapa barang dalam koleksi tersebut atas hak Mahkota dan beberapa sebagai milik pribadi.[4] Koleksi tersebut berjumlah lebih dari satu juta barang,[5] yang meliputi 7,000 lukisan, 30,000 cat air dan gambar, dan sekitar 500,000 cetakan,[5][6] serta foto, tapestri, perabotan, keramik, buku, ukiran, dan Perhiasan Kerajaan.

Beberapa gedung yang menyimpan koleksi tersebut, seperti Hampton Court Palace, terbuka untuk umum dan tidak ditempati oleh Keluarga Kerajaan, sementara yang lainnya, seperti Kastel Windsor, adalah dijadikan kediaman sekaligus terbuka untuk umum. Queen's Gallery di Istana Buckingham, London dibangun khusus untuk memamerkan karya-karya dari koleksi secara bergantian. Demikian pula dengan galeri seni di sebelah Istana Holyroodhouse, Edinburgh, dan Drawings Gallery di Kastel Windsor. Perhiasan Mahkota dijadikan simpanan umum di Jewel House, Menara London.

Sekitar 3,000 barang tersebar di museum-museum seluruh dunia, dan beberapa dipamerkan untuk jangka waktu tertentu.[5]

Referensi

  1. ↑ Stuart Jeffries (21 November 2002). "Kindness of strangers". The Guardian. Diakses tanggal 15 Juli 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Jerry Brotton (2 April 2006). "The great British art swindle". The Sunday Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-02. Diakses tanggal 1 Desember 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)(perlu berlangganan)
  3. ↑ "Royal Taxation". Parliamentary Debates (Hansard). Vol. 218. United Kingdom: House of Commons. 11 Februari 1993. col. 1121.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |deadurl=, |laydate=, |separator=, |laysource=, and |layurl=Pemeliharaan CS1: Postscript (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Royal Taxation". Parliamentary Debates (Hansard). Vol. 351. United Kingdom: House of Commons. 7 Juni 2000. col. 273W.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosongs: |deadurl=, |laydate=, |separator=, |laysource=, and |layurl=Pemeliharaan CS1: Postscript (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 "FAQs about the Royal Collection". Royal Collection Trust.
  6. ↑ "Secrets of the Queen's paintings". The Telegraph. 15 Februari 2015. Diakses tanggal 21 Maret 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan