Senin, 28 September 2026
12:53 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Thomas Couture

Thomas Couture

Thomas Couture
250px-Thomas_Couture_Autoritratto.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Thomas Couture
Lahir
Thomas Couture

(1815-12-21)21 Desember 1815
Senlis, Oise, Prancis
Meninggal30 Maret 1879 ( 1879 -03-30) (umur 63)
Villiers-le-Bel, Val-d'Oise, Prancis
Tempat peristirahatan terakhir
Père Lachaise Cemetery, Paris, Prancis
PendidikanÉcole des Arts et Métiers
Dikenal karenaLukisan, Penulis
Karya terkenalRomans in the Decadence of the Empire
250px-P%C3%A8re-Lachaise_-_Division_4_-_Couture_06.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Makam Thomas Couture di Pemakaman Père-Lachaise, Paris (divisi 4)

Thomas Couture, (21 Desember 1815 – 30 Maret 1879)[1] merupakan seorang pelukis sejarah Prancis dan guru. Dia mengajar tokoh-tokoh dunia seni kemudian seperti Édouard Manet, Henri Fantin-Latour, John La Farge,[2] Pierre Puvis de Chavannes, Karel Javůrek, dan J-N Sylvestre. Ketika dia berusia 11 tahun, keluarganya pindah ke Paris, di mana dia akan belajar di Arts et Métiers ParisTech dan kemudian di École des Beaux-Arts. Tidak banyak yang mengetahui bahwa dia adalah seorang pelukis dan guru yang penting. Karyanya yang paling terkenal berjudul Les Romains de la décadence.[3]

Lukisan terpilih

Referensi

  1. ↑ Archives départementales du Val-d'Oise, acte de décès dressé à Villiers-le-Bel le 30/03/1879, vues 63 et 64 / 223
  2. ↑ Wilkinson, Burke. The Life and Works of Augustus Saint-Gaudens, Dover Publications, Inc., New York. p. 79.
  3. ↑ « Mort de Thomas Couture », Le Figaro, 1er avril 1879

Bacaan selanjutnya

  • O'Neill, J., ed. (2000). "Index". Romanticism and The School of Nature: Nineteenth-century drawings and paintings from the Karen B. Cohen collection. New York: The Metropolitan Museum of Art.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan