Selasa, 22 September 2026
19:46 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
The Sceptical Chymist

The Sceptical Chymist

The Sceptical Chymist: or Chymico-Physical Doubts & Paradoxes adalah judul sebuah literatur ilmiah, maha karya dari Robert Boyle, yang diterbitkan di London pada tahun 1661. Dalam bentuk dialog, Sceptical Chymist menyajikan hipotesis Boyle bahwa materi terdiri dari atom-atom dan gugus-gugus atom yang bergerak, dan bahwa setiap fenomena adalah hasil dari tumbukan partikel-partikel yang bergerak. Ia menghimbau para ahli kimia agar melakukan eksperimen dan menegaskan bahwa eksperimen menyangkal pembatasan unsur-unsur kimia menjadi hanya empat elemen klasik: bumi, api, udara, dan air. Ia juga meminta kimia tidak lagi dianggap sebagai bawahan ilmu pengobatan atau alkimia, dan dinaikkan statusnya sebagai ilmu yang tersendiri. Hal yang penting ialah ia menganjurkan pendekatan yang teliti terhadap pelaksanaan eksperimen ilmiah: ia percaya bahwa semua teori harus dapat dibuktikan melalui eksperimen sebelum dianggap benar. Karena alasan inilah, maka Robert Boyle telah disebut sebagai pendiri ilmu kimia modern.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Baca Selengkapnya di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan