Selasa, 27 Oktober 2026
05:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
The Moral Landscape

The Moral Landscape

Bagikan:
The Moral Landscape: How Science Can Determine Human Values
TheMoralLandscapeCover.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
PengarangSam Harris
NegaraAmerika Serikat
BahasaBahasa Inggris
SubjekMoralitas, sains, humanisme, personisme
GenreFilsafat sains, etika, sosiologi
PenerbitFree Press
Tanggal terbit
5 Oktober 2010
Jenis mediaCetak tebal
ISBNISBN 978-1-4391-7121-9
OCLC535493357
?
LCC?
Didahului olehLetter to a Christian Nation 

The Moral Landscape: How Science Can Determine Human Values (bahasa Indonesia:Lanskap Moral: Bagaimana Sains Dapat Menentukan Nilai-Nilai Manusia) adalah buku yang ditulis oleh Sam Harris. Dalam buku ini, Harris mendukung sains moralitas dan menyatakan bahwa terdapat kesalahpahaman mengenai hubungan antara moralitas, fakta, dan sains. Ia mencoba menunjukkan pandangan ketiga selain pandangan sekularis bahwa moralitas itu subjektif (relativisme moral) dan pandangan agamawan bahwa moralitas diturunkan oleh Tuhan. Harris menekankan bahwa satu-satunya kerangka moral yang dapat dipertimbangkan adalah kerangka yang mengaitkan "hal yang baik secara moral" dengan peningkatan eudaimonisme makhluk yang sadar. Ia juga menekankan bahwa pertanyaan moral memiliki jawaban benar dan salah secara objektif yang didasarkan pada fakta empiris mengenai apakah suatu hal dapat meningkatkan eudaimonisme seseorang.

Buku ini menentang gagasan filosofis lama bahwa "adalah" berbeda dengan "seharusnya". Harris juga mengatakan bahwa pertanyaan moral lebih baik dijawab bukan dengan filsafat, tetapi dengan metode ilmiah. Maka "sains dapat menentukan nilai-nilai manusia" berarti "sains dapat memberi tahu kita nilai-nilai apa yang dapat meningkatkan eudaimonisme manusia", dan dari sini Harris menganjurkan agar para ilmuwan mulai mempertimbangkan "sains moralitas".[1]

Catatan kaki

  1. ↑ "Sam Harris". Sam Harris. Diakses tanggal 2012-08-05.
Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan