Kamis, 08 Oktober 2026
10:18 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Ter batu bara

senyawa kimia

Bagikan:
Ter batu bara
Data klinis
Nama dagangBalnetar, Cutar, dan lainnya
Nama lainliquor carbonis detergens (LCD)
liquor picis carbonis (LPC)[1]
AHFS/Drugs.com
Rute
pemberian
Topikal
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
Pengenal
Nomor CAS
ChemSpider
  • none
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.029.417 Sunting di Wikidata

Tar batu bara adalah cairan gelap tebal yang merupakan produk sampingan dari produksi kokas dan gas batu bara dari batu bara.[2][3] Tar ini memiliki kegunaan di bidang medis dan industri.[2][4] Dapat dioleskan pada bagian yang terkena untuk mengobati psoriasis dan seboroik dermatitis (ketombe).[5] Bisa juga dikombinasikan dengan terapi sinar ultraviolet.[5] Secara industri tar ini adalah pengawet untuk bantalan rel kereta api dan digunakan pada permukaan jalan.[6]

Efek samping termasuk iritasi kulit, sensitivitas terhadap sinar matahari, reaksi alergi dan perubahan warna kulit.[5] Tidak jelas apakah penggunaan selama kehamilan aman untuk bayi dan penggunaan selama masa menyusui biasanya tidak disarankan.[7] Mekanisme tindakan yang tepat belum diketahui.[8] Tar ini adalah campuran kompleks dari fenol, hidrokarbon aromatik poliklik (PAHs) dan senyawa heterosiklik.[2] Tar batu bara menunjukkan sifat antijamur, antiinflamasi, anti-gatal, dan antiparasit.[8]

Tar batubara ditemukan sekitar tahun 1665 dan digunakan untuk keperluan medis sejak tahun 1800-an.[6][9] Tercantum dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia, obat-obatan paling efektif dan aman yang diperlukan dalam sistem kesehatan.[10] Tar batubara tersedia sebagai obat generik dan dijual sebagai obat bebas.[4] Batu bara adalah salah satu bahan awal utama untuk industri farmasi.[11]

Referensi

  1. ↑ Berenblum I (25 September 1948). "Liquor Picis Carbonis". British Medical Journal. 2 (4577): 601. doi:10.1136/bmj.2.4577.601. PMC 2091540. PMID 18882998.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Background and Environmental Exposures to Creosote in the United States" (PDF). cdc.gov. September 2002. hlm. 19. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 25 Januari 2017. Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Vallee, Yannick (1998). Gas Phase Reactions in Organic Synthesis (dalam bahasa Inggris). CRC Press. hlm. 107. ISBN 9789056990817.
  4. 1 2 Hamilton, Richart (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. hlm. X. ISBN 9781284057560.
  5. 1 2 3 WHO Model Formulary 2008 (PDF). World Health Organization. 2009. hlm. 308. ISBN 9789241547659. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Januari 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Hornbostel, Caleb (1991). Construction Materials: Types, Uses and Applications (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 864. ISBN 9780471851455. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-18.
  7. ↑ "Coal Tar use while Breastfeeding | Drugs.com". www.drugs.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Januari 2017. Diakses tanggal 13 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Maibach, Howard I. (2011). Evidence Based Dermatology (dalam bahasa Inggris). PMPH-USA. hlm. 935–936. ISBN 9781607950394. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-18.
  9. ↑ Sneader, Walter (2005). Drug Discovery: A History (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 356. ISBN 9780471899792. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-18.
  10. ↑ "WHO Model List of Essential Medicines (19th List)" (PDF). World Health Organization. April 2015. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 13 Desember 2016. Diakses tanggal 8 Desember 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ Ravina, Enrique (2011). The Evolution of Drug Discovery: From Traditional Medicines to Modern Drugs (dalam bahasa Inggris). John Wiley & Sons. hlm. 23. ISBN 9783527326693. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-09-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan