Selasa, 03 November 2026
10:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Teori pelabelan

identitas diri dan perilaku individu dapat ditentukan atau dipengaruhi oleh istilah yang digunakan untuk menggambarkan atau mengklasifikasikannya; ini berkaitan dengan konsep Ramalan swawujud dan stereotip

Bagikan:

Teori pelabelan berpendapat bahwa identitas diri dan perilaku individu dapat ditentukan atau dipengaruhi oleh istilah yang digunakan untuk menggambarkan atau mengklasifikasikannya. Ini berkaitan dengan konsep Ramalan swawujud dan stereotip. Teori pelabelan berpendapat bahwa penyimpangan tidak melekat dalam suatu tindakan, tetapi berfokus pada kecenderungan mayoritas untuk memberi label negatif pada minoritas atau mereka yang dipandang menyimpang dari norma budaya standar.[1] Teori ini menonjol selama tahun 1960-an dan 1970-an, dan beberapa versi teori yang dimodifikasi telah berkembang dan hingga saat ini masih populer. Stigma didefinisikan sebagai label negatif yang sangat kuat yang mengubah konsep diri seseorang dan identitas sosial.[2]

Teori pelabelan berkaitan erat dengan konstruksi sosial dan analisis interaksi simbolik.[2] Teori pelabelan dikembangkan oleh sosiolog selama tahun 1960-an. Buku Howard Saul Becker, Outsiders, sangat berpengaruh dalam perkembangan teori ini dan popularitasnya.

Teori pelabelan juga terhubung dengan bidang lain selain kejahatan. Misalnya ada teori pelabelan yang sesuai dengan homoseksualitas. Alfred Kinsey dan rekan-rekannya adalah pendukung utama dalam memisahkan perbedaan antara peran seorang "homoseksual" dan tindakan yang dilakukan seseorang. Contohnya adalah gagasan bahwa pria yang melakukan tindakan feminin akan menyiratkan bahwa mereka homoseksual. Thomas J. Scheff menyatakan bahwa pelabelan juga berperan dengan "sakit jiwa". Label tidak mengacu pada kriminal, melainkan tindakan yang tidak diterima secara sosial karena gangguan mental.

Referensi

  1. ↑ Source Wikipedia. 2013. Labeling Theory: Social Constructionism, Social Stigma, Deinstitutionalisation, George Herbert Mead, Howard S. Becker, Labelling. General Books LLC. ISBN9781234583347
  2. 1 2 Macionis, John, and Linda Gerber. 2010. Sociology (7th ed.). London: Pearson Education Canada.

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sosiologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan