Senin, 19 Oktober 2026
08:16 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Tengku Mansur

Tengku Mansur

Bagikan:
Tengku Mansur
250px-Tengku_Mansur.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wali Negara Sumatera Timur
Masa jabatan
28 Januari 1948 –17 Agustus 1950
PresidenSoekarno
PendahuluJabatan dibentuk
PenggantiJabatan dihapuskan
Informasi pribadi
Lahir(1897-01-17)17 Januari 1897
Meninggal6 Oktober 1953(1953-10-06) (umur 56)
Suami/istriSiti Akmal (Amalia Gezina Wempe)
AnakTengku Sariah
Tengkoe Dr. Adil Mansoer
PendidikanSTOVIA
Universitas Leiden

Dr. Tengku Mansur atau Tengku Mansoer (17 Januari 1897 – 6 Oktober 1953) adalah Wali Negara Sumatera Timur, sebagai bagian dari Republik Indonesia Serikat. Ia juga tokoh pendiri dan Ketua Jong Sumatranen Bond (1917–1919).[1]

Biografi

250px-Inauguration_of_Tengku_Mansur_as_the_Wali_Negara_of_East_Sumatra%2C_Bukti%2C_p11.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelantikan Tengku Mansur sebagai Wali Negara Sumatera Timur

Tengku Mansur lahir di Tanjungbalai, Kesultanan Asahan, 17 Januari 1897. Ia merupakan anak dari Tengku Muhammad Adil (Tengku Babul) dengan Raden Ayu Sariah (berasal dari Cianjur).[2] Tengku Muhammad Adil dan saudara-saudaranya dikenal sangat gencar dalam menentang dan melawan Belanda. Hingga pada tahun 1859 Tengku Muhammad Adil dibuang oleh Belanda ke Buitenzorg (Bogor) untuk menghentikan perlawanannya. Ayahnya menikah dengan empat orang istri dan dikaruniai 12 orang anak.[3]

Mansur merupakan bagian dari keluarga bangsawan, karena Sultan Saibon (Sultan Asahan) merupakan keponakannya.[4]

Mansur memulai pendidikan tinggi di Inlandsch Artsen School (STOVIA) di Batavia tahun 1911. Mansur dicatat sebagai satu-satunya siswa bergelar Tengku saat itu. Satu angkatan dengan Mansur (tingkat satu) adalah Abdoel Moenir Nasution. Kakak kelas mereka di tingkat dua (masuk 1910) adalah Ma’moer Al Rasjid Nasution. Di tingkat tiga (masuk 1909) ada Sjoeib Paroehoeman Harahap dan Soeleman Hasiboean.[5]

Ia mulai berorganisasi dan bergabung dengan pemuda-pemuda nasionalis dan mereka mendirikan organisasi Jong Sumatranen Bond yang mana ia terpilih sebagai ketua (1917).[5] Ia melanjutkan sekolah ke Universitas Leiden, Belanda.

Saat berkuliah di Leiden, ia menikah dengan gadis Belanda[4] bernama Amalia Gezina Wempe (1893-1967). Istrinya kemudian mengganti nama menjadi Siti Akmal.[6]

Dari pernikahan itu, Mansur dikaruniai sepasang anak. Anak pertama seorang putri bernama Tengku Sariah lahir di Leiden, 14 Januari 1925 dan meninggal di Medan, 15 April 1994.[7] Anak kedua seorang putra bernama Tengkoe Dr. Adil Mansoer lahir di Leiden, 24 April 1927 dan meninggal di Den Haag, 30 November 1979.[8]

Setelah mendapat gelar dokter di Belanda, Tengku Mansur bekerja sebagai dokter ahli bedah di Medan. Pada bulan November 1947, ia diangkat sebagai Wali Negara Sumatra Timur.[9]

Tengku Mansur meninggal dunia di Medan pada 6 Oktober 1953.[2][9]

Penghargaan

Namanya diabadikan sebagai nama jalan di Medan dan nama rumah sakit umum di Tanjungbalai.

Bibliografi

  • Anthony Reid (2014). The Blood of the People. NUS Press. ISBN 9971696371.
  • Anthony Muner (2011). The Malays. Jhon Willey&Sons. ISBN 1444391666.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tengku Mansur.
  1. ↑ "Indonesia States 1946-1950".
  2. 1 2 https://www.geni.com/people/Tengku-Mansur/6000000003881064166
  3. ↑ https://www.geni.com/people/Tengku-Tengku-Muhammad-Adil-Tengku-Babul/6000000001750278662
  4. 1 2 https://visitlangkat.wordpress.com/2014/11/19/dr-tengku-mansyur/
  5. 1 2 http://poestahadepok.blogspot.com/2018/04/sejarah-kota-medan-67-dr-t-mansur-anak.html
  6. ↑ https://www.geni.com/people/Siti-Akmal-Amalia-Gezina-Wempe/6000000004008011179
  7. ↑ https://www.geni.com/people/Tengku-Sariah/6000000004007849665
  8. ↑ https://www.geni.com/people/Tengkoe-Dr-Adil-Mansoer/6000000004007605733
  9. 1 2 https://books.google.co.id/books?id=k7TrAAAAIAAJ&pg=RA3-PA179&lpg=RA3-PA179&dq=tengku+mansur+6+Oktober+1953&source=bl&ots=2i8cPQJI82&sig=ACfU3U0FnwnqseERT6g390r-U9RZ3PpLmQ&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwjjj92Zv47wAhWafH0KHafeBKkQ6AEwFnoECBAQAg#v=onepage&q=tengku%20mansur%206%20Oktober%201953&f=false
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan