Senin, 26 Oktober 2026
21:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Tendangan penalti

Tendangan penalti

metode menendang dalam sepak bola

Bagikan:
330px-Ivory_Coast_penalty.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tendangan penalti dalam sebuah pertandingan.

Tendangan penalti adalah metode menendang dalam pertandingan sepak bola yang dilakukan dari titik penalti berjarak 11 meter menuju gawang. Tendangan penalti dilakukan selama permainan berlangsung. Tendangan ini terjadi ketika ada sebuah pelanggaran yang dilakukan salah satu anggota pemain di area penalti. Tim yang melakukan pelanggaran harus bersiap mendapatkan serangan tendangan penalti dari tim lawan. Tendangan penalti juga dapat terjadi sebagai ketika kedua tim yang bermain harus melakukan adu penalti berdasarkan beberapa sistem kompetisi untuk menentukan tim pemenang setelah pertandingan berakhir imbang, Namun demikian, dalam penerapannya adu penalti memiliki batasan-batasan yang sedikit berbeda.

Dalam praktiknya, hukuman lebih sering menjadi gol daripada tidak, bahkan terhadap kiper kelas dunia. Artinya, tendangan penalti sering menentukan, terutama dalam permainan yang sedikit menghasilkan gol, siapa yang akan menjadi pemenang. Tendangan penalti yang berhasil sering mematahkan semangat para pemain lawan karena dianggap dimudahkan untuk mencetak gol.

Tendangan ini diperkenalkan pertama kali di wilayah Britania Raya pada akhir abad ke-19. Tendangan penalti pertama pada sebuah laga resmi di dunia diberikan kepada tim Skotlandia, Airdrieonians pada tahun 1891 di Broomfield Park.[1] tendangan penalti pertama di liga diberikan kepada Wolverhampton Wanderers dalam pertandingan mereka melawan Accrington di Stadion Molineux pada tanggal 14 September 1891. Hukuman itu diambil dan dicetak gol oleh Billy Heath ketika Wolves memenangkan pertandingan dengan skor 5-0.[2] Terdapat beberapa teknik dalam tendangan penalti yang langka diterapkan seperti menendang bola pelan untuk kemudian ditendang oleh pemain lain ke arah gawang, seperti percobaan tendangan penalti yang dilakukan Robert Pires yang menendang bola secara pelan untuk ditendang Thierry Henry dalam pertandingan di Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Highbury, meskipun tendangan ini tak berhasil menghasilkan gol.[3]

Referensi

  1. ↑ "Visit Lanarkshire – Airdire". Diakses tanggal 2016-05-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  2. ↑ "Happened on this day – 14 September". BBC News. 14 September 2002. Diakses tanggal 2010-05-22.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Wenger defends Pires over penalty". BBC News. 22 Oktober 2005.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan