Selasa, 29 September 2026
00:53 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Televisi terestrial

Televisi terestrial

Untuk stasiun televisi Amerika Serikat, lihat Antenna TV.
250px-Antenna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto antena televisi jenis Yagi-Uda yang digunakan untuk menerima siaran televisi terestrial melalui frekuensi VHF dan UHF. Antena ini bekerja dengan menangkap gelombang radio dan meneruskan sinyal televisi ke perangkat penerima. Foto ini dibuat oleh Yonatan Horan.

Televisi terestrial adalah sebuah sistem penyiaran televisi yang tidak melibatkan transmisi satelit. Biasanya menggunakan gelombang radio melalui pemancar atau antena televisi. Istilah ini lebih umum di Eropa, sementara di Amerika Serikat disebut sebagai siaran televisi over-the-air (OTA) yang membutuhkan tuner (televisi) untuk menikmati layanannya.

Sejarah penyiaran televisi terestrial dimulai sejak kelahiran televisi sebagai media penyiaran publik di Washington, D.C. pada tanggal 7 April 1927. Selain sistem transmisi Stratovision yang dikembangkan Westinghouse, belum ada sistem transmisi televisi yang lain hingga tahun 1950-an sebelum lahirnya televisi kabel atau televisi antena kelompok (community antenna television, CATV). Sistem penyampaian sinyal televisi bukan terestrial yang pertama, sama sekali tidak tergantung pada sinyal yang berasal dari sumber terestrial tradisional yang mulai menggunakan satelit komunikasi pada tahun 1960-an dan 1970-an.

Lihat pula

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik televisi, stasiun televisi, atau acara televisi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan