Kamis, 22 Oktober 2026
08:41 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Tegangan geser

Tegangan geser

Bagikan:
Tegangan geser
shear stress
Simbol umumτ
Satuan SIpascal
Turunan dari
besaran lainnya
τ = F / A
250px-Shear_stress_simple.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gaya geser diberikan pada bagian atas persegi panjang sedangkan bagian bawahnya tetap. Maka, tegangan geser, τ {\displaystyle \tau \,} {\displaystyle \tau \,}, akan mendeformasi persegi panjang menjadi jajar genjang.

Tegangan geser (bahasa Inggris:shear stress), diberi lambang τ {\displaystyle \tau \,} {\displaystyle \tau \,} (Yunani: tau), didefinisikan sebagai komponen tegangan coplanar dengan penampang melintang sebuah benda. Tegangan geser timbul dari komponen vektor gaya paralel ke penampang melintang. tegangan normal, di sisi lain, muncul dari komponen vektor gaya tegak lurus dari penampang melintang bahan.

Tegangan geser umum

Rumus untuk menghitung tegangan geser rata-rata adalah gaya dibagi luas:[1]

τ = F A , {\displaystyle \tau ={F \over A},} {\displaystyle \tau ={F \over A},}

di mana:

τ {\displaystyle \tau } {\displaystyle \tau } = tegangan geser;
F {\displaystyle F} {\displaystyle F} = gaya yang diterapkan;
A {\displaystyle A} {\displaystyle A} = luas cross-sectional bahan dengan luas paralel dengan vektor gaya yang diterapkan.

Bentuk lain

murni

Tegangan geser murni berhubungan dengan regangan geser murni, dilambangkan dengan γ {\displaystyle \gamma } {\displaystyle \gamma }, dengan persamaan berikut:[2]

τ = γ G {\displaystyle \tau =\gamma G\,} {\displaystyle \tau =\gamma G\,}

di mana G {\displaystyle G} {\displaystyle G} adalah modulus geser bahan itu, yang dihitung dengan

G = E 2 ( 1 + ν ) . {\displaystyle G={\frac {E}{2(1+\nu )}}.} {\displaystyle G={\frac {E}{2(1+\nu )}}.}

Di sini E {\displaystyle E} {\displaystyle E} adalah modulus Young dan ν {\displaystyle \nu } {\displaystyle \nu } adalah rasio Poisson.

Beam shear

Beam shear didefinisikan sebagai tegangan geser internal suatu beam yang disebabkan oleh gaya geser pada beam itu.

τ = V Q I t , {\displaystyle \tau ={VQ \over It},} {\displaystyle \tau ={VQ \over It},}

di mana

V = total gaya geser pada lokasi yang dimaksud;
Q = momentum statik dari area;
t = ketebalan bahan yang tegak lurus dengan arah geser;
I = Momentum inersia seluruh area cross sectional.

Rumus beam shear juga dikenal sebagai rumus "Zhuravskii Shear Stress" menurut Dmitrii Ivanovich Zhuravskii yang menurunkannya pada tahun 1855.[3][4]

Impact shear

Tegangan geser maksimum yang ditimbulkan oleh subjek batangan bulat padat terhadap impak dihitung dengan persamaan:

τ = 2 ( U G V ) 1 2 , {\displaystyle \tau =2\left({UG \over V}\right)^{1 \over 2},} {\displaystyle \tau =2\left({UG \over V}\right)^{1 \over 2},}

di mana

U = perubahan energi kinetik;
G = modulus geser;
V = volume batang;

dan

U = U r o t a t i n g + U a p p l i e d ; {\displaystyle U=U_{rotating}+U_{applied}\,;} {\displaystyle U=U_{rotating}+U_{applied}\,;}
U r o t a t i n g = 1 2 I ω 2 ; {\displaystyle U_{rotating}={1 \over 2}I\omega ^{2}\,;} {\displaystyle U_{rotating}={1 \over 2}I\omega ^{2}\,;}
U a p p l i e d = T θ d i s p l a c e d ; {\displaystyle U_{applied}=T\theta _{displaced}\,;} {\displaystyle U_{applied}=T\theta _{displaced}\,;}
I {\displaystyle I\,} {\displaystyle I\,} = momentum inersia massa massa ;
ω {\displaystyle \omega \,} {\displaystyle \omega \,} = kecepatan angular.

Tegangan geser dalam cairan

Setiap cairan (termasuk benda cair dan gas) bergerak sepanjang batasan (boundary) padat akan mengalami suatu tegangan geser pada batasan itu. Kondisi tidak selip[5] menyatakan bahwa kecepatan cairan pada suatu batasan (terhadap batasan itu) adalah nol, tetapi pada ketinggian tertentu dari batasan, kecepatan aliran harus sama dengan kecepatan cairan itu. Daerah antara kedua titik ini secara tepat dinamai lapisan batasan (boundary layer). Untuk semua cairan Newtonian dalam laminar flow tegangan geser berbanding lurus dengan laju regangan dalam cairan di mana viskositas merupakan konstanta proporsionalitas itu. Namun untuk cairan bukan-Newtonian, ini tidak berlaku karena pada cairan-cairan ini viskositas tidak konstan. Tegangan geser diberikan kepada batasan sebagai hasil kehilangan kecepatan ini. Tegangan geser, untuk suatu cairan Newtonian, pada elemen permukaan yang paralel terhadap suatu bidang datar, pada titik y, dihitung dengan:

τ ( y ) = μ ∂ u ∂ y {\displaystyle \tau (y)=\mu {\frac {\partial u}{\partial y}}} {\displaystyle \tau (y)=\mu {\frac {\partial u}{\partial y}}}

di mana

μ {\displaystyle \mu } {\displaystyle \mu } adalah viskositas dinamik cairan;
u {\displaystyle u} {\displaystyle u} adalah kecepatan cairan sepanjang batasan;
y {\displaystyle y} {\displaystyle y} adalah ketinggian di atas batasan.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Hibbeler, R.C. (2004). Mechanics of Materials. New Jersey USA: Pearson Education. hlm. 32. ISBN 0-13-191345-X.
  2. ↑ "Strength of Materials". Eformulae.com. Diakses tanggal 24 Desember 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ ЛЕКЦИЯ ФОРМУЛА ЖУРАВСКОГО [Zhuravskii's Formula]. СОПРОМАТ ЛЕКЦИИ (dalam bahasa Russian). Diakses tanggal 2014-02-26.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ↑ "Flexure of Beams" (PDF). Mechanical Engineering Lectures. McMaster University.[pranala nonaktif permanen]
  5. ↑ Day, Michael A. (2004), The no-slip condition of fluid dynamics, Springer Netherlands, hlm. 285–296, ISSN 0165-0106[pranala nonaktif permanen].

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan