Senin, 21 September 2026
11:49 WIB
TERKINI
Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Nasional Misteri 'Data Abadi' di Kejaksaan: Ancaman Serius bagi Keadilan Hukum Hype Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Dihadiri Sederet Artis Papan Atas Berita Alarm Merah Kalijodo: Pungli dan Botol Miras Ancam Ruang Publik Berita Jaringan Vape Narkoba Terbongkar, Selebgram Jule Turut Diamankan Polisi Internasional Ribuan Drone Ukraina Gempur Moskow, Rusia Ancam Intensifkan Serangan ke Kyiv Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Nasional Misteri 'Data Abadi' di Kejaksaan: Ancaman Serius bagi Keadilan Hukum Hype Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Dihadiri Sederet Artis Papan Atas Berita Alarm Merah Kalijodo: Pungli dan Botol Miras Ancam Ruang Publik Berita Jaringan Vape Narkoba Terbongkar, Selebgram Jule Turut Diamankan Polisi Internasional Ribuan Drone Ukraina Gempur Moskow, Rusia Ancam Intensifkan Serangan ke Kyiv Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak
Technicolor

Technicolor

Artikel ini berisi tentang markah dagang memprosesan film. Untuk perusahaan induk dengan nama yang sama, lihat Technicolor SA. Untuk penggunaan lain, lihat Technicolor (disambiguasi).
330px-Spirit_43_-_Average_Donald_Duck_Title_card_-_t%C3%ADtol.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah kartu judul untuk sebuah kartun Walt Disney Donald Duck dengan sebuah kredit "in Technicolor". Beberapa film kartun pendek Amerika tahun 1930-an dan '40-an diproduksi dalam Technicolor.

Technicolor adalah serangkaian proses film berwarna, versi pertamanya bermula dari tahun 1916,[1] dan disusul oleh versi-versi yang dikembangan sepanjang beberapa dekade.

Ini adalah proses pewarnaan besar kedua, setelah Kinemacolor dari Inggris, dan proses pewarnaan yang paling banyak digunakan di Hollywood dari 1922 sampai 1952. Technicolor dikenal dan dijunjung karena warna yang sangat tersaturasikannya, dan awalnya paling umum digunakan untuk memfilmkan musikal-musikal seperti The Wizard of Oz (1939) dan Down Argentine Way (1940), film-film kostum seperti The Adventures of Robin Hood (1938) dan Gone with the Wind (1939), dan film-film animasi seperti Snow White and the Seven Dwarfs (1937) dan Fantasia (1940). Seiring berkembangnya teknologi, pemrosesan tersebut juga kurang banyak digunakan pada film-film drama dan komedi. Meskipun demikian, film noir—seperti Leave Her to Heaven (1945) atau Niagara (1953)—difilmkan menggunakan Technicolor.

"Technicolor" adalah markah dagang bagi serangkaian pemrosesan film berwarna yang dipelopori oleh Technicolor Motion Picture Corporation (sebuah cabang dari Technicolor, Inc.), sekarang sebuah divisi dari perusahaan Prancis Technicolor SA. Technicolor Motion Picture Corporation didirikan di Boston pada 1914 (terinkorporasi di Maine pada 1915) oleh Herbert Kalmus, Daniel Frost Comstock, dan W. Burton Wescott.[2] "Tech" dalam nama perusahaan tersebut terinspirasi dari Massachusetts Institute of Technology, di mana Kalmus dan Comstock meraih gelar pasca-kelulusan mereka dan kemudian menjadi pengajar.[3] Technicolor, Inc. tercarter di Delaware pada 1921.[4][5] Kebanyakan paten awal Technicolor dipegang oleh Comstock dan Wescott, sementara Kalmus utamanya menjabat sebagai presiden dan kepala jabatan eksekutif perusahaan tersebut.

Referensi

  1. USpatent 1208490,dikeluarkan tanggal December 12, 1916 
  2. "What? Color in the Movies Again?" Fortune, October 1934.
  3. http://www.hollywoodreporter.com/hr/search/article_display.jsp?vnu_content_id=1000902888.{{cite news}}: |title= tidak ada atau kosong[pranala nonaktif permanen]
  4. "$1,000,000 Company Will Color Movies", The New York Times, September 21, 1922, p. 1.
  5. "Technicol.-Prizma Controversy", The Wall Street Journal, Dec. 7, 1922, p. 12.

Bacaan tambahan

  • Fred E. Basten, Glorious Technicolor: The Movies' Magic Rainbow. Easton Studio Press, 2005. ISBN 0-9647065-0-4
  • Adrian Cornwell-Clyne, Colour Cinematography. London Champman & Hall, 1951.
  • Layton, James – Pierce, David: The Dawn of Technicolor, 1915–1935. George Eastman House, Rochester (N.Y.), 2015. ISBN 978-0-93539-828-1
  • Richard W. Haines, Technicolor Movies: The History of Dye Transfer Printing. McFarland & Company, 2003. ISBN 0-7864-1809-5
  • John Waner, Hollywood's Conversion of All Production to Color. Tobey Publishing, 2000.
  • Herbert T. Kalmus with Elenaore King Kalmus, Mr. Technicolor: The Fascinating Story of the Genius Who Invented Technicolor and Forever Changed the History of Cinema. MagicImage Filmbooks, 1993. ISBN 1-882127-31-5

Pranala luar

Lihat entri technicolor di kamus bebas Wikikamus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan