Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Tears for Fears" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Desember 2021) |
Tears for Fears | |
|---|---|
Roland Orzabal (kiri) dan Curt Smith (kanan) pada konser di Hannover, 2008 | |
| Informasi latar belakang | |
| Asal | Bath, Somerset, Inggris |
| Genre | |
| Tahun aktif | 1981 – sekarang |
| Label | |
| Situs web | tearsforfears.com |
| Anggota | |
| Mantan anggota |
|
Tears for Fears adalah grup musik pop rok asal Inggris yang dibentuk di Bath pada tahun 1981 oleh Curt Smith dan Roland Orzabal. Grup ini dibentuk setelah bubarnya grup pertama mereka, Graduate, yang dipengaruhi subkultur mod. Tears for Fears kemudian dikaitkan dengan grup-grup synth-pop pada dekade 1980-an dan meraih kesuksesan di tangga lagu internasional sebagai bagian dari Invasi Britania Kedua.[8]
Album studio perdana mereka, The Hurting (1983), mencapai peringkat pertama di UK Albums Chart, sementara tiga singel hit pertama mereka – "Mad World", "Change", dan "Pale Shelter" – masuk lima besar UK Singles Chart. Album studio kedua mereka, Songs from the Big Chair (1985), mencapai peringkat pertama Billboard 200 Amerika Serikat serta meraih sertifikasi multiplatinum di Amerika Serikat dan Inggris Raya.[9][10] Dua singel dari album tersebut, "Shout" dan "Everybody Wants to Rule the World", mencapai peringkat pertama di Billboard Hot 100 Amerika Serikat dan masuk lima besar tangga lagu Inggris. "Everybody Wants to Rule the World" memenangkan penghargaan Best British Single pada Brit Award tahun 1986.[11] Album studio ketiga mereka, The Seeds of Love (1989), juga mencapai peringkat pertama di tangga album Inggris dan menghasilkan singel "Sowing the Seeds of Love", yang masuk lima besar di kedua sisi Atlantik.
Setelah tur The Seeds of Love pada tahun 1990, Orzabal dan Smith berpisah secara tidak baik-baik. Orzabal mempertahankan nama Tears for Fears sebagai proyek solo dan merilis album studio Elemental (1993), yang menghasilkan hit internasional "Break It Down Again", serta Raoul and the Kings of Spain (1995). Orzabal dan Smith berdamai pada tahun 2000 dan merilis album studio yang berisi materi baru, Everybody Loves a Happy Ending, pada tahun 2004. Sejak saat itu, keduanya melakukan tur secara berkala. Setelah melalui proses pengembangan selama hampir satu dekade, album studio ketujuh mereka, The Tipping Point, dirilis pada tahun 2022.[12] Album tersebut menjadi album keenam Tears for Fears yang berhasil masuk lima besar tangga album Inggris sekaligus menjadi pencapaian tertinggi mereka di tangga tersebut dalam 30 tahun. The Tipping Point juga berhasil masuk 10 besar di sejumlah negara lain, termasuk Amerika Serikat.
Pada tahun 2021, Orzabal dan Smith memperoleh Penghargaan Ivor Novello untuk kategori 'Outstanding Song Collection' sebagai pengakuan atas "album-album Tears for Fears yang menentukan suatu era" serta "singel-singel hit yang inovatif dan mendapat pujian luas kritikus".[13]
Sejarah
Pembentukan dan pengaruh
Orzabal dan Smith bertemu saat masih remaja di Bath, Somerset, dan menjadi dekat karena sama-sama menggemari grup musik rok seperti Thin Lizzy dan Blue Öyster Cult.[14] Mereka mengawali karier profesional dengan grup Graduate, sebuah grup musik beraliran mod revival/new wave yang dipengaruhi oleh The Jam dan musik two-tone.[15] Pada tahun 1980, Graduate merilis album Acting My Age dan singel "Elvis Should Play Ska" (merujuk pada Elvis Costello). Singel tersebut tidak masuk tangga lagu pop Inggris, tetapi meraih hasil yang baik di Spanyol dan Swiss. Graduate bubar pada tahun 1981. Segera setelah itu, Orzabal dan Smith menjadi musisi sesi untuk grup musik Neon,[16] tempat mereka pertama kali bertemu pemain drum Tears for Fears di masa depan, Manny Elias. Neon juga beranggotakan Pete Byrne dan Rob Fisher, yang di kemudian hari membentuk grup musik Naked Eyes.[17] Keduanya terus bekerja sama dan mendapat inspirasi dari musisi seperti Talking Heads, Peter Gabriel, dan Brian Eno.[18][19]
Setelah terkesan oleh corak synth-pop dalam lagu "Are 'Friends' Electric?" (1979) milik Tubeway Army, Orzabal dan Smith mulai bereksperimen dengan musik elektronik. Karya grup musik seperti Orchestral Manoeuvres in the Dark (OMD), Depeche Mode, dan The Human League semakin memantapkan arah musik mereka yang baru.[15][20] Orzabal dan Smith tampil sebagai duo, mengikuti format yang telah dipopulerkan oleh grup seperti OMD dan Soft Cell; majalah Smash Hits membandingkan gaya busana awal mereka dengan OMD.[14][21] Orzabal juga mendapat pengaruh dari grup pascapunk Joy Division, yang karyanya mengangkat tema keinginan untuk bunuh diri.[18]
Pada awalnya, duo tersebut menggunakan nama History of Headaches.[22] Nama Tears for Fears yang kemudian mereka gunakan terinspirasi oleh terapi primal yang dikembangkan oleh psikolog Amerika, Arthur Janov. Terapi ini mendapat perhatian luas setelah John Lennon menjadi pasien Janov pada tahun 1970.[23] Ketika akhirnya bertemu dengan Janov pada pertengahan tahun 1980-an, Orzabal dan Smith kecewa karena mendapati bahwa Janov telah menjadi begitu "Hollywood" dan menginginkan mereka menulis sebuah musikal untuknya.[24]
Sebagai Tears for Fears, Orzabal dan Smith bermaksud menjadikan diri mereka sebagai inti grup dan mengajak musisi lain untuk melengkapi susunan grup. Pada masa ini, mereka bertemu dengan musisi lokal Ian Stanley, yang menawarkan penggunaan studio rekaman 8 jalur miliknya secara gratis. Stanley kemudian bergabung dengan duo tersebut sebagai pemain kibor. Setelah merekam dua demo, Tears for Fears dikontrak oleh Mercury Records di Inggris pada tahun 1981 melalui manajer A&R Dave Bates.[18][25] Singel pertama mereka, "Suffer the Children", yang diproduseri oleh David Lord, dirilis oleh label tersebut pada bulan November 1981. Singel tersebut kemudian diikuti oleh "Pale Shelter" edisi pertama (diproduseri Mike Howlett) pada bulan Maret 1982, tetapi kedua singel tersebut tidak meraih kesuksesan.
The Hurting dan singel-singel hit pertama (1982–1983)
Tears for Fears mencapai kesuksesan pertama melalui singel ketiga mereka, "Mad World", yang mencapai peringkat ketiga di Inggris pada bulan November 1982.[26] Album perdana mereka, The Hurting, dirilis pada bulan Maret 1983.
Album tersebut diproduseri oleh Chris Hughes dan Ross Cullum serta menampilkan lagu-lagu yang berbasis gitar dan penyintesis dengan lirik yang mencerminkan masa kanak-kanak Orzabal yang penuh kepahitan dan ketertarikannya pada terapi primal.[18] Album tersebut meraih kesuksesan besar dan bertahan selama 65 pekan di tangga lagu Inggris, sekaligus mencapai peringkat pertama dan meraih sertifikasi platinum. Album tersebut juga mencapai 20 besar di sejumlah negara lain dan menghasilkan singel-singel hit internasional, yaitu "Mad World" (masuk lima besar di Afrika Selatan), "Change" (masuk 40 besar di Afrika Selatan, Australia, Belanda, Irlandia, Israel, Italia, Kanada, Polandia, serta menjadi singel pertama mereka yang masuk Billboard Hot 100 Amerika Serikat), serta versi rekaman ulang "Pale Shelter". Ketiga singel tersebut mencapai lima besar di Inggris.
Menjelang akhir tahun 1983, grup tersebut merilis sebuah singel baru yang sedikit lebih eksperimental, "The Way You Are", yang dimaksudkan sebagai rilisan sementara selama mereka mengerjakan album kedua. Singel tersebut masuk 30 besar di Inggris, tetapi tidak mampu menyamai kesuksesan tiga singel hit sebelumnya, meskipun mereka mengadakan tur konser nasional pada bulan Desember tahun itu, yang kemudian didokumentasikan dalam video konser In My Mind's Eye. Singel tersebut banyak menggunakan sampel dan ritme terprogram, sehingga berbeda dari pendekatan musik Tears for Fears sebelumnya. Dalam catatan sampul album kompilasi sisi-B Saturnine Martial & Lunatic, mereka menulis bahwa "pada titik inilah kami menyadari bahwa kami harus mengubah arah bermusik kami", meskipun gaya yang agak eksperimental dari singel tersebut masih tercermin dalam lagu-lagu sisi-B yang mereka rilis setelahnya.
Songs from the Big Chair dan ketenaran di seluruh dunia (1984–1986)

Pada awal tahun 1984, mereka mulai bekerja sama dengan produser baru, Jeremy Green, untuk menggarap singel baru mereka "Mothers Talk". Namun, grup ini merasa tidak puas dengan hasilnya sehingga mereka kembali bekerja sama dengan produser Chris Hughes dan proses produksi singel "Mothers Talk" kembali diulang. Singel ini memiliki warna musik yang berbeda dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya dan dirilis pada Agustus 1984. "Mothers Talk" masuk 20 besar di Inggris, tetapi singel mereka yang berikutnya, "Shout" (dirilis di Inggris pada bulan November 1984), yang menjadi awal ketenaran internasional mereka.
"Shout", yang masuk lima besar di Inggris, membuka jalan bagi album kedua mereka, Songs from the Big Chair (dirilis pada bulan Februari 1985). Album tersebut memasuki tanggal album Inggris di peringkat 2 dan bertahan di posisi atas tangga album selama 12 bulan berikutnya. Mereka meninggalkan nuansa synth-pop yang dominan pada album pertama dan mengembangkan teknik suara yang lebih canggih, yang kemudian menjadi ciri khas gaya bermusik mereka. Dengan Orzabal, Stanley, dan produser Hughes sebagai pusat kreatifnya, warna musik baru Tears for Fears membantu menjadikan Songs from the Big Chair sebagai salah satu album terlaris di dunia. Album tersebut akhirnya meraih sertifikasi platinum tripel di Inggris dan platinum kuintupel di Amerika Serikat (tempat album tersebut bertahan di peringkat pertama selama lima minggu pada musim panas tahun 1985).[27]
Judul album tersebut terinspirasi dari buku dan miniseri televisi Sybil, yang mengisahkan seorang wanita dengan gangguan identitas disosiatif yang mencari perlindungan di "kursi besar" milik psikiaternya. Orzabal dan Smith menyatakan bahwa mereka merasa setiap lagu dalam album tersebut memiliki kepribadian yang khas. Grup tersebut juga mereka sebuah lagu berjudul "The Big Chair", yang dirilis sebagai sisi-B "Shout" tetapi tidak dimasukkan ke dalam album.
Kesuksesan album tersebut berjalan beriringan dengan deretan singel hit yang dihasilkannya: "Mothers Talk" (direkam ulang untuk perilisan di Amerika Serikat pada tahun 1986), "Shout" (peringkat 4 di Inggris, peringkat 1 di Amerika Serikat, Australia, Belanda, Jerman, Kanada, Swiss, serta menjadi hit besar di berbagai wilayah lainnya), "Everybody Wants to Rule the World" (menjadi singel mereka dengan peringkat tertinggi di Inggris dan Irlandia, masing-masing di posisi kedua, serta posisi pertama di Amerika Serikat dan Kanada), "Head over Heels" (peringkat ke-12 di Inggris, ketiga di Amerika Serikat, kelima di Irlandia, dan kedelapan di Kanada), dan "I Believe (A Soulful Re-Recording)" (peringkat ke-23 di Inggris dan ke-10 di Irlandia).[28] Di beberapa wilayah, singel-singel hit tersebut juga dirilis dalam edisi terbatas berformat 10 inci, serta berbagai paket ganda dan cakram bergambar, selain format reguler 7 inci dan 12 inci.
Setelah album tersebut dirilis, grup tersebut menggelar tur dunia yang berlangsung hampir sepanjang tahun, termasuk tampil di Montreux Golden Rose Rock and Pop Festival in May 1985.[29] Pada bulan September 1985, grup tersebut membawakan "Shout" dalam MTV Video Music Awards 1985 di Radio City Music Hall, New York.[30] Dalam tur tersebut, Orzabal dan Smith menemukan penyanyi sekaligus pianis Amerika, Oleta Adams, yang sedang tampil di sebuah bar hotel di Kansas City, dan mengundangnya untuk berkolaborasi dalam album mereka berikutnya. Menjelang akhir tahun, mereka merilis koleksi video sekaligus dokumenter berjudul Scenes from the Big Chair.
Pada bulan Februari 1986, setelah menyelesaikan tur dunia Big Chair yang panjang dan melelahkan, Tears for Fears mendapat penghargaan dalam Brit Awards 1986 yang diselenggarakan di London, dan memenangkan penghargaan Best British Single untuk "Everybody Wants to Rule the World".[31] Grup tersebut juga dinominasikan untuk kategori Best British Group dan Best British Album, sementara Chris Hughes dinominasikan untuk Best Producer.[31] Tears for Fears membawakan lagu tersebut dalam acara itu, yang kemudian menjadi penampilan publik terakhir Manny Elias sebagai pemain drum grup tersebut sebelum ia meninggalkan grup tidak lama kemudian.
Pada waktu yang sama, grup tersebut dinominasikan untuk kategori Favorite Pop/Rock Duo/Group dan Favorite Pop/Rock Duo/Group Video Artist dalam American Music Awards 1986 di Los Angeles;[32] dan membawakan "Everybody Wants to Rule the World" dalam acara televisi tersebut.[33] Pada April, versi remix "Mothers Talk" dirilis di Amerika Utara, dan mencapai 40 besar di Amerika Serikat.[34]
Di tahun yang sama, Orzabal dan Stanley mengerjakan proyek sampingan bernama Mancrab dan merilis sebuah singel, "Fish for Life", yang ditulis untuk lajur suara film The Karate Kid, Part II. Lagu tersebut ditulis dan diproduseri oleh Orzabal dan Stanley serta menampilkan vokal penyanyi/penari Amerika Serikat Eddie Thomas, yang merupakan salah satu penari dalam video "Everybody Wants to Rule the World".
Live Aid
Pada 13 Juli 1985, Tears for Fears dijadwalkan tampil dalam acara amal Live Aid di JFK Stadium, Philadelphia. Namun, pada pagi hari acara tersebut, diumumkan bahwa grup tersebut (yang sebenarnya telah dijadwalkan tampil sebelum mereka menyatakan kesediaan untuk berpartisipasi) mengundurkan diri. Mereka digantikan oleh grup blues rok George Thorogood and the Destroyers, yang memiliki banyak penggemar di wilayah Philadelphia. Alasan resmi ketidakhadiran mereka adalah karena dua musisi pendukung, gitaris Andrew Sanders dan pemain saksofon Will Gregory, keluar setelah kontrak mereka berakhir. Keduanya kemudian digantikan oleh Alan Griffiths pada gitar dan Josephine Wells pada saksofon untuk sebagian besar sisa tur dunia 1985. Sebagai pengganti penampilan mereka di acara tersebut, grup ini berjanji menyumbangkan hasil dari konser mereka di Tokyo, Sydney, London, dan New York.[35]
Sebagai sumbangan tambahan, pada tahun 1986 grup ini juga merekam versi yang sedikit diubah dari salah satu lagu hit terbesar mereka dan merilisnya untuk Sport Aid, sebuah gerakan penggalangan dana di Inggris yang merupakan proyek saudari Band Aid. Dalam acara tersebut, masyarakat mengikuti perlombaan lari dengan berbagai jarak dan tingkat keseriusan untuk mengumpulkan lebih banyak dana bagi proyek-proyek bantuan kelaparan di Afrika. Slogan Sport Aid adalah "I Ran the World", sehingga Tears for Fears merilis "Everybody Wants to Run the World" (mencapai peringkat kelima di Inggris dan keempat di Irlandia). Secara tidak langsung, grup ini juga terlibat dalam singel Band Aid "Do They Know It's Christmas?" pada 1984, yang menggunakan sampel lagu mereka, "The Hurting", dengan tempo yang diperlambat, dalam bagian pembukanya.
The Seeds of Love (1987–1990)
Pada tahun 1989, grup tersebut merilis album studio ketiga mereka, The Seeds of Love, dengan biaya produksi yang dilaporkan mencapai lebih dari satu juta paun.[36][37] Ian Stanley tampil untuk terakhir kalinya sebagai anggota Tears for Fears dalam album tersebut. Stanley dan Chris Hughes meninggalkan proyek dan grup tersebut pada awal sesi rekaman karena perbedaan kreatif. Album tersebut kemudian sebagian besar ditulis oleh Orzabal bersama pemain kibor Nicky Holland (yang pernah menjalani tur dunia "Big Chair" bersama Tears for Fears pada tahun 1985). Setelah berpindah-pindah studio dan menggunakan beberapa produser selama berbulan-bulan, grup tersebut akhirnya memutuskan untuk mengesampingkan hasil rekaman yang telah dibuat dan mengambil alih proses produksinya sendiri dengan bantuan teknisi rekaman Dave Bascombe. Sebagian besar materi direkam melalui sesi jamming yang kemudian disunting. Lamanya proses produksi menyulitkan perusahaan manajemen grup tersebut, yang telah mengeluarkan dana secara berlebihan untuk urusan bisnis lainnya dan berharap album tersebut dapat dirilis lebih cepat untuk melunasi utang perusahaan.[38][39]
Album ini mempertahankan ciri khas musik grup tersebut sekaligus menunjukkan pengaruh yang semakin beragam, mulai dari jaz dan blues hingga The Beatles. Pengaruh The Beatles terlihat dalam singel hit "Sowing the Seeds of Love".[40] Singel kedua dari album tersebut adalah "Woman in Chains" (masuk 40 besar di Amerika Serikat, Belanda, Inggris, Irlandia, Italia, Kanada, Prancis, dan Swedia). Dalam lagu tersebut, Phil Collins memainkan drum sementara Oleta Adams, yang di kemudian hari akan dibimbing Orzabal hingga meraih kesuksesan sebagai penyanyi solo, menyumbang vokal.
Album tersebut meraih kesuksesan di seluruh dunia, mencapai peringkat pertama UK Albums Chart serta masuk 10 besar di Amerika Serikat dan sejumlah negara lainnya, dan pada akhirnya terjual jutaan kopi di berbagai negara. Grup tersebut kemudian memulai tur dunia "Seeds of Love" secara ekstensif yang disponsori Philips untuk mulai melunasi utang yang timbul selama proses rekaman. Penampilan grup tersebut di Santa Barbara, California, pada Mei 1990 direkam untuk video konser Going to California. Sementara itu, singel "Advice for the Young at Heart" dan "Famous Last Words" hanya meraih keberhasilan terbatas di tangga lagu.[41]
Pada 1990, Virgin Books menerbitkan buku pendamping setebal 64 halaman yang diberi judul Tears for Fears – The Seeds of Love. Buku tersebut memuat gambaran mendalam mengenai proses penulisan lagu dan produksi album berdasarkan pandangan Orzabal, Holland, dan Adams, serta memuat partitur musik untuk setiap lagu dan foto-foto promosi langka dari masa tersebut.
Perpisahan (1991–1992)
Setelah The Seeds of Love, hubungan Orzabal dan Smith memburuk dan keduanya berpisah pada tahun 1991. Perpisahan tersebut dikaitkan dengan pendekatan perfeksionis Orzabal dalam proses produksi serta penundaan yang disebabkan oleh gaya hidup Smith yang gemar bepergian dan keinginannya untuk memperlambat ritme kerja mereka (saat itu, Smith juga sedang menjalani proses perceraian).[42] Faktor lain yang turut menyebabkan perpisahan tersebut adalah manajer grup, Paul King, yang menyatakan bangkrut pada tahun 1990 dan kemudian dinyatakan bersalah atas tindak pidana penipuan pada tahun 2004.[38][43]
Setelah perpisahan mereka, Orzabal mempertahankan nama Tears for Fears dan merilis singel "Laid So Low (Tears Roll Down)" pada tahun 1992. Singel tersebut dirilis untuk mempromosikan album kompilasi lagu-lagu hit grup, Tears Roll Down (Greatest Hits 82–92), yang memuat semua singel yang mencapai 20 besar di Inggris atau di tangga lagu internasional, kecuali singel yang dirilis untuk penggalangan dana Sport Aid. Album tersebut mencapai peringkat kedua di Inggris dan meraih sertifikasi platinum ganda, serta masuk 10 besar di sejumlah negara lain, termasuk Italia, Prancis, dan Selandia Baru.[44]
Era solo: Elemental dan Raoul and the Kings of Spain (1993–1999)
Pada tahun 1993, Orzabal (masih menggunakan nama Tears for Fears) merilis album Elemental bersama kolaborator lamanya, Alan Griffiths. Album tersebut diproduseri bersama oleh Tim Palmer dan menghasilkan singel hit internasional "Break It Down Again" (masuk 20 besar di Inggris, Italia, Kanada, dan Prancis). Album tersebut juga didukung tur dunia yang kembali meraih kesuksesan, termasuk tur kampus di Amerika Serikat, tempat "Break It Down Again" mencapai peringkat ke-25. Meskipun hanya mencapai peringkat ke-45 di Amerika Serikat, jauh di bawah dua album sebelumnya, album tersebut tetap meraih sertifikasi emas di negara tersebut setelah terjual lebih dari 500.000 kopi.
Pada tahun 1995, Orzabal, yang masih bekerja sama dengan Griffiths dan Palmer, merilis album Tears for Fears lainnya, Raoul and the Kings of Spain. Album ini lebih bersifat kontemplatif, menggali warisan budaya Spanyol Orzabal dan menampilkan pengaruh musik Latin yang sebelumnya tidak tampak pada karya-karya mereka (Raoul awalnya merupakan nama yang diinginkan orang tua Orzabal untuknya dan juga merupakan nama putra sulungnya). Album tersebut tidak meraih kesuksesan komersial menurut standar Tears for Fears, meskipun singel yang berjudul sama dengan album tersebut meraih kesuksesan terbatas di tangga lagu (masuk 40 besar di Inggris), sementara singel "God's Mistake" meraih kesuksesan yang lebih terbatas lagi.
Pada tahun 1996, album kompilasi sisi-B, Saturnine Martial & Lunatic, dirilis oleh Mercury. Album tersebut memuat lagu-lagu sisi-B dan beberapa lagu langka dari periode kesuksesan grup pada 1982–1993.
Reuni: Everybody Loves a Happy Ending (2000–2009)
Sekitar tahun 2000, Orzabal dan Smith mulai saling berkomunikasi kembali setelah Orzabal membantu Smith mengurus beberapa dokumen hukum rutin.[45] Smith terbang kembali ke Inggris (di mana Orzabal masih bermukim). Keduanya makan malam bersama dan memutuskan untuk mengerjakan proyek album baru bersama-sama.[46][47][48]
Sesi penulisan lagu melibatkan Charlton Pettus (kolaborator Smith sejak pertengahan dekade 1990-an), dan sebanyak 14 lagu berhasil ditulis dan direkam dalam waktu kurang dari enam bulan. Setelah awalnya dikontrak oleh Arista Records melalui L.A. Reid pada tahun 2003, terjadinya merger perusahaan dan kepergian Reid dari perusahaan menyebabkan mereka memilih untuk mengakhiri kontrak. Album yang dihasilkan, Everybody Loves a Happy Ending, akhirnya dirilis di Amerika Serikat pada bulan September 2004 melalui New Door Records. Setelah itu, mereka mengadakan dua tur di Amerika Serikat. Dalam tur tahun 2004, Oleta Adams tampil sebagai bintang tamu tanpa persiapan sebelumnya dalam pertunjukan di Kansas City untuk membawakan "Woman in Chains".
Everybody Loves a Happy Ending dirilis di Inggris dan Eropa pada Maret 2005 melalui Gut Records, tak lama setelah singel comeback "Closest Thing to Heaven" menjadi singel pertama Tears for Fears yang masuk UK Top 40 dalam satu dekade. Video promo singel tersebut menampilkan fantasi penuh warna dengan aktris Hollywood Brittany Murphy menaiki balon udara. Edisi album yang dirilis di Eropa memuat seluruh 14 lagu yang direkam selama sesi rekaman, sedangkan edisi Amerika Serikat hanya memuat 12 lagu. Pada bulan April, mereka kemudian mengadakan tur singkat di sejumlah tempat pertunjukan besar di Inggris.
Penampilan langsung di stadion Parc des Princes, Paris, yang direkam pada bulan Juni 2005 dirilis dalam format CD dan DVD di Prancis dan Benelux. Berjudul Secret World – Live in Paris, album tersebut dirilis melalui label XIII Bis pada awal tahun 2006 dan menjadi salah satu rilisan terlaris, dengan lebih dari 70.000 kopi fisik terjual selain unduhan digital. CD tersebut memuat lagu studio baru, "Floating Down the River", serta versi remaster lagu Curt Smith/Mayfield, "What Are We Fighting For?".

Pada periode ini, "Mad World" direkam ulang oleh Michael Andrews dan Gary Jules untuk lajur suara film Donnie Darko tahun 2001. Pada saat dirilis sebagai singel pada tahun 2003, lagu tersebut mencapai peringkat pertama di Inggris selama tiga pekan berturut-turut[49] dan membuat Orzabal meraih Penghargaan Ivor Novello keduanya.[50] Versi ini juga masuk 40 besar di berbagai negara lain antara tahun 2003 dan 2013.[51]
Pada tahun 2006, Songs from the Big Chair dirilis ulang oleh Universal Music. Edisi tersebut memuat versi piano langka dari "The Working Hour", yang sebelumnya hanya tersedia sebagai rilisan edisi terbatas.
Grup tersebut tampil dalam konser tahunan Night of the Proms di Belgia pada tahun 2006, 2007, dan 2008.
Pada bulan Agustus 2009, album Raoul and the Kings of Spain juga diterbitkan kembali oleh Cherry Red Records, dengan tambahan tujuh lagu sisi-B sebagai bonus dari masa perilisan aslinya.[52][butuh sumber yang lebih baik]
2010–2020
Pada April 2010, Tears for Fears bergabung dengan grup 1980-an Spandau Ballet yang telah kembali aktif dalam tur tujuh pertunjukan di Australia dan Selandia Baru. Setelah itu, mereka menggelar tur mereka sendiri di Asia Tenggara sebanyak empat pertunjukan, meliputi Filipina, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan, serta tur 17 pertunjukan di Amerika Serikat.[53][54] Pada tahun 2011 dan 2012, mereka tampil di sejumlah pertunjukan di Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Manila, dan Amerika Selatan.[55]
Pada Mei 2013, Smith mengonfirmasi bahwa ia sedang menulis dan merekam materi baru Tears for Fears bersama Orzabal dan Charlton Pettus.[56] Pada Agustus 2013, Tears for Fears merilis materi baru pertama mereka dalam hampir satu dekade, berupa versi daur ulang lagu "Ready to Start" milik Arcade Fire yang tersedia melalui SoundCloud.[57] Pada tahun 2014, lagu tersebut dimasukkan dalam EP vinil 10 inci edisi terbatas berisi tiga lagu berjudul Ready Boy & Girls?, yang dirilis khusus untuk Record Store Day. EP tersebut juga memuat versi daur ulang "Boy from School" milik Hot Chip dan "My Girls" milik Animal Collective. Ketiga lagu tersebut direkam sebagai proyek "pemantik" ketika mereka mulai mengerjakan album studio ketujuh mereka. Dalam wawancara dengan BBC Radio Devon pada bulan Oktober 2014, Orzabal menyatakan bahwa grup tersebut telah menandatangani kontrak dengan Warner Music Group dan sejauh itu telah menyelesaikan sekitar lima atau enam lagu untuk album baru tersebut.[58][59]
Untuk memperingati 30 tahun album debut mereka, The Hurting, Universal Music merilis album itu kembali pada bulan Oktober 2013 dalam dua edisi deluxe. Edisi deluxe album kedua mereka, Songs from the Big Chair, dirilis pada 10 November 2014. Pada 12 November 2014, Tears for Fears membawakan "Everybody Wants to Rule the World" dalam program televisi ABC, Jimmy Kimmel Live!.[2] Pada pertengahan tahun 2015, grup tersebut mulai menggelar serangkaian pertunjukan langsung di Amerika Serikat dan Kanada.[3][60]
Pada bulan Juli 2016, grup tersebut tampil di Inggris untuk pertama kalinya dalam lebih dari sepuluh tahun, yakni di festival Newmarket Nights di Newmarket Racecourse pada 29 Juli[61] dan sebagai penampil utama pada malam penutupan Camp Bestival di Lulworth Castle, Dorset, pada 31 Juli. Pertunjukan tersebut menandai penampilan pertama Tears for Fears di festival Inggris sejak Knebworth pada 1990.[62] Pada bulan September dan Oktober 2016, grup tersebut kembali menggelar tur di Amerika Serikat dan Kanada.[63]
Pada 2017, grup tersebut menggelar tur di Amerika Utara bersama Hall & Oates sebagai penampil utama bersama.[64] Mereka juga tampil di Israel, dalam festival British Summer Time di Hyde Park, London, pada 8 Juli, serta dalam festival Rock in Rio di Brasil pada 22 September.[65] Dalam wawancara pada Juli 2017, Orzabal menyatakan bahwa grup tersebut telah bekerja sama dengan penulis lagu dan produser Sacha Skarbek untuk album studio ketujuh mereka, The Tipping Point, dan mengungkap beberapa judul lagu di dalamnya, termasuk "My Demons", "I Love You but I'm Lost", "End of Night", dan "Up Above the World".[66] Dalam wawancara dengan SiriusXM Canada pada bulan yang sama, Orzabal mengungkapkan bahwa meskipun grup tersebut telah menandatangani kontrak dengan Warner Music untuk merilis album baru mereka (saat itu dijadwalkan untuk Oktober 2017), Universal Music kemudian menghubungi Warner Music untuk membeli hak atas album tersebut agar dapat merilisnya sendiri (Universal merupakan pemegang hak atas sebagian besar katalog lama Tears for Fears).[67]
Istri Roland Orzabal, Caroline, meninggal pada musim panas 2017.[68] Tears for Fears awalnya mengundurkan diri dari sisa pertunjukan dalam tur Amerika Utara yang sedang berlangsung, tetapi melanjutkan tur tersebut pada September 2017 di Staples Center, Los Angeles.[69] Selama istrinya menjalani masa sakit, Orzabal mulai menulis lagu-lagu yang kemudian dimuat dalam album Tears for Fears tahun 2022, The Tipping Point.[70]
Pada 26 Oktober 2017, grup tersebut membawakan set langsung berdurasi 65 menit di BBC Radio Theatre, London, untuk seri Radio 2 in Concert, yang disiarkan melalui radio dan televisi (menggunakan layanan BBC Red Button). Malam berikutnya, grup tersebut menggelar konser penuh pertama mereka di Inggris sejak tahun 2005 di Royal Albert Hall. Sebelumnya, pada 12 Oktober, "I Love You but I'm Lost" dirilis sebagai singel dari album kompilasi 16 lagu Tears for Fears berjudul Rule the World: The Greatest Hits. Pada Oktober 2017, grup tersebut mengumumkan tur arena Inggris sebanyak 11 pertunjukan pada April–Mei 2018, dengan Alison Moyet sebagai penampil pendukung. Namun, tur tersebut ditunda hingga awal 2019 akibat masalah kesehatan Orzabal setelah kematian istrinya.[71]
Pada musim panas 2019, grup tersebut tampil dalam sejumlah festival di Inggris dan Eropa, dimulai dengan Hampton Court Palace Festival pada 18 dan 19 Juni, festival Forest Live di Delamere Forest pada 21 Juni,[72] serta seri konser Nocturne Live di Blenheim Palace pada 22 Juni.[73][74]
Pada Februari 2020, Songs from the Big Chair menjadi subjek salah satu episode serial BBC Classic Albums, yang menampilkan wawancara baru dengan anggota grup serta semua tokoh utama yang terlibat dalam pembuatan album dan kesuksesannya setelah dirilis.[75] Bertepatan dengan ulang tahun ke-35 album tersebut, Universal Music merilis ulang edisi kotak deluxe yang pertama kali dirilis pada tahun 2014, disertai cakram vinil bergambar 12 inci baru dari album tersebut.
Pada Oktober 2020, album The Seeds of Love diterbitkan kembali dalam berbagai edisi deluxe dan kembali membawa grup tersebut ke UK Top 40.[76]
Pada November 2020, setelah pergantian manajemen, Everybody Loves a Happy Ending untuk pertama kalinya tersedia melalui berbagai layanan pengaliran.[77]
The Tipping Point dan Songs for a Nervous Planet (2021–saat ini)
Pada 12 Juni 2021, Tears for Fears merilis album ganda rekaman langsung Live at Massey Hall (direkam pada tahun 1985) untuk Record Store Day.[78] Pada bulan September, Orzabal dan Smith menerima penghargaan dalam ajang Penghargaan Ivor Novello.[79]
Pada 7 Oktober 2021, Smith tampil dalam program BBC Radio 2 The Zoe Ball Breakfast Show untuk memperkenalkan singel grup "The Tipping Point", lagu pertama dari album studio ketujuh mereka, The Tipping Point, yang dirilis melalui Concord Records pada 25 Februari 2022.[80][81]
Pada November 2021, Tears for Fears mengumumkan tur musim panas di Amerika Serikat dan Inggris yang akan dimulai pada Mei 2022.[82][83] Grup tersebut terpaksa membatalkan tur sebelum selesai setelah Smith mengalami empat tulang rusuk patah dalam kecelakaan lalu lintas pada Juli 2022.[84] Dua singel berikutnya, "No Small Thing"[85] dan "Break the Man",[86] dirilis sebelum album tersebut (masing-masing pada awal Desember 2021 dan pertengahan Januari 2022).
The Tipping Point mendapat ulasan yang sebagian besar positif dari para kritikus[87] dan memasuki tangga lagu Inggris di peringkat kedua, sekaligus menduduki peringkat pertama UK Album Sales Chart, UK Physical Albums Sales Chart, UK Downloads Albums Chart, UK Vinyl Albums Chart, serta tangga album regional Skotlandia.[88] Album tersebut juga masuk 10 besar di sejumlah negara lain[89] (memasuki Billboard 200 Amerika Serikat di peringkat kedelapan) dan menduduki peringkat pertama tangga lagu Billboard Amerika Serikat untuk Top Alternative Albums, Top Rock Albums, dan Top Album Sales.[90]
Pada 1 Juni 2022, dirilis video untuk lagu "My Demons" (singel keempat dari The Tipping Point).[91] Ketika grup tersebut sedang menjalani tur, "Everybody Wants to Rule the World" kembali masuk ke UK Singles Chart[92] dan masuk ke Billboard Global 200.[93]
Pada bulan April 2023, Tears for Fears mengumumkan bagian kedua dari Tipping Point World Tour.[94] Pada bulan Juni 2023, "Everybody Wants to Rule the World" kembali masuk ke UK Singles Chart untuk ketiga kalinya dan bertahan di tangga lagu selama 22 pekan tambahan, dengan posisi puncak peringkat ke-72 pada bulan September.[92]
Pada 12 September 2024, Tears for Fears mengumumkan perilisan album Songs for a Nervous Planet, yang memuat 18 lagu rekaman langsung yang direkam pada 11 Juli 2023 di Franklin, Tennessee, selama Tipping Point World Tour grup tersebut, serta empat lagu studio baru[95][96] (atau lima pada beberapa edisi terbatas).[97] Dua lagu baru dari album tersebut dirilis sebagai singel sebelum albumnya diterbitkan, yaitu "The Girl That I Call Home" pada 12 September dan "Astronaut" pada 4 Oktober 2024. Songs for a Nervous Planet masuk 10 besar di Inggris[98] (menjadikannya album ketujuh grup yang masuk 10 besar Inggris)[99] dan 40 besar di beberapa negara lainnya.[100]
Pada bulan November 2025, Songs from the Big Chair dirilis dalam edisi khusus untuk memperingati ulang tahun ke-40 album tersebut.[101] Rilisan ulang ini masuk 40 besar di Inggris dan juga masuk tangga lagu di Austria, Belgia, dan Belanda, sementara "Everybody Wants to Rule the World" kembali masuk ke UK Singles Chart.
Penghargaan dan nominasi
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (Mei 2026) |
| Penghargaan | Tahun | Nomine | Kategori | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Hungarian Music Awards | 2026 | Songs for a Nervous Planet | Foreign Alternative/Indie Rock Album | Nominasi | [102] |
Anggota
Saat ini
- Roland Orzabal – gitar, kibor, vokal utama dan latar, bass (1981–sekarang)
- Curt Smith – bass, kibor, vokal utama dan latar (1981–1991, 2000–sekarang)
Anggota tur saat ini
- Charlton Pettus – gitar, kibor
- Douglas Petty – kibor
- Jamie Wollam – drum
Mantan anggota
- Ian Stanley – kibor, vokal latar (1981–1987)
- Manny Elias – drum, perkusi (1981–1986)
Lini masa

Diskografi
- The Hurting (1983)
- Songs from the Big Chair (1985)
- The Seeds of Love (1989)
- Elemental (1993)
- Raoul and the Kings of Spain (1995)
- Everybody Loves a Happy Ending (2004)
- The Tipping Point (2022)
- Songs for a Nervous Planet (2024)
Lihat juga
Referensi
- ↑ Rayner, Ben. "Tears for Fears, Wings, Ella Fitzgerald: Reasons to Live". The Star. Diakses tanggal 18 Maret 2014.
- 1 2 Kaye, Ben (13 November 2014). "Tears For Fears perform the hits on Jimmy Kimmel Live — watch". Consequence of Sound. Diakses tanggal 15 Desember 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Whitmire, Margo (11 September 2004). "Tears for Fears Try New Door". Billboard. Vol. 116, no. 37. hlm. 5, 60. ISSN 0006-2510.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Adams, Gregory (2 Agustus 2013). "Tears for Fears Treat 'The Hurting' to 30th Anniversary Reissue". Exclaim!. Diakses tanggal 4 November 2014.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Pryweller, Joseph (13 Februari 1990). "Music: New Model Tears Hits the Road". Daily Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 November 2014. Diakses tanggal 4 November 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Reynolds, Simon (2009). Rip It Up and Start Again: Postpunk 1978–1984. Faber and Faber. ISBN 978-0-5712-5227-5.
- ↑ Erlewine, Stephen Thomas. "Tears for Fears – Artist Biography". AllMusic. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ Sujansky, Joanne; Ferri-Reed, Jan (2009). Keeping the Millennials: Why Companies Are Losing Billions in Turnover to This Generation- and What to Do About It. John Wiley & Sons. hlm. 66. ISBN 978-0-4704-3851-0.
- ↑ "RIAA – Gold & Platinum Searchable Database – Songs from the Big Chair". RIAA. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ "Tears for Fears – Songs from the Big Chair". British Phonographic Industry. Diakses tanggal 20 Februari 2022.
- ↑ "Tears For Fears". Brit Awards. Diarsipkan dari asli tanggal 3 November 2013.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Skinner, Tom (7 Oktober 2021). "Tears for Fears announce first album in 17 years, 'The Tipping Point'". NME. Diakses tanggal 8 Oktober 2021.
- ↑ "The Ivors with Apple Music 2021 winners announced". ivorsacademy.com. 21 September 2021. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Russell, Will (13 November 2024). "Tears for Fears: 'Musically, we feel we are the best we've ever been'". Hot Press. Diakses tanggal 30 Januari 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - 1 2 "Tears for Fears' "Mad World": The Story Behind the Unexpected Hit". Consequence. 1 Maret 2022. menit di 12:55. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 Maret 2022. Diakses tanggal 3 Mei 2022 – via YouTube.
- ↑ Wårstad, Jonas. "Naked Eyes – The Story". Discog.info. Diakses tanggal 17 Agustus 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Burlage, Brian (23 Februari 2015). "Revisiting Tears for Fears for the Anniversary of 'Songs from the Big Chair'". The Michigan Daily.
- 1 2 3 4 "How We Wrote Our First Record: Tears for Fears revisit 'The Hurting'". Vice. 22 Januari 2014. Diakses tanggal 8 April 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Horn, Mark C. (17 Juli 2017). "Tears for Fears' Curt Smith on Finding Creative Balance". Phoenix New Times. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "Tears for Fears: Songs from the Big Chair". Classic Albums. 14 Februari 2020. menit di 15. BBC Four. British Broadcasting Corporation.
- ↑ Black, Johnny (12–25 November 1981). "Singles". Smash Hits. Vol. 3, no. 23. hlm. 23.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Marsh, Graeme (15 Oktober 2013). "Spotlight: Tears for Fears – The Hurting". musicOMH. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ Hunt, Dennis (4 Agustus 1985). "Primal Scream Is Behind Tears for Fears". The Seattle Times. hlm. L2.
- ↑ Comaratta, Len (6 November 2014). "Tears for Fears' Curt Smith: Back in the Big Chair". Consequence. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "New Faces to Watch | Tears for Fears" (PDF). Cashbox. 11 Juni 1983. hlm. 10. Diakses tanggal 22 Maret 2026 – via World Radio History.
- ↑ "Official Singles Chart: 31 October 1982 – 06 November 1982". Official Charts Company. Diakses tanggal 11 Mei 2015.
- ↑ "Tears for Fears – Awards". AllMusic. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ Emerson, Bo. (9 Februari 1990). "Tears for Fears: Dynamic Duo Keeps Lucky Streak Alive". Ottawa Citizen. hlm. D3.
- ↑ Johnson, Heather (8 Januari 2007). "Classic Tracks: Tears for Fears' "Everybody Wants to Rule the World"". Mix.
- ↑ "MTV Video Music Awards – Performers". MTV. Diarsipkan dari asli tanggal 9 Agustus 2007. Diakses tanggal 4 Desember 2011.
- 1 2 "Brit Awards 1986 Winners". Brit Awards. Diakses tanggal 15 Mei 2011.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "American Music Awards (1986)". IMDb.com. Diakses tanggal 6 Juli 2025.
- ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 20 Juli 2023. Diakses tanggal 20 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link) - ↑ "Tears for Fears | Biography, Music & News". Billboard.com. Diakses tanggal 6 Juli 2025.
- ↑ Corless, Damian (12 Juli 2015). "Calling out around the world... Remembering Live Aid". Irish Independent. Diakses tanggal 20 Juli 2015.
- ↑ Humphries, Stephen (9 November 2001). "Singer sheds Tears for Fears". The Christian Science Monitor.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Shuster, Fred (8 Desember 1995). "Tears Leader has no Fears Exploring the Past". Los Angeles Daily News. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Doward, Jamie (4 Agustus 2002). "Nursing a King-size hangover". The Guardian. Diakses tanggal 26 Agustus 2012.
- ↑ Snyder, Michael (1 September 1993). "Tears for Fears Rehashes the '60s". San Francisco Chronicle. hlm. E1.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jae-Ha, Kim (5 Februari 1990). "Tears for Fears Partners Plant New Pop 'Seeds'". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Wenner, Cheryl (7 Juni 1985). "Tears for Fears: Emotion, Rhythm and Meaning". The Morning Call.
- ↑ Behr, Felix (14 Agustus 2020). "This Is Why Tears for Fears Broke Up in the 90s". Grunge.com. Diakses tanggal 10 Juni 2021.
- ↑ "Ex-Tears For Fears Manager Jailed". Music News. 10 Mei 2004. Diakses tanggal 26 Agustus 2012.
- ↑ "Tears For Fears – Tears Roll Down (Greatest Hits 82–92)". Charts.org.nz. Diakses tanggal 7 November 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Vaziri, Aidin (19 September 2004). "Pop Quiz: Roland Orzabal of Tears For Fears". San Francisco Chronicle. Diakses tanggal 15 Agustus 2010.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Morse, Steve (20 Agustus 1993). "Tears for Fears' New Disc is Back on the Right Track". The Boston Globe. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ de Yampert, Rick (1 Oktober 2004). "Tears for Fears Brings Tears of Joy". The Daytona Beach News-Journal. hlm. 10E.
- ↑ "The KPCS Archive » 08 (1) – Curt Smith". Kevinpollakschatshow.com. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Juli 2011. Diakses tanggal 15 Mei 2011.
- ↑ "Gary Jules". Official Charts Company. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "The Darkness scoop Ivor Novello award". East Anglian Daily Times. 28 Mei 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Mei 2016. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "Michael Andrews feat. Gary Jules – Mad World". Charts.org.nz. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "Raoul and the Kings of Spain – Tears for Fears". Cherry Red Records. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Februari 2014. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ "Tears for Fears Concert – Perth, Australia". 22 Maret 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 2 Januari 2010.
- ↑ "Tears for Fears 'Songs from the Big Chair' Released November 11, 2014, via Universal Music Enterprises" (Rilis pers). Business Wire. 29 September 2014. Diakses tanggal 20 Juli 2015.
{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Curt Smith – Official Site (2012 tour dates)". Curtsmithofficial.com. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Juni 2013. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ Flanary, Patrick (22 Agustus 2013). "Tears for Fears' Arcade Fire Cover 'Kick-Started' New Recording". Rolling Stone. Diakses tanggal 9 September 2013.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "TearsForFears". SoundCloud. Diakses tanggal 19 Januari 2014.
- ↑ Green, Richard (18 Oktober 2014). "Roland Orzabal of Tears for Fears". The Richard Green Show, BBC Radio Devon (Wawancara). Roland Orzabal. Plymouth, England.
- ↑ "Tears For Fears". Warner Bros. Records. Diarsipkan dari asli tanggal 18 November 2015. Diakses tanggal 15 Januari 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Paul, George A. (3 Agustus 2012). "Just Like Old Times for Tears for Fears". Orange County Register.
- ↑ Monks, Rebecca (18 Desember 2015). "Tears for Fears to play at Newmarket Racecourse". The List. Diakses tanggal 6 Januari 2016.
- ↑ Biggane, Dan (9 Desember 2015). "Bath's Tears for Fears to headline Camp Bestival 2016". Bath Chronicle. Diakses tanggal 6 Januari 2016. [pranala nonaktif permanen]
- ↑ Robinson, Will (16 Juni 2016). "Tears for Fears working on first new album since 2004". Entertainment Weekly. Diakses tanggal 26 Juni 2016.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Reed, Ryan (2 Maret 2017). "Daryl Hall & John Oates, Tears for Fears Plot Joint North American Tour". Rolling Stone. Diakses tanggal 5 Maret 2017.
- ↑ Begum, Selina (9 Juli 2017). "The Killers and Tears for Fears amaze the British Summer Time festival crowd in Hyde Park". The Up Coming. Diakses tanggal 18 Juli 2017.
- ↑ Callaway, Chris (10 Juli 2017). "Tears for Fears Could Be Nostalgic, But the Band's Future Is Bright". Westword. Diakses tanggal 18 Juli 2017.
- ↑ Alper, Eric (14 Juli 2017). "Roland Orzabal of Tears for Fears Interview with SiriusXM". That Eric Alper Show, Sirius XM (Wawancara). Kanada.
- ↑ Barton, Laura (8 Oktober 2021). "If there is a God, this is what he put us on Earth to do': the unlikely return of Tears for Fears". The Guardian. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "Daryl Hall & John Oates and Tears for Fears reschedule the Los Angeles and San Jose Shows" (PDF). Staples Center. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 29 Mei 2018.
- ↑ Barton, Laura (11 Oktober 2021). "Tears for Fears: 'It was five years of hell. I needed some respite from the illness, the dysfunction'". The Irish Times. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ Celebretainment (19 Februari 2019). "Roland Orzabal back to old self after wife's sudden death". Associated Press (Rilis pers). Diarsipkan dari asli tanggal 10 Juni 2021. Diakses tanggal 21 Juli 2021.
- ↑ Ellams, Barry (22 Juni 2019). "Pop legends Tears for Fears roll back the years at Delamere Forest concert". CheshireLive. Diakses tanggal 9 Agustus 2019.
- ↑ Yates, Jonathan (26 November 2018). "Tears for Fears announce Hampton Court and Blenheim Palace shows for 2019 – how to get tickets". MyLondon. Diakses tanggal 16 Desember 2018.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tears for Fears join Kylie at Blenheim". Henley Standard. 3 Desember 2018. Diakses tanggal 16 Desember 2018.
- ↑ "Tears for Fears: Songs from the Big Chair". Classic Albums. 14 Februari 2020. BBC Four.
- ↑ "Official Albums Chart: 16 October 2020 – 22 October 2020". Official Charts Company. Diakses tanggal 20 Februari 2022.
- ↑ Earls, John (26 November 2020). "Lack of 'Happy Ending' contributed to Tears for Fears management split". Super Deluxe Edition. Diakses tanggal 30 November 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Live at Massey Hall". Record Store Day. Diakses tanggal 21 Juli 2021.
- ↑ "Tears for Fears land major career honour at 2021 Ivor Novello Awards". Retropop. 22 September 2021. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Kreps, Daniel (7 Oktober 2021). "Tears for Fears Return for First Album in 17 Years". Rolling Stone. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "Sophie Ellis-Bextor and Tears for Fears". The Zoe Ball Breakfast Show. BBC Radio 2. 7 Oktober 2021. Diakses tanggal 10 Oktober 2021.
- ↑ Young, Alex (12 November 2021). "Tears for Fears announce 2022 Tour with Garbage". Consequence of Sound. Diakses tanggal 19 November 2021.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Doria, Matt (12 November 2021). "Tears for Fears announce 'The Tipping Point' UK Tour for 2022". NME. Diakses tanggal 19 November 2021.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tears for Fears cancel remaining The Tipping Point UK tour dates". 15 Juli 2022.
- ↑ Kreps, Daniel (3 Desember 2021). "Tears for Fears Go Back to Basics with New Song 'No Small Thing'". Rolling Stone. Diakses tanggal 5 Desember 2021.
- ↑ Mier, Tomás (10 Februari 2022). "A Dystopian Labyrinth 'Breaks the Man' in Tears for Fears Video". Rolling Stone. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "The Tipping Point by Tears for Fears". Metacritic. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ "The Tipping Point – Tears for Fears". Official Charts Company.
- ↑ "Tears for Fears – The Tipping Point" (dalam bahasa Belanda). Ultratop. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ Caulfield, Keith (7 Maret 2022). "Tears for Fears' 'The Tipping Point' Debuts at No. 1 on Billboard's Top Album Sales Chart". Billboard. Diakses tanggal 3 Mei 2022.
- ↑ Connor, Gotto (18 Agustus 2022). "Tears For Fears share striking video for latest single 'My Demons'". Retropop. Diakses tanggal 8 September 2022.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Everybody Wants to Rule the World – Tears for Fears". Official Charts Company. Diakses tanggal 13 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tears for Fears Chart History (Global 200)". Billboard. Diakses tanggal 13 September 2024.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Paul, Larisha (3 April 2023). "Tears For Fears Schedule 2023 Dates for 'the Tipping Point Tour Part II'". Rolling Stone. Diakses tanggal 30 Mei 2023.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Ragusa, Paolo (12 September 2024). "Tears for Fears Announce First Live Album Songs for a Nervous Planet, Reveal New Song "The Girl That I Call Home": Stream". Consequence of Sound. Diakses tanggal 13 September 2024.
{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Sinclair, Paul (12 September 2024). "Tears For Fears / Songs For A Nervous Planet". SuperDeluxeEdition. Diakses tanggal 13 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Tears for Fears - Songs for a Nervous Planet". Forums.stevehoffman.tv.
- ↑ "SONGS FOR A NERVOUS PLANET". Officialcharts.com. 7 November 2024. Diakses tanggal 6 Juli 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "TEARS FOR FEARS". Officialcharts.com. 2 Oktober 1982. Diakses tanggal 6 Juli 2025.
- ↑ "Tears For Fears - Songs For A Nervous Planet". Hitparade.ch. Diakses tanggal 6 Juli 2025.
- ↑ Hadusek, Jon (23 September 2025). "Tears for Fears' Songs From the Big Chair to Receive 40th Anniversary Reissues". Consequence.net. Diakses tanggal 3 Mei 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jelöltek 2026". Fonogram.hu. 6 Maret 2026. Diakses tanggal 3 Mei 2026.
Pranala luar
- Situs web resmi

- Tears for Fears di IMDb (dalam bahasa Inggris)
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Seniman | |
| Orang | |
| Lain-lain | |