Selasa, 20 Oktober 2026
09:43 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Choloepus

Choloepus

genus tauta (mamalia)

Bagikan:
Tauta jari dua

[1]

250px-2_toed_sloth.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hoffmann's two-toed sloth (C. hoffmanni)
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Pilosa
Superfamili: Mylodontoidea
Famili: Choloepodidae
Gray, 1871[2]
Genus: Choloepus
Illiger, 1811[1]
Spesies tipe
Bradypus didactylus
Linnaeus, 1758
Spesies
250px-Two_toed_sloth_range_species.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel takson sembarang

Choloepus adalah sebuah genus mamalia xenarthra yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan yang masuk kedalam famili monotipik Choloepodidae, yang mencakup tauta jari dua.[3][4] Dua spesies Choelopus (yang berarti "kaki lemah"[5]), tauta jari dua linnaeus (C. didactylus) dan tauta jari dua hoffmann (C. hoffmanni),sebelumnya diyakini sebagai satu-satunya anggota dari famili tauta Megalonychidae bedasarkan studi-studi morfologi,[6] tetapi sekarang telah dianggap berkerabat paling dekat tauta darat yang telah punah pada famili Mylodontidae bedasarkan studi molekuler.[3][4]

Referensi

  1. 1 2 Gardner, A. L. (2005). "Genus Choloepus". Dalam Wilson, D. E.; Reeder, D. M. (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 101–102. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. ↑ Anderson, S. (1997). "Mammals of Bolivia, Taxonomy and Distribution". Bulletin of the AMNH (231): 168.
  3. 1 2 Presslee, S.; Slater, G. J.; Pujos, F.; Forasiepi, A. M.; Fischer, R.; Molloy, K.; et al. (2019). "Palaeoproteomics resolves sloth relationships" (PDF). Nature Ecology & Evolution. 3 (7): 1121–1130. Bibcode:2019NatEE...3.1121P. doi:10.1038/s41559-019-0909-z. PMID 31171860. S2CID 174813630. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 12 September 2020. Diakses tanggal 18 September 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Delsuc, F.; Kuch, M.; Gibb, G. C.; Karpinski, E.; Hackenberger, D.; Szpak, P.; Martínez, J. G.; Mead, J. I.; McDonald, H. G.; MacPhee, R.D.E.; Billet, G.; Hautier, L.; Poinar, H. N. (2019). "Ancient Mitogenomes Reveal the Evolutionary History and Biogeography of Sloths". Current Biology. 29 (12): 2031–2042.e6. Bibcode:2019CBio...29E2031D. doi:10.1016/j.cub.2019.05.043. hdl:11336/136908. PMID 31178321.
  5. ↑ "Sloth-World.org". Diarsipkan dari asli tanggal 2 Februari 2009.
  6. ↑ Myers, Phil (2001). "Family Megalonychidae: two-toed sloths". Animal Diversity Web. University of Michigan. Diarsipkan dari asli tanggal 11 Maret 2017. Diakses tanggal 11 Maret 2017.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan