Sabtu, 07 November 2026
05:37 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Tartaros

Bagikan:

Tartaros (bahasa Yunani:Τάρταρθς) berasal dari mitologi Yunani Kuno. Tartarus diasosiasikan sebagai suatu tempat jauh di bawah tanah yang kelam dan kejam (ada juga yang menyebutkannya sebagai neraka). Tartarus dipakai oleh dewa Zeus untuk mengurung sekaligus menghukum para perusak dan penjahat, seperti Titan, Tantalus dan lainnya. Disebutkan bahwa Tartarus terletak sama jauhnya di bawah Dunia bawah seperti bumi di bawah surga. Selain sebagai sebuah tempat, Tartarus juga adalah dewa perwujudan lubang dalam, salah satu protogenoi, yaitu anak-anak Khaos.

Mitologi Yunani

Tartaros
Perwujudan jurang dalam
250px-Nekyia_Staatliche_Antikensammlungen_1494_n2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Genderpria
AfiliasiProtogenoi
MitologiYunani
KediamanDunia bawah
Keluarga
Orang tuaKhaos
SaudaraGaia, Eros, Erebos, dan Niks
IstriGaia
AnakTifon dan Ekhidna

Menurut epos Theogonia karya Hesiodos, Tartaros adalah salah satu protogenoi, yaitu perwujudan-perwujudan yang lahir dari Khaos; dia disebutkan sebagai protogenoi kedua, menyusul Gaia (bumi), dan diikuti Eros (cinta), Erebos (kegelapan), dan Niks (malam).[1] Tartaros diketahui hanya mempunyai satu anak, Tifon, hasil hubungannya dengan Gaia,[2] yang menjadi musuh terakhir Olimpus setelah diperintahkan oleh Gaia untuk menyerang mereka, tetapi dia akhirnya dikurung oleh Zeus di tempat ayahnya sendiri, Tartaros. Untuk di mana letak Tartaros, Hesiodos menyebutkan bahwa suatu paron perunggu akan membutuhkan sembilan hari untuk jatuh dari surga ke bumi. Paron tersebut akan membutuhkan sembilan hari lagi untuk sampai ke Tartaros.[3] Pada epos Iliad karya Homeros, Zeus menyebutkan bahwa Tartaros terletak jauh di bawah Dunia bawah seperti surga terletak jauh di atas bumi.

Di Mitologi Yunani, Tartaros adalah tempat yang digunakan untuk mengurung beberapa makhluk yang dianggap membahayakan para dewa. Setelah Kronos menjadi penguasa dunia dan Raja para Titan, dia mengurung para Kiklops dan Hekatonkhires di dalam Tartaros dengan Kampe sebagai penjaganya. Setelah Zeus berhasil membebaskan saudara-saudaranya yang dimakan oleh Kronos, dia membunuh Kampe dan membebaskan para Kiklops dan Hekantonkhires untuk membantunya berperang melawan para Titan. Setelah berhasil menang, Zeus mengurung para Titan (kecuali Prometheus, Epimetheus, Metis, dan sebagian besar Titan wanita) ke dalam Tartaros dengan Hekantonkhires sebagai penjaga mereka. Selain para Titan, beberapa dewa pernah menjadi tawanan di Tartaros, seperti Apollo, tetapi Zeus akhirnya membebaskannya. Saat anak Gaia dan Tartaros, Tifon, menyerang Olimpus tetapi berhasil dikalahkan oleh Zeus, dia juga membuangnya ke dalam Tartaros.[4] Seiring waktu, Tartaros juga menjadi tempat untuk mengurung para manusia yang sudah melakukan dosa atau kejahatan yang besar, baik kepada para dewa maupun kepada sesamanya, seperti Raja Sisifos yang tidak menerima tamu secara layak dan juga menipu Thanatos saat akan dihukum rantai, Raja Tantalos yang membunuh anaknya kemudian menghidangkan dagingnya untuk acara makan dengan para dewa, dan Iksion, yang membunuh mertuanya dan kemudian mencoba merayu Hera di depan Zeus.

Mitologi Romawi

250px-Inferno_Canto_28%2C_Gustave_Dor%C3%A8.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi karya Gustave Dore yang menggambarkan hukuman di dunia bawah, dalam mitologi Romawi.

Di Mitologi Romawi, Tartaros adalah tempat di mana orang yang berdosa besar dikurung. Menurut wiracarita Aeneid karya Vergilius, Tartaros adalah tempat yang sangat besar, dikelilingi oleh sungai Flegethon dan dinding berlapis tiga. Seekor hidra dengan lima puluh rahang hitam bercelah yang berdiri di atas gerbang melengking yang dilapisi adamantin menjadi penjaganya. Di dalamnya, terdapat istana berdinding tinggi dengan kubah besi. Salah satu Erinyes, Tisifon berdiri di atas kubah sebagai penjaga. Terdapat juga sebuah jurang dengan kedalaman dua kali lipat jarak bumi dengan Olimpus yang digunakan untuk mengurung para Titan.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Hesiod, Theogony 116–119.
  2. ↑ Hesiod, Theogony 820–822.
  3. ↑ Hesiod, Theogony 720–725.
  4. ↑ Hesiod, Theogony 868.

Rujukan

  • Hesiod, Theogony, in The Homeric Hymns and Homerica with an English Translation by Hugh G. Evelyn-White, Cambridge, MA.,Harvard University Press; London, William Heinemann Ltd. 1914.
  • Virgil, Aeneid, VI, 539-627.

Pranala luar

Mitologi Yunani (dewa-dewa)
Dewa awal
Protogenoi
Khaos · Khronos · Ananke · Eros/Fanes · Gaia · Uranus · Pontos/Thalassa · Tartaros · Aither · Hemera · Erebos · Niks · Ofion
Moirai
250px-Jacopo_Zucchi_-_The_Assembly_of_the_Gods.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Titan
Titan pria
Titan wanita
Tethis · Theia · Foibe · Rea · Mnemosine · Themis
Hyperionid
Helios · Selene · Eos
Koionid
Krionid
Iapetionid
Dewa Olimpus
Dodekatheon
Zeus · Hera · Poseidon · Demeter · Hestia · Afrodit · Apollo · Ares · Artemis · Athena · Hefaistos · Hermes
Theoi Olympioi
Dionisos · Herakles · Asklepios · Eros · Iris · Hebe · Eileithiia · Enyo · Fobos · Deimos · Harmonia · Ganimede
Musai
Kharites
Horai
Stiktid
Nike · Kratos · Bia · Zelos
Dewa laut
Theoi Halioi
Okeanid
Doris · Metis · Tikhe · Eurinome · Klimene
Nereid
Dewa dunia bawah
Theoi Khthonioi
Erinyes
Kelahiran bumi
Apotheothenai
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan