Jumat, 16 Oktober 2026
03:34 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Tari Munalu

salah satu tarian di Indonesia

Bagikan:

Tari Munalo atau Munalu adalah tarian khas suku Gayo yang ditujukan untuk menyambut tamu kehormatan atau undangan pernikahan. Secara harfiah, tarian Munalo berasal dari istilah Munalo yang merupakan suatu rangkaian prosesi menyambut, menjemput, dan mengarak pada upacara perkawinan masyarakat suku Gayo guna memuliakan tamu undangan dengan segala hormat dan mengucap syukur atas terjalinnya silaturahmi di antara kedua belah pihak yang melansungkan perkawinan sehingga suasana menjadi lebih akrab dan meriah.[1]

Sejarah

Sejarahnya, tarian ini tidaklah lahir dari Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah, melainkan dari ibu kota Jakarta. Tahun 1986, digelar perhelatan eksebisi budaya leluhur nusantara yang menampilkan upacara pengantin tradisional Indonesia. Saat itu, ada 5 perwakilan daerah nusantara yang ikut serta dan perwakilan dari Pulau Sumatera hanya berasal dari Gayo, yang diwakili oleh Urang Gayo Jakarta, Usman Nuzuly dan kawan-kawan. Awal mulanya tidak terbesik untuk memasukkan unsur tarian dalam prosesi pernikahan adat Gayo, tetapi karna berkeinginan untuk mendapatkan predikat terbaik pada acara tersebut maka dilakukan perpaduan dengan menambahkan sebuah prosesi yang merupakan hasil kolaborasi seni tari, musik dan syair Gayo, yang di kemudian hari populer dengan istilah tari Munalo atau Munalu.[1] Saat ini, pernikahan adat suku Gayo, tersebar di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Luwes,[2] banyak yang memainkan seni tari Munalu ini untuk memeriahkan acara pernikahannya.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan