Sabtu, 10 Oktober 2026
23:01 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Tantangan Ember Es

Tantangan Ember Es

Bagikan:
250px-Doing_the_ALS_Ice_Bucket_Challenge_%2814927191426%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pria sedang melakukan Tantangan Ember Es

Tantangan Ember Es (The Ice Bucket Challenge, kadang-kadang disebut ALS Ice Bucket Challenge) adalah kegiatan berupa menyiram seember air es di kepala seseorang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit sklerosis lateral amiotrofik (ALS) dan mendorong sumbangan untuk penelitian penyakit tersebut. Tantangan ini menjadi terkenal di seluruh media sosial selama pertengahan 2014.[1][2]

Kegiatan ini menantang peserta yang telah ditunjuk untuk memfilmkan dirinya dengan ember berisi air es dituangkan di kepalanya dan menantang orang lain untuk melakukan hal yang sama. Ketentuan umumnya, orang-orang yang ditunjuk memiliki waktu 24 jam untuk memenuhi tantangan itu atau tidak dengan cara sumbangan amal.[3]

Asal-usul

Tidak jelas siapa yang memberi ide menyiram air dingin di kepala seseorang untuk mengumpulkan uang untuk tujuan amal, dan dikaitkan dengan berbagai sumber. Mulai pertengahan 2013 hingga awal 2014, sebuah tantangan yang tidak diketahui asalnya yang sering disebut "Tantangan Air Dingin" (Cold Water Challenge) menjadi populer di media sosial di wilayah utara Amerika Serikat (AS). Tantangan ini biasanya melibatkan pilihan untuk menyumbangkan uang untuk penelitian kanker atau harus melompat ke dalam air dingin.[4]

Salah satu versinya, yang berlangsung di Salem, Indiana, AS pada 15 Mei 2014, terlibat menyiram peserta dengan air dingin dan kemudian menyumbangkan untuk amal;[5] sebagai contoh, Auckland Division of the Cancer Society of New Zealand.[6] Seperti tantangan serupa saat ini, tantangan ini biasanya difilmkan sehingga bisa dibagi secara daring.

Peraturan

Dalam waktu 24 jam setelah ditantang, peserta harus merekam video dirinya. Pertama, mereka mengumumkan penerimaan mereka terhadap tantangan yang diikuti dengan menuangkan es ke dalam seember air. Kemudian, ember tersebut akan diangkat dan dituangkan di atas kepala peserta. Kemudian peserta dapat menantang orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Peserta yang ditantang bisa memilih untuk menyumbangkan, melakukan tantangan, atau melakukan keduanya. Dalam salah satu versi tantangan, peserta diharapkan untuk menyumbangkan $ 10 jika mereka telah menuangkan air es di atas kepala mereka atau menyumbangkan $ 100 jika mereka tidak melakukannya.[7] Dalam versi lain, membuang air es di atas kepala peserta dilakukan sebagai pengganti dari setiap donasi, yang telah memunculkan beberapa kritik bahwa tantangan berubah menjadi slacktivisme.[8] Video individu yang menyertakan peserta mengatakan bahwa mereka akan membuat sumbangan bersama dengan melakukan tantangan ini.

Referensi

  1. ↑ Lost Coast Of New Zealand (2014-07-09). "Charities benefit from viral ice challenge". TVNZ. Diakses tanggal 2014-08-17.
  2. ↑ "News". Cancer Society Auckland. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-17. Diakses tanggal 2014-08-17.
  3. ↑ Arco, Matt (Agustus 13, 2014). "Governor Chris Christie gets in on 'Ice Bucket Challenge', dares Cory Booker". Nj.com. Diakses tanggal Agustus 13, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Perez, Iris (2014-06-25). "DNR: Don't rise 'Cold Water Challenge'". MyFox Twin Cities. Fox Television Stations. Diakses tanggal 2014-08-17.
  5. ↑ MacDonald, Janelle (Mei 15, 2014). "People take the plunge to support 7-year-old with brain tumor". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-08-26. Diakses tanggal Agustus 24, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "The Ice Water Challenge". Cancersocietyauckland.org.nz. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-17. Diakses tanggal 2014-08-18.
  7. ↑ "Health: Local ALS Researchers Take Ice Bucket Challenge". CBS Philadelphia. Agustus 12, 2014. Diakses tanggal Agustus 17, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "#IceBucketChallenge: Why You're Not Really Helping". Huffington Post. Agustus 7, 2014. Diakses tanggal Agustus 17, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan