Senin, 21 September 2026
08:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tanit

Tanit

250px-Tanit_ibiza.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Tanit yang ditemukan di Nekropolis Puig des Molins dari abad ke-4 SM, kini disimpan di Museum Puig des Molins di Ibiza, Spanyol

Tanit adalah seorang dewi dalam kepercayaan Fenisia dan Kartago. Ia merupakan dewi utama Kartago bersama dengan pasangannya, Baal-hamon.[1][2] Suku Berber kemudian juga ikut memuja Tanit.

Tanit juga disebut Tinnit, Tannou, atau Tangou. Nama ini tampaknya berasal dari Kartago meskipun tidak ditemukan di dalam nama teoforis setempat.[3] Pada masa Romawi, dewi Tanit mengalami Romanisasi dan dipuja di Kartago dengan nama Dea Caelestis, Juno Caelestis, atau Caelestis saja.

Dalam bahasa Arab Tunisia modern, terdapat kebiasaan pengucapan Omek Tannou atau Oumouk Tangou ("Bunda Tannou" atau "Bunda Tangou") ketika sedang musim kemarau agar hujan turun.[4]

Catatan kaki

  1. Miles, Richard (2011). Carthage Must Be Destroyed: The Rise and Fall of an Ancient Civilization. Penguin. hlm. 68.
  2. Hvidberg-Hansen, F. O. (1982). La déesse TNT: Une Etude sur la réligion canaanéo-punique (dalam bahasa Prancis). Copenhagen: Gad.. An extensive critical review by G. W. Ahlström appeared in Journal of Near Eastern Studies 45(4), October 1986, hlm. 311–314.
  3. Bleeker, Claas Jouco; Widengren, Geo (1988). Historia Religionum, Volume 1: Religions of the Past. Brill. hlm. 209 ff. ISBN 90-04-08928-4. At Carthage the great goddess is called Tinnit (formerly read Tanit).... It would seem that Tinnit is the specific Carthaginian form of Astarte, but strangely enough there are no theophorous names containing the element Tinnit, while there are a few with Astarte. The name seems to have originated in Carthage....
  4. Rezgui, Sadok (1989). Les chants tunisiens (dalam bahasa Prancis). Tunis: Maison tunisienne de l'édition.

Daftar pustaka

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tanit.


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi, mitos, atau legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan