Minggu, 25 Oktober 2026
22:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Omek Tannou

Bagikan:

Omek tannou atau Oumouk tangou adalah tradisi kuno Tunisia berupa doa meminta hujan yang diwarisi dari tradisi Punisia dan Berber. Tradisi tersebut saat ini telah punah.

Omek tannou diwujudkan dalam bentuk kepala patung wanita yang mirip dengan boneka perempuan. Anak-anak akan membawanya ke antara rumah-rumah selama musim kemarau sambil bernyanyi "Oumouk tango, Wahai wanita, minta kepada Tuhan agar hujan turun" ( أمك طانقو يا نساء طلبت ربي عالشتاء ). Lagu ini bervariasi sesuai dengan wilayah karena istilah chta menunjuk hujan terjadi hanya di perkotaan tertentu. Setiap ibu rumah tangga kemudian menuangkan sedikit air ke patung karena percaya bahwa air itu akan membawa hujan.

Di beberapa kota pedesaan, sebuah tongkat digunakan daripada boneka, di mana setiap wanita menempelkan pada pakaiannya dan memberikan beberapa Jelai kepada anak-anak yang pergi menyanyikan "Bouktambou" [Bentuk lain dari Oumouk tangou] beri kami jelai, maka wadah Anda akan diisi dari sumber air ( يا بو قطمبو أعطينا شعير يملا قدحكم مالغدير ).[1]

Referensi

  1. ↑ Rezgui, Sadok (1989). Les chants tunisiens. Maison tunisienne de l'édition, Tunis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan