Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Talisman Energy" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Agustus 2011) |
Gedung Talisman Energy, Holburn Street, Aberdeen | |
| IndustrI | Minyak bumi |
|---|---|
| Entitas pendahulu | BP Canada |
| Dibubarkan | 21 Desember 2015 (2015-12-21) |
| Status akhir | Diakuisisi oleh Repsol |
| Penerus | Repsol Oil and Gas Canada |
Talisman Energy Inc. dulu adalah sebuah perusahaan minyak bumi asal Kanada yang eksis sejak 1993 hingga 2015. Perusahaan ini dibentuk dari bekas aset milik BP Canada, setelah British Petroleum mendivestasi 57% saham BP Canada pada Juni 1992. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan minyak dan gas terbesar di Kanada, dan beroperasi secara global, dengan operasi di Kanada (B.C., Alberta, Ontario, Saskatchewan, Quebec) dan Amerika Serikat (Pennsylvania, New York, Texas) di Amerika Utara; Kolombia, Amerika Selatan; Aljazair di Afrika Utara; Britania Raya dan Norwegia di Eropa; Indonesia, Malaysia, Vietnam, Papua Nugini, Timor Timur, dan Australia di Timur Jauh; dan Kurdistan di Timur Tengah. Talisman Energy juga membangun Ladang Angin Beatrice[1] di Laut Utara lepas pantai Skotlandia.
Perusahaan ini diakuisisi oleh Repsol pada 2015[2] dan pada Januari 2016 diubah namanya menjadi Repsol Oil & Gas Canada Inc.[3]
Perusahaan ini awalnya tumbuh pesat melalui serangkaian penggabungan dan akuisisi, yang tercermin dalam sejarahnya yang kompleks. Pada Forbes Global 2000 tahun 2015, Talisman Energy menempati peringkat ke-1728.[4] Talisman adalah perusahaan asal Kanada pertama yang bergabung dalam Voluntary Principles on Security and Human Rights[5] dan merupakan partisipan dalam United Nations Global Compact.
Sejarah
Latar belakang: 1925–1992
Talisman memulai sejarahnya dari Supertest Petroleum Corporation, yang didirikan pada tahun 1923 dan berkantor pusat di London, Ontario.

Pada tahun 1953, British Petroleum Company (BP) berekspansi ke Kanada dengan membeli minoritas saham Triad Oil Company asal Calgary. Pada awal dekade 1950-an, terjadi ketegangan antara perusahaan minyak dan pemerintah di Timur Tengah, sehingga menghambat operasi BP di sana dan memaksa BP untuk berekspansi ke luar Timur Tengah. Pada tahun 1969, perusahaan milik BP di Kanada diubah namanya menjadi BP Canada; dan pada tahun 1971, BP mengakuisisi 97,8% saham Supertest.[butuh rujukan]
Kemudian, Supertest diubah namanya menjadi BP Canada Ltd, dan bisnis lain BP di Kanada digabung ke dalam BP Canada. Pada tahun 1982, BP Canada mendivestasi aset hilirnya ke Petro-Canada, yang saat itu dimiliki oleh pemerintah Kanada.[butuh rujukan]
1992–2011
Pada tahun 1992, British Petroleum menjual 57% saham BP Canada Ltd ke masyarakat umum. BP Canada lalu diubah namanya menjadi Talisman Energy Inc. Setelah dipisah dari British Petroleum, Talisman Energy menjual bisnis pertambangannya yang merugi dan fokus pada aset gas alamnya di British Columbia.
Anak usahanya, Fortuna Petroleum, lalu menjadi salah satu perusahaan minyak internasional pertama yang berbisnis di Kuba.[6] Pada 1993, Talisman Energy membeli Encor Inc dari BCE. Talisman Energy juga mengakuisisi Bow Valley Energy dari British Gas pada tahun 1994, sehingga makin eksis di Laut Utara dan Asia Tenggara. Pada 1995, Talisman Energy keluar dari Kuba.
Pada 1997, Talisman Energy meluncurkan tawaran pengambilalihan untuk Wascana Energy, bekas perusahaan milik pemerintah Saskatchewan. Talisman Energy kemudian bersaing ketat dengan Canadian Occidental Petroleum (kemudian, Nexen) untuk mengakuisisi Wascana, dan akhirnya kalah. Talisman Energy pun melanjutkan ekspansinya dengan berinvestasi di Laut Utara dan Indonesia; dan pada 1997, membeli Pembina Resources.
Pada 1999, Talisman Energy mengakuisisi Rigel Energy.
Pada 30 Mei 2007, perusahaan ini mengumumkan pensiunnya Presiden & CEO, James Buckee. John Manzoni, mantan pegawai BP, pun ditunjuk sebagai penggantinya, efektif mulai 1 September 2007.[7]
Pada Januari 2008, Talisman setuju untuk membeli RSX Energy Inc asal Calgary, Alberta yang fokus pada eksplorasi dan pengembangan di Kanada bagian barat. Dibentuk pada 1997 dengan nama Royal Sovereign Exploration Inc., perusahaan tersebut mengubah namanya menjadi RSX Energy pada 2002.[8]
2012
Pada Juli 2012, Talisman Energy melepas sebagian investasinya di Britania Raya agar dapat lebih fokus pada proyek gas serpih di Amerika Utara dan Asia Tenggara. Sebuah joint venture dengan Sinopec pun diumumkan, dengan Talisman menjual 49% saham bisnisnya di Laut Utara ke Sinopec dengan harga US$1,5 miliar.[9][10]
Pada 10 September 2012, perusahaan ini mengumumkan bahwa John Manzoni telah setuju untuk berhenti dari jabatan presiden dan CEO secepatnya, dan akan digantikan oleh Hal Kvisle. Kvisle telah menjadi anggota dewan direksi Talisman sejak 2010 dan sebelumnya menjabat sebagai CEO TransCanada Corporation mulai 2001 hingga 2010.[11] Berita tersebut pun mengejutkan analis pasar dan menimbulkan spekulasi bahwa Talisman sedang menjadi target pengambilalihan, mirip seperti Nexen Inc. yang setuju untuk diakuisisi senilai $15,1 miliar oleh China National Offshore Oil Company dua bulan sebelumnya. Namun, Kvisle menekankan bahwa dewan direksi akan fokus menjadikan Talisman sebagai sebuah "perusahaan Kanada yang sukses dalam jangka panjang", bukan menjualnya.[12]
2013
Pada Oktober 2013, investor aktivis Carl Icahn mengakuisisi sekitar 61 juta lembar saham perusahaan ini dan mengumumkan bahwa ia ingin masuk ke dewan direksi dari perusahaan ini. Akuisisi tersebut pun membuat harga saham perusahaan ini naik sebesar 16% dan kemudian turun sebesar 60% selama 2014 sebelum Icahn mendivestasi saham yang ia pegang.[13][14]
Akuisisi oleh Repsol 2014-2015
Setelah berbulan-bulan spekulasi dan negosiasi, Repsol akhirnya resmi mengajukan tawaran untuk membeli Talisman pada awal Desember 2014 dengan harga US$8 per lembar saham.[15][16] Digabungkan dengan kewajiban utang sebesar US$5 miliar, pembelian tersebut pun bernilai US$13,1 miliar.[17] Pada 19 Februari 2015, sebanyak 99% pemegang saham Talisman menyetujui tawaran pembelian dari Repsol.[2]
Pada Januari 2016, Repsol mengumumkan bahwa nama resmi dari Talisman akan diubah menjadi Repsol Oil & Gas Canada Inc. mulai 1 Januari 2016.[3]
Kontroversi di Sudan
Pada 1998, Talisman membeli Arakis Energy yang memegang 25% saham proyek Greater Nile Oil di Sudan yang dioperasikan oleh Greater Nile Petroleum Operating Company (GNPOC). Lebih lanjut, GNPOC adalah sebuah konsorsium yang beranggotakan Sinopec (40%), Petronas (30%), dan Sudapet (5%).[18]
Pada saat itu, Perang Saudara Sudan Kedua sedang berlangsung dan pemerintah Sudan sangat bergantung dengan pendapatan dari minyak bumi untuk mendanai upaya perang yang diduga kerap meliputi kejahatan perang, pelanggaran HAM, dan genosida tersebut.[19] Pengamat internasional juga menuduh pemerintah Sudan memindahkan penduduknya secara paksa untuk memungkinkan eksplorasi dan eksploitasi minyak bumi. Seiring dengan makin memburuknya kondisi di Sudan, muncul protes internasional yang dipimpin oleh LSM dan gereja, yang menyerukan divestasi terhadap saham yang dipegang oleh Talisman dan mendorong pemerintah Kanada untuk menghukum Talisman. Sebagai bagian dari protes tersebut, Gereja Presbiterian Sudan menuntut Talisman di sebuah pengadilan di Amerika atas genosida, dengan menyatakan bahwa Talisman telah membantu pejabat Sudan untuk "mengebom gereja, membunuh pimpinan gereja, dan menyerang desa untuk memungkinkan eksplorasi minyak bumi."[20]
Seorang hakim kemudian memutuskan bahwa tuntutan tersebut valid, tetapi tuntutan tersebut ditolak oleh Pengadilan Distrik New York Selatan, dengan kesimpulan bahwa para penggugat tidak memiliki bukti yang dapat diterima untuk mendukung tuntutan terhadap Talisman.[21] Penolakan tersebut konsisten dengan laporan dari misi Harker pada 2000, yang menegur Talisman karena tidak berbuat banyak untuk menghentikan pelanggaran HAM dari kelompok lain, tetapi tidak menemukan bahwa Talisman secara aktif membantu dalam kejahatan apa pun.[18] Sebagai respon terhadap tuduhan tersebut, Talisman menerbitkan "Laporan Tanggung Jawab Perusahaan" yang diverifikasi oleh pihak ketiga tiap tahun dan menerapkan prosedur untuk memantau kepatuhan terhadap Kode Etik Internasional untuk Perusahaan Kanada.[22]
Pada 2003, Talisman Energy menjual 25% saham Arakis ke ONGC Videsh.[23] Sejumlah pihak pun mempertanyakan apakah penjualan tersebut menguntungkan masyarakat Sudan, dengan salah satu LSM menyatakan: "Jika Anda menekan Talisman untuk keluar dari Sudan, apakah perusahaan yang tersisa akan mengambil tindakan untuk menangani isu tersebut? Setidaknya Talisman telah memperhatikan dan merespon ...".[22] CEO Talisman, Jim Buckee, menyatakan kepada BBC bahwa "Sangat sulit bagi kami untuk beroperasi [di Sudan], jika perjanjian damai telah ditandatangani, kami akan kembali ke Sudan."[23]
Kepemimpinan
Presiden
- Dr James William Buckee, 1993–2007
- Sir John Alexander Manzoni, 2007–2012
- Harold Norman Kvisle, 2012–2015
Chairman
- David Anthony Claydon, 1993
- Stuart Keith McWalter, 1993–1996
- Peter Nigel Tinling Widdrington, 1996–2001
- David Evan Powell, 2001–2003
- Douglas Daniel Baldwin, 2003–2009
- Charles Ross Williamson, 2009–2015
Referensi
- ↑ Beatrice Wind Farm Demonstrator website
- 1 2 "Talisman shareholders approve $8.3 billion Repsol buy". Petro Global News. Diakses tanggal 19 Februari 2015.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Talisman Energy Inc. and Related Canadian Partnerships Announce Name Changes". BOE Report. 4 Januari 2016. Diakses tanggal April 23, 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Forbes Global 2000". Forbes. Diakses tanggal 30 Juli 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Voluntary Principles on Security and Human Rights Plenary Group website Diarsipkan 2008-05-17 di Wayback Machine.
- ↑ "Funding Universe - History of Talisman Energy Inc". Diakses tanggal 1 September 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Jim Buckee: Talisman's retired contrarian picks his next fight". Diakses tanggal 2020-06-30.
- ↑ "RSX ENERGY INC. ENTERS INTO PRE-ACQUISITION AGREEMENT WITH TALISMAN ENERGY INC" (PDF). RSX Energy. 2008-01-18.
- ↑ "Talisman announces North Sea stake sale to Sinopec of $1.5bn". BBC. 23 Juli 2012. Diakses tanggal 2 September 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Sinopec buys North Sea stake from Talisman". theglobeandmail.com. 23 Juli 2012. Diakses tanggal 2 September 2012.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jameson Berkow (September 10, 2012). "Talisman CEO John Manzoni steps down; Hal Kvisle takes helm". Financial Post. Diakses tanggal 13 September 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lauren Krugel, The Canadian Press (September 12, 2012). "'For sale' sign not up at Talisman following Manzoni's departure, new CEO says". Canadian Business. Diarsipkan dari asli tanggal 16 September 2012. Diakses tanggal 13 September 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Anna Driver (8 Oktober 2013). "Talisman Energy shares surge as Carl Icahn acquires stake". Reuters.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Lopez, Linette. "Carl Icahn Just Got Out Of A Tight Spot". Business Insider.
- ↑ Orihuela, Rodrigo; Penty, Rebecca (16 Desember 2014). "Repsol Agrees to Buy Canada's Talisman for $8.3 Billion". Bloomberg News.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Rodriguez, Jose Elias; Toyer, Julien (16 Desember 2014). Day, Paul (ed.). "Spain's Repsol to buy Talisman Energy for $13 bln". Reuters.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Jones, Jeffrey (15 Desember 2014). "Talisman Energy acquired by Repsol in $8.3-billion deal". The Globe and Mail. Diakses tanggal Desember 24, 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 Human Security in Sudan: The Report of a Canadian Assessment Mission
- ↑ "Talisman oil operations prolong Sudan civil war". CBC News: Canada. Associated Press. November 11, 2000. Diakses tanggal 4 Mei 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Aarti Maharaj (22 Ags 2011). "Canada leads global interest in CSR". Corporate Secretary. Diakses tanggal 4 Mei 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link) - ↑ "The Presbyterian Church of Sudan v. Talisman Energy, Inc. UNITED STATES COURT OF APPEALS FOR THE SECOND CIRCUIT" (PDF). 2 Oktober 2009. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 22 Desember 2010. Diakses tanggal 8 Agustus 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY REPORT 2000, SUDAN OPERATIONS Diarsipkan 2011-09-28 di Wayback Machine., Talisman CR Reports Diarsipkan 2012-02-04 di Wayback Machine.
- 1 2 "Talisman pulls out of Sudan". BBC News. Associated Press. 10 Maret 2003. Diakses tanggal 4 Mei 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pranala luar
- Situs web resmi
- CBS News - Black Gold For Blood Money In Sudan
- Carlisle, Tamsin. "Calgary Oil Firm Talisman Pays Painful Price for Sudan Investment." The Wall Street Journal. August 17, 2000
- Map of Talisman Energy's Marcellus Shale gas wells: FrackTrack